alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Cabup Junaidi: Saya Mau Berjuang untuk Kepentingan Masyarakat

KETAPANG – Junaidi-Sahrani merupakan salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ketapang yang tak asing lagi dalam dunia birokrasi pemerintahan di Ketapang. Hal itu lantaran keduanya telah kenyang asam garam sehingga mengetahui betul seluk beluk permasalahan yang ada di Kabupaten Ketapang.

Hal itu tentu bukan lah omong kosong belaka, karena sosok Cabup Junaidi sendiri pernah dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Ketapang. Tak hanya itu, Cabup Junaidi pun juga merupakan Anggota Dewan terpilih selama 3 periode berturut-turut.

Sementara itu, Cawabup Sahrani pun juga merupakan sosok yang berpengalaman, lantaran Cawabup Sahrani merupakan Anggota Dewan terpilih selama 4 periode berturut-turut. Sehingga keterpilihan keduanya merupakan bukti dan garansi kuat kepercayaan masyarakat akan kinerjanya masing-masing.

Baca Juga :  Wabup Salurkan Hibah di Tiga Kecamatan

“Saya dan Pak Sahrani ini adalah Anggota Dewan. Saya 3 periode dan Pak Sahrani ini 4 periode. Jadi dewan itu sulitnya luar biasa,” ujar Cabup Junaidi.

Lebih lanjut, prestasi dan pengalaman Junaidi-Sahrani dalam kancah perpolitikan Kabupaten Ketapang tak perlu diragukan. Cabup Junaidi, selaku peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu pun menegaskan, bahwa untuk masyarakat Ketapang semua akan dikorbankannya.

“Tapi untuk Kabupaten Ketapang, kami berdua memilih untuk memundurkan diri sebagai Anggota Dewan. Kenapa, agar tidak ada lagi keragu-raguan dalam diri masyarakat,” tegas Junaidi.

Tentu saja, pengunduran diri Junaidi-Sahrani sebagai Anggota Dewan merupakan sebuah langkah penuh resiko yang diambil oleh keduanya. Namun keduanya telah bertekad untuk mewakafkan diri mengabdi pada masyarakat Ketapang.

Baca Juga :  Untuk Kerukunan Antarumat Beragama

“Kalau untuk kepentingan pribadi, saya cukup duduk saja sebagai Anggota Dewan, itu sudah cukup. Tapi saya mau untuk mengurusi masyarakat, karena seorang pemimpin itu harus bisa melihat kepentingan umum,” tegasnya.

“Jadi kami mengimbau agar semua masyarakat di Kabupaten Ketapang nanti, agar bisa menentukan pilihannya nanti dengan baik. Agar tercipta perubahan untuk kesejahteraan kita semua,” tutupnya.

Junaidi-Sahrani sendiri merupakan salah satu pasangan Cabup dan Cawabup yang akan meramaikan kontestasi politik di Pilbup Ketapang pada 9 Desember mendatang. Keduanya dikenal sebagai sosok yang merakyat, cerdas dan berprestasi. (*)

KETAPANG – Junaidi-Sahrani merupakan salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ketapang yang tak asing lagi dalam dunia birokrasi pemerintahan di Ketapang. Hal itu lantaran keduanya telah kenyang asam garam sehingga mengetahui betul seluk beluk permasalahan yang ada di Kabupaten Ketapang.

Hal itu tentu bukan lah omong kosong belaka, karena sosok Cabup Junaidi sendiri pernah dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Ketapang. Tak hanya itu, Cabup Junaidi pun juga merupakan Anggota Dewan terpilih selama 3 periode berturut-turut.

Sementara itu, Cawabup Sahrani pun juga merupakan sosok yang berpengalaman, lantaran Cawabup Sahrani merupakan Anggota Dewan terpilih selama 4 periode berturut-turut. Sehingga keterpilihan keduanya merupakan bukti dan garansi kuat kepercayaan masyarakat akan kinerjanya masing-masing.

Baca Juga :  Cawabup Sahrani: Kami Akan Bangun Ketapang Tanpa Pandang Golongan

“Saya dan Pak Sahrani ini adalah Anggota Dewan. Saya 3 periode dan Pak Sahrani ini 4 periode. Jadi dewan itu sulitnya luar biasa,” ujar Cabup Junaidi.

Lebih lanjut, prestasi dan pengalaman Junaidi-Sahrani dalam kancah perpolitikan Kabupaten Ketapang tak perlu diragukan. Cabup Junaidi, selaku peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu pun menegaskan, bahwa untuk masyarakat Ketapang semua akan dikorbankannya.

“Tapi untuk Kabupaten Ketapang, kami berdua memilih untuk memundurkan diri sebagai Anggota Dewan. Kenapa, agar tidak ada lagi keragu-raguan dalam diri masyarakat,” tegas Junaidi.

Tentu saja, pengunduran diri Junaidi-Sahrani sebagai Anggota Dewan merupakan sebuah langkah penuh resiko yang diambil oleh keduanya. Namun keduanya telah bertekad untuk mewakafkan diri mengabdi pada masyarakat Ketapang.

Baca Juga :  Serahkan SK, PKS Resmi Dukung Jinaidi-Sahrani di Pilbup Ketapang

“Kalau untuk kepentingan pribadi, saya cukup duduk saja sebagai Anggota Dewan, itu sudah cukup. Tapi saya mau untuk mengurusi masyarakat, karena seorang pemimpin itu harus bisa melihat kepentingan umum,” tegasnya.

“Jadi kami mengimbau agar semua masyarakat di Kabupaten Ketapang nanti, agar bisa menentukan pilihannya nanti dengan baik. Agar tercipta perubahan untuk kesejahteraan kita semua,” tutupnya.

Junaidi-Sahrani sendiri merupakan salah satu pasangan Cabup dan Cawabup yang akan meramaikan kontestasi politik di Pilbup Ketapang pada 9 Desember mendatang. Keduanya dikenal sebagai sosok yang merakyat, cerdas dan berprestasi. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/