alexametrics
31 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Pesawat Penerbangan Ringan Jatuh di Sungai Awan

SUNGAI AWAN – Pesawat Microlight Trike (penerbangan ringan) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) jatuh di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan pada Jumat (11/12) pagi. Pesawat yang digunakan untuk patroli hutan dan taman nasional tersebut jatuh setelah kehilangan daya dorong.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, mengatakan, pesawat tersebut jatuh di KM 3 Jalan Tanjung Pura – Sungai Awan RT 03/02 Dusun Pematang Merbau, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, sekitar pukul 07.10 WIB. Pesawat tersebut, menurutnya, merupakan pesawat ringan yang digunakan untuk melakukan patroli hutan dan kawasan taman nasional.

“Sekitar pukul 07.00 WIB, petugas KLHK Taman Nasional Gunung Palung, sedang melaksanakan latihan terbang menggunakan pesawat jenis microlight trike, dari landasan Pacu Air strike Balai Taman Nasional Gunung Palung yang berada di kilometer 3 Dusun Pematang Merbau, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan,” kata Wuryantono.

Baca Juga :  Kelompok Tani Binaan CITA Panen 3,3 Ton Sayur

“Saat take off pesawat tersebut naik, namun tidak bisa naik tinggi dan kehilangan daya korong. Pesawat tersebut kemudian jatuh di sekitar lahan gambut. Saat kejadian kondisi cuaca berawan dan angin,” lanjutnya.

Pesawat tersebut dipiloti oleh Yusuf Muhammad (28). Sedangkan instrukturnya adalah Wahyudi Santoso (51). Pilot dan instruktur tersebut mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. “Kedua korban mengalami patah kaki dan luka-luka. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit. Keduanya merupakan PNS. Jam terbang pilot, Yusuf Muhammad memiliki 200 jam terbang,” ungkapnya.

Evakuasi terhadap kedua korban dilakukan pleh tim SAR, TNI-Polri dibantu oleh warga sekitar. Bahkan, Kapolres ikut membantu proses evakuasi kedua korban tersebut. Sedangkan evakuasi bangkai pesawat dilakukan oleh Tim KLHK Ketapang. (afi)

SUNGAI AWAN – Pesawat Microlight Trike (penerbangan ringan) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) jatuh di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan pada Jumat (11/12) pagi. Pesawat yang digunakan untuk patroli hutan dan taman nasional tersebut jatuh setelah kehilangan daya dorong.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, mengatakan, pesawat tersebut jatuh di KM 3 Jalan Tanjung Pura – Sungai Awan RT 03/02 Dusun Pematang Merbau, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, sekitar pukul 07.10 WIB. Pesawat tersebut, menurutnya, merupakan pesawat ringan yang digunakan untuk melakukan patroli hutan dan kawasan taman nasional.

“Sekitar pukul 07.00 WIB, petugas KLHK Taman Nasional Gunung Palung, sedang melaksanakan latihan terbang menggunakan pesawat jenis microlight trike, dari landasan Pacu Air strike Balai Taman Nasional Gunung Palung yang berada di kilometer 3 Dusun Pematang Merbau, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan,” kata Wuryantono.

Baca Juga :  Ketua Koperasi tak Paham Administrasi

“Saat take off pesawat tersebut naik, namun tidak bisa naik tinggi dan kehilangan daya korong. Pesawat tersebut kemudian jatuh di sekitar lahan gambut. Saat kejadian kondisi cuaca berawan dan angin,” lanjutnya.

Pesawat tersebut dipiloti oleh Yusuf Muhammad (28). Sedangkan instrukturnya adalah Wahyudi Santoso (51). Pilot dan instruktur tersebut mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. “Kedua korban mengalami patah kaki dan luka-luka. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit. Keduanya merupakan PNS. Jam terbang pilot, Yusuf Muhammad memiliki 200 jam terbang,” ungkapnya.

Evakuasi terhadap kedua korban dilakukan pleh tim SAR, TNI-Polri dibantu oleh warga sekitar. Bahkan, Kapolres ikut membantu proses evakuasi kedua korban tersebut. Sedangkan evakuasi bangkai pesawat dilakukan oleh Tim KLHK Ketapang. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/