alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Kerahkan 333 Anggota Amankan Pilkades

KETAPANG – Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono mengungkapkan, dalam pelaksanaan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun ini, mereka menerjunkan 333 personel. Jumlah tersebut dikerahkan mereka untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara di 18 kecamatan, tepatnya di 91 desa di seluruh Kabupaten Ketapang.

Sebanyak 91 desa di Kabupaten Ketapang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak pada 15 Juli 2021 besok. Pelaksanaan pemilihan kepala desa tersebut akan mendapatkan pengamanan dari TNI-Polri. Selain untuk menjaga keamanan, pengamanan dari petugas tersebut juga untuk menghindari kerumunan massa saat proses pemilihan.

Guna mempersiapkan personel, Polres Ketapang menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Ketapang pada Senin (12/7). Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, berlangsung di halaman Mapolres Ketapang.

Baca Juga :  Pilkades E-Voting Jungkat Kondusif

Apel tersebut juga dadiri Dandim 1203 Ketapang, Letkol Kavaleri Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Kasat Pol PP Ketapang, Muslimin, Kepala Dinas Pemdes dan diikuti oleh seluruh personil gabungan dari Polres Ketapang, Brimob Kompi Ketapang, dan dari anggota Kodim 1203 Ketapang.

Dalam amanatnya, Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, mengatakan apel pergeseran pasukan ini adalah salah satu bentuk kesiapan personil yang mengemban tugas pengamanan pilkades yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2021 mendatang.

“Ini adalah suatu bentuk kesiapan personil Polres Ketapang dalam mengamankan penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak pada Kamis mendatang. Kepada anggota yang melaksanakan pengamanan, saya ingatkan untuk menjalankan tugas dengan profersional dan berdedikasi serta tingkatkan kewaspadaan akan segala bentuk potensi gangguan kamtibmas selama penyelenggaraan pilkades serentak,” pesannya. “Yang perlu diantisipasi dan menjadi perhatian adalah desa-desa yang mempunyai kerawanan secara geografis seperti jauh dari ibukota kecamatan dan jaringan komunikasi yang susah atau mungkin tidak ada signal HP, karena hanya di ibukota kecamatan ataupun sarana komunikasi lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pilkades Rasa Pilpres

Wuryantono berpesan, dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa tangga 15 Juli mendatang tentunya semua pihak yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Baik saat melakukan pemungutan suara di TPS hingga penghitungan surat suara, mengingat Pilkades saat ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. (afi)

KETAPANG – Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono mengungkapkan, dalam pelaksanaan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun ini, mereka menerjunkan 333 personel. Jumlah tersebut dikerahkan mereka untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara di 18 kecamatan, tepatnya di 91 desa di seluruh Kabupaten Ketapang.

Sebanyak 91 desa di Kabupaten Ketapang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak pada 15 Juli 2021 besok. Pelaksanaan pemilihan kepala desa tersebut akan mendapatkan pengamanan dari TNI-Polri. Selain untuk menjaga keamanan, pengamanan dari petugas tersebut juga untuk menghindari kerumunan massa saat proses pemilihan.

Guna mempersiapkan personel, Polres Ketapang menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Ketapang pada Senin (12/7). Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, berlangsung di halaman Mapolres Ketapang.

Baca Juga :  Tokoh Agama: Junaidi-Sahrani Itu Jujur, Tak Ada Kepentingan Individu

Apel tersebut juga dadiri Dandim 1203 Ketapang, Letkol Kavaleri Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Kasat Pol PP Ketapang, Muslimin, Kepala Dinas Pemdes dan diikuti oleh seluruh personil gabungan dari Polres Ketapang, Brimob Kompi Ketapang, dan dari anggota Kodim 1203 Ketapang.

Dalam amanatnya, Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, mengatakan apel pergeseran pasukan ini adalah salah satu bentuk kesiapan personil yang mengemban tugas pengamanan pilkades yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2021 mendatang.

“Ini adalah suatu bentuk kesiapan personil Polres Ketapang dalam mengamankan penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak pada Kamis mendatang. Kepada anggota yang melaksanakan pengamanan, saya ingatkan untuk menjalankan tugas dengan profersional dan berdedikasi serta tingkatkan kewaspadaan akan segala bentuk potensi gangguan kamtibmas selama penyelenggaraan pilkades serentak,” pesannya. “Yang perlu diantisipasi dan menjadi perhatian adalah desa-desa yang mempunyai kerawanan secara geografis seperti jauh dari ibukota kecamatan dan jaringan komunikasi yang susah atau mungkin tidak ada signal HP, karena hanya di ibukota kecamatan ataupun sarana komunikasi lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Angin Terkencang Selama 20 Tahun Terakhir

Wuryantono berpesan, dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa tangga 15 Juli mendatang tentunya semua pihak yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Baik saat melakukan pemungutan suara di TPS hingga penghitungan surat suara, mengingat Pilkades saat ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/