alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Mayat Membusuk di Tepi Jalan Trans Kalimantan

SANDAI – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di tepi Jalan Trans Kalimantan (transkal), Dusun Indralaya, Desa Sandai, Kecamatan Sandai pada Selasa (11/8). Mayat yang sudah membusuk dengan tangan kiri terputus tersebut diduga sebagai korban pembunuhan.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Sandai, AKP Riwayansyah, mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh warga yang sedang melintas di lokasi pada Selasa (11/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Warga yang mencium aroma tak sedap mencari sumber bau. Ternyata, bau tersebut bersumber dari sesosok mayat yang tertindih batu di tepi Jalan Trans Kalimantan.

Warga yang kaget langsung melaporkan hal ini kepada anggota Polsek Sandai. “Kita dihubungi warga sekitar terkait penemuan mayat ini. Anggota kita langsung menuju ke lokasi penemuan untuk melakukan olah TKP,” kata Riwayansyah, kemarin (12/8).

Baca Juga :  Polisi Tambal Jalan Nasional

Dia menjelaskan, dari hasil olah TKP awal posisi mayat ditemukan tertindih tumpukan batu. Sedangkan tangan kiri korban putus dan jasad korban sudah membusuk. “Ciri-ciri korban menggunakan kaos warna putih, celana warna hitam dan sebuah sandal warna hitam. Untuk penyebab kematian korban, kita masih menunggu hasil visum dari medis,” jelas Riwayansyah.

Dari hasil koordinasi dengan Polsek Nanga Tayap terdekat, ciri-ciri mayat ini bersesuaian dengan laporan orang hilang yang diterima Polsek Nanga Tayap pada Minggu (9/8). “Setelah kita cocokkan ciri-ciri mayat dengan informasi laporan orang hilang dari Polsek Nanga Tayap, ditemukan kemiripan dari pakaian dan ciri ciri fisik mayat. Terungkap identitas mayat tersebut bernama Iskandar, umur 37 tahun, karyawan PT. PSM Kecamatan Nanga Tayap,” ungkapnya.

Korban merupakan warga Dusun Rantau Panjang Desa Harapan Mulya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong. Namun, yang bersangkutan sedang berdomisili di Dusun Pebantan Desa Pangkalan Suka Kecamatan Nanga Tayap. “Informasi dari istri korban bahwa saat korban pergi membawa sebuah sepeda motor jenis Yamaha Mio M3 KB 6369 IG dan sebuah handphone. Namun saat di TKP tidak ditemukan barang-barang milik korban,” papar Riwayansyah.

Baca Juga :  Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan istri korban, Jumiati, pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 19.00 WIB, korban izin ingin pergi ke Kecamatan Sandai untuk membeli rokok. Namun sampai Minggu (9/8) korban belum juga kembali. Istri korban gelisah dan melaporkan kehilangan suaminya ke Polsek Nanga Tayap. Sampai berita ini diturunkan, jajaran Polsek Sandai terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban. “Terus kita kumpulkan informasi dan kita dalami,” tutup Riwayansyah. (afi)

SANDAI – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di tepi Jalan Trans Kalimantan (transkal), Dusun Indralaya, Desa Sandai, Kecamatan Sandai pada Selasa (11/8). Mayat yang sudah membusuk dengan tangan kiri terputus tersebut diduga sebagai korban pembunuhan.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Sandai, AKP Riwayansyah, mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh warga yang sedang melintas di lokasi pada Selasa (11/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Warga yang mencium aroma tak sedap mencari sumber bau. Ternyata, bau tersebut bersumber dari sesosok mayat yang tertindih batu di tepi Jalan Trans Kalimantan.

Warga yang kaget langsung melaporkan hal ini kepada anggota Polsek Sandai. “Kita dihubungi warga sekitar terkait penemuan mayat ini. Anggota kita langsung menuju ke lokasi penemuan untuk melakukan olah TKP,” kata Riwayansyah, kemarin (12/8).

Baca Juga :  Meski Bayar THR, PT. AMP Tetap Disanksi

Dia menjelaskan, dari hasil olah TKP awal posisi mayat ditemukan tertindih tumpukan batu. Sedangkan tangan kiri korban putus dan jasad korban sudah membusuk. “Ciri-ciri korban menggunakan kaos warna putih, celana warna hitam dan sebuah sandal warna hitam. Untuk penyebab kematian korban, kita masih menunggu hasil visum dari medis,” jelas Riwayansyah.

Dari hasil koordinasi dengan Polsek Nanga Tayap terdekat, ciri-ciri mayat ini bersesuaian dengan laporan orang hilang yang diterima Polsek Nanga Tayap pada Minggu (9/8). “Setelah kita cocokkan ciri-ciri mayat dengan informasi laporan orang hilang dari Polsek Nanga Tayap, ditemukan kemiripan dari pakaian dan ciri ciri fisik mayat. Terungkap identitas mayat tersebut bernama Iskandar, umur 37 tahun, karyawan PT. PSM Kecamatan Nanga Tayap,” ungkapnya.

Korban merupakan warga Dusun Rantau Panjang Desa Harapan Mulya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong. Namun, yang bersangkutan sedang berdomisili di Dusun Pebantan Desa Pangkalan Suka Kecamatan Nanga Tayap. “Informasi dari istri korban bahwa saat korban pergi membawa sebuah sepeda motor jenis Yamaha Mio M3 KB 6369 IG dan sebuah handphone. Namun saat di TKP tidak ditemukan barang-barang milik korban,” papar Riwayansyah.

Baca Juga :  Polisi Tambal Jalan Nasional

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan istri korban, Jumiati, pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 19.00 WIB, korban izin ingin pergi ke Kecamatan Sandai untuk membeli rokok. Namun sampai Minggu (9/8) korban belum juga kembali. Istri korban gelisah dan melaporkan kehilangan suaminya ke Polsek Nanga Tayap. Sampai berita ini diturunkan, jajaran Polsek Sandai terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban. “Terus kita kumpulkan informasi dan kita dalami,” tutup Riwayansyah. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/