alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Martin Minta Jajaran Kelola Anggaran sesuai UU

KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan mengingatkan kepada seluruh jajarannya, agar dalam pengelolaan anggaran senantiasa memedomani ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Arahan tersebut disampaikan Bupati saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ketapang tahun 2021, pada Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Ketapang, kemarin (13/9).

“Saya mengingatkan kepada seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah agar dalam pengelolaan anggaran senantiasa mempedomani semua ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik secara intensif melakukan pembinaan kepada jajarannya,” ungkapnya.

Dalam pidatonya, Martin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang sebagai mitra kerja pemerintah daerah yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugas bersama pemerintahan daerah. “Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada kepala organisasi perangkat daerah yang hadir pada rapat paripurna ini, terutama atas peran aktifnya dalam mengoptimalkan capaian kinerja serta menyusun rencana kerja sesuai anggaran dengan kemampuan keuangan daerah pada Perubahan APBD tahun 2021,” kata Martin.

Baca Juga :  Tanam 400 Bibit Mangrove di Tanjung Baik Budi

Dia menjelaskan, pada tahun 2021 ini Indonesia masih dihadapkan pada permasalahan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Berbagai upaya, menurut dia, telah dilakukan dalam pencegahan penyebaran virus tersebut, seperti melalui penerapan, mewajibkan memakasi masker, social distancing, dan melakukan percepatan vaksinasi dengan melibatkan TNI dan Polri.

Martin mengungkapkan, pandemi tersebut sangat berpengaruh terhadap keuangan negara, sehingga terjadi penyesuaian kebijakan, baik di bidang pendapatan, bidang belanja, maupun bidang pembiayaan. Penyesuaian tersebut, menurut dia, juga berimbas pada anggaran transfer ke daerah dan dana desa. Sedangkan di bidang belanja, dikatakan dia, harus dilakukan penyesuaian terhadap arah penggunaan belanja program kegiatan dan kegiatan terhadap penyesuaian APBN yang telah dilakukan pemerintah.

Baca Juga :  Pengurus Al-Ikhlas Santuni Puluhan Anak Yatim

Oleh karena itu, Martin berharap penyampaian dalam Perubahan APBD tahun 2021 ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah, terutama hal-hal yang terkait dengan pelayanan dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat secara umum. (afi)

KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan mengingatkan kepada seluruh jajarannya, agar dalam pengelolaan anggaran senantiasa memedomani ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Arahan tersebut disampaikan Bupati saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ketapang tahun 2021, pada Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Ketapang, kemarin (13/9).

“Saya mengingatkan kepada seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah agar dalam pengelolaan anggaran senantiasa mempedomani semua ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik secara intensif melakukan pembinaan kepada jajarannya,” ungkapnya.

Dalam pidatonya, Martin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang sebagai mitra kerja pemerintah daerah yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugas bersama pemerintahan daerah. “Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada kepala organisasi perangkat daerah yang hadir pada rapat paripurna ini, terutama atas peran aktifnya dalam mengoptimalkan capaian kinerja serta menyusun rencana kerja sesuai anggaran dengan kemampuan keuangan daerah pada Perubahan APBD tahun 2021,” kata Martin.

Baca Juga :  Ribuan Warga Terserang ISPA

Dia menjelaskan, pada tahun 2021 ini Indonesia masih dihadapkan pada permasalahan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Berbagai upaya, menurut dia, telah dilakukan dalam pencegahan penyebaran virus tersebut, seperti melalui penerapan, mewajibkan memakasi masker, social distancing, dan melakukan percepatan vaksinasi dengan melibatkan TNI dan Polri.

Martin mengungkapkan, pandemi tersebut sangat berpengaruh terhadap keuangan negara, sehingga terjadi penyesuaian kebijakan, baik di bidang pendapatan, bidang belanja, maupun bidang pembiayaan. Penyesuaian tersebut, menurut dia, juga berimbas pada anggaran transfer ke daerah dan dana desa. Sedangkan di bidang belanja, dikatakan dia, harus dilakukan penyesuaian terhadap arah penggunaan belanja program kegiatan dan kegiatan terhadap penyesuaian APBN yang telah dilakukan pemerintah.

Baca Juga :  Banjir Manis Mata Makin Parah

Oleh karena itu, Martin berharap penyampaian dalam Perubahan APBD tahun 2021 ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah, terutama hal-hal yang terkait dengan pelayanan dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat secara umum. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/