alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Pontianak Post Raih Media Teraktif

Malam Bea Cukai Ketapang Award 2020

KETAPANG – Pontianak Post berhasil menjadi media teraktif tahun 2019 pada Bea Cukai Ketapang Award 2020. Penghargaan tersebut diterima Kepala Biro Pontianak Post, Ahmad Sofi, dalam Bea Cukai Ketapang Award 2020, yang digelar di Hotel Onyx Ketapang, kemarin (15/1) pagi.

Penghargaan yang diadakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Ketapang ini sendiri sebagai bentuk apresiasi kepada stakeholder atas capaian kinerja selama tahun 2019. “Bea Cukai Ketapang Award 2020 ini kami selenggarakan sebagai bentuk ucapan syukur atas tercapainya target kinerja yang dibebankan kepada Bea Cukai Ketapang selama tahun 2019,” kata Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Ketapang, Broto Setia Pribadi, dalam sambutannya.

Broto menjelaskan, target yang direncanakan oleh pihaknya untuk tahun 2019 tercapai, bahkan melampaui. “Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi kepada stakeholder, dengan menggelar Bea Cukai Ketapang Award 2020. Nominasi yang dikategorikan ada beberapa macam dengan nominasi yang berbeda-deda,” jelasnya.

Baca Juga :  Angin Terkencang Selama 20 Tahun Terakhir

Dia mengungkapkan, selama tahun 2019 pendapatan yang berhasil dikumpulkan dari bea masuk dan bea keluar mencapai Rp324 miliar. Jumlah tersebut jika dipersentasikan, diungkapkan diai, sama dengan 114 persen. Sementara untuk target tahun 2020, pihaknya masih menunggu arahan dari Pusat, yang nantinya akan diserahkan ke Kanwil, baru didistribusikan ke daerah, salah satunya di Ketapang.

“Insyaallah kami optimis mencapai target, meskipun dengan berbagai kebijakan pemerintah, khususnya di bidang minerba, karena secara tidak langsung akan mempengaruhi penerimaan kita,” ungkapnya.

Broto menambahkan, sektor yang paling banyak menyumbang pendapatan Bea Cukai adalah bea keluar. Penyumbang bea keluar terbanyak, menurut dia, berasal dari ekspor PT. Cita Mineral Investindo yang bergerak di bidang eksportasi bauksit. Sedangkan untuk bea masuk penyumbang terbesarnya, menurut dia, adalah PT. WHW untuk pembangunan smelter. “Untuk sektor perkebunan baru akan dan sedang berjalan yaitu ekspore CPO,” paparnya.

Baca Juga :  Puluhan APK Langgar Ketentuan

Selain Pontianak Post yang mendapatkan penghargaan Bea Cukai Ketapang Award 2020, PT. WHW-AR juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kontributor bea masuk terbesar tahun 2019, kemudian sebagai kontributor bea keluar terbesar tahun 2019 adalah PT. Citra Mineral Investindo, sedangkan administrasi cukai terbaik tahun 2019 adalah PT. Brand Onyx Lestari. Kemudian penerima Bea Cukai Ketapang Award 2020 untuk katagori operator sarana pengangkut teraktif tahun 2019 adalah Waypoint Port Service, pengurus dokumen terfavorit tahun 2019 Muhammad Riza, dan pegawai teladan tahun 2019 adalah Fahry Afrizal Pawitra. (afi)

Malam Bea Cukai Ketapang Award 2020

KETAPANG – Pontianak Post berhasil menjadi media teraktif tahun 2019 pada Bea Cukai Ketapang Award 2020. Penghargaan tersebut diterima Kepala Biro Pontianak Post, Ahmad Sofi, dalam Bea Cukai Ketapang Award 2020, yang digelar di Hotel Onyx Ketapang, kemarin (15/1) pagi.

Penghargaan yang diadakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Ketapang ini sendiri sebagai bentuk apresiasi kepada stakeholder atas capaian kinerja selama tahun 2019. “Bea Cukai Ketapang Award 2020 ini kami selenggarakan sebagai bentuk ucapan syukur atas tercapainya target kinerja yang dibebankan kepada Bea Cukai Ketapang selama tahun 2019,” kata Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Ketapang, Broto Setia Pribadi, dalam sambutannya.

Broto menjelaskan, target yang direncanakan oleh pihaknya untuk tahun 2019 tercapai, bahkan melampaui. “Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi kepada stakeholder, dengan menggelar Bea Cukai Ketapang Award 2020. Nominasi yang dikategorikan ada beberapa macam dengan nominasi yang berbeda-deda,” jelasnya.

Baca Juga :  Lapas-Disnakertrans MoU

Dia mengungkapkan, selama tahun 2019 pendapatan yang berhasil dikumpulkan dari bea masuk dan bea keluar mencapai Rp324 miliar. Jumlah tersebut jika dipersentasikan, diungkapkan diai, sama dengan 114 persen. Sementara untuk target tahun 2020, pihaknya masih menunggu arahan dari Pusat, yang nantinya akan diserahkan ke Kanwil, baru didistribusikan ke daerah, salah satunya di Ketapang.

“Insyaallah kami optimis mencapai target, meskipun dengan berbagai kebijakan pemerintah, khususnya di bidang minerba, karena secara tidak langsung akan mempengaruhi penerimaan kita,” ungkapnya.

Broto menambahkan, sektor yang paling banyak menyumbang pendapatan Bea Cukai adalah bea keluar. Penyumbang bea keluar terbanyak, menurut dia, berasal dari ekspor PT. Cita Mineral Investindo yang bergerak di bidang eksportasi bauksit. Sedangkan untuk bea masuk penyumbang terbesarnya, menurut dia, adalah PT. WHW untuk pembangunan smelter. “Untuk sektor perkebunan baru akan dan sedang berjalan yaitu ekspore CPO,” paparnya.

Baca Juga :  Dengan Satu Mata, Junai Lanjutkan Hidup di Gunung Tarak

Selain Pontianak Post yang mendapatkan penghargaan Bea Cukai Ketapang Award 2020, PT. WHW-AR juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kontributor bea masuk terbesar tahun 2019, kemudian sebagai kontributor bea keluar terbesar tahun 2019 adalah PT. Citra Mineral Investindo, sedangkan administrasi cukai terbaik tahun 2019 adalah PT. Brand Onyx Lestari. Kemudian penerima Bea Cukai Ketapang Award 2020 untuk katagori operator sarana pengangkut teraktif tahun 2019 adalah Waypoint Port Service, pengurus dokumen terfavorit tahun 2019 Muhammad Riza, dan pegawai teladan tahun 2019 adalah Fahry Afrizal Pawitra. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/