alexametrics
24 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Legenda Persikat Reuni Soeratin 1989 – 1992

KETAPANG – Persatuan Sepakbola Indonesia Ketapang (Persikat) menggelar reuni para pemain yang ikut dalam ajang piala Soeratin tahun 1989 – 1992. Reuni itu digelar dalam rangka menjalin silaturahmi antarpemain yang pernah membela Ketapang dalam sejumlah ajang pertandingan sepakbola, khususnya di piala Soeratin.

Ketua panitia kegiatan, Pendi, mengaku senang bisa kembali bertemu dan mengumpulkan seluruh para pemain legenda Persikat, kendati masih ada sejumlah pemain yang tak dapat hadir ke Ketapang karena jarak dan waktu. “Intinya silaturahmi. Walaupun ada teman-teman yang terkendala hadir, namun mayoritas dapat berkumpul,” katanya, kemarin (15/2).

Dia menjelaskan, sejumlah agenda pun dilaksanakan dalam reuni tersebut. Di anyataranya menggelar pertandingan persahabatan hingga berkunjung ke makam para pelatih yang sempat membawa Persikat berjaya kala itu. “Kita juga memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga pelatih yang pernah membawa Persikat berjaya di zona Kalimantan. Ada juga bantuan bola kaki untuk SSB yang ada di Ketapang sebagai bentuk pembinaan dari kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Mayat Tergeletak di Teras Ruko

Pendi berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi, khususnya Pemerintah Daerah Ketapang agar lebih memperhatikan sekaligus mengembangkan olahraga, khususnya sepakbola di Ketapang. “Kita pernah berjaya, setidaknya di Kalimantan. Kalau ini dapat difokuskan, bukan tidak mungkin kita bisa rebut kembali kejayaan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu pemain legenda Persikat, Saufi, mengaku senang dapat kembali berkumpul bersama teman-teman nya. Mantan penjaga gawang Persikat ini pun berharap kegiatan reuni seperti ini dapat digelar secara rutin. Tujuannya, agar dapat menjalin silaturahmi antarpemain dan saling sharring untuk kemajuan sepakbola di Ketapang.

“Harapannya dengan kami masih tetap eksis seperti ini, dapat jadi motivasi bagi para pemain Persikat saat ini untuk dapat lebih meningkatkan prestasi bahkan dapat melebihi prestasi para pendahulunya,” ungkap Saufi. (afi)

KETAPANG – Persatuan Sepakbola Indonesia Ketapang (Persikat) menggelar reuni para pemain yang ikut dalam ajang piala Soeratin tahun 1989 – 1992. Reuni itu digelar dalam rangka menjalin silaturahmi antarpemain yang pernah membela Ketapang dalam sejumlah ajang pertandingan sepakbola, khususnya di piala Soeratin.

Ketua panitia kegiatan, Pendi, mengaku senang bisa kembali bertemu dan mengumpulkan seluruh para pemain legenda Persikat, kendati masih ada sejumlah pemain yang tak dapat hadir ke Ketapang karena jarak dan waktu. “Intinya silaturahmi. Walaupun ada teman-teman yang terkendala hadir, namun mayoritas dapat berkumpul,” katanya, kemarin (15/2).

Dia menjelaskan, sejumlah agenda pun dilaksanakan dalam reuni tersebut. Di anyataranya menggelar pertandingan persahabatan hingga berkunjung ke makam para pelatih yang sempat membawa Persikat berjaya kala itu. “Kita juga memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga pelatih yang pernah membawa Persikat berjaya di zona Kalimantan. Ada juga bantuan bola kaki untuk SSB yang ada di Ketapang sebagai bentuk pembinaan dari kita,” jelasnya.

Baca Juga :  PT.WHW Salurkan Bantuan Kesehatan Balita

Pendi berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi, khususnya Pemerintah Daerah Ketapang agar lebih memperhatikan sekaligus mengembangkan olahraga, khususnya sepakbola di Ketapang. “Kita pernah berjaya, setidaknya di Kalimantan. Kalau ini dapat difokuskan, bukan tidak mungkin kita bisa rebut kembali kejayaan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu pemain legenda Persikat, Saufi, mengaku senang dapat kembali berkumpul bersama teman-teman nya. Mantan penjaga gawang Persikat ini pun berharap kegiatan reuni seperti ini dapat digelar secara rutin. Tujuannya, agar dapat menjalin silaturahmi antarpemain dan saling sharring untuk kemajuan sepakbola di Ketapang.

“Harapannya dengan kami masih tetap eksis seperti ini, dapat jadi motivasi bagi para pemain Persikat saat ini untuk dapat lebih meningkatkan prestasi bahkan dapat melebihi prestasi para pendahulunya,” ungkap Saufi. (afi)

Most Read

Kebut Vaksin Tenaga Pendidik

Beram Maut Makan Korban

Artikel Terbaru

/