alexametrics
27 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Jonder vs Truk Dua Orang Meninggal di Lokasi

NANGA TAYAP – Kecelakaan maut terjadi di jalan poros perkebunan kelapa sawit milik PT. Sepanjang Intisurya Mulia (SISM) pada Rabu (14/7). Truck yang bermuatan pupuk bertabrakan dengan sebuah kendaraan jonder yang mengangkut karyawan perusahaan. Dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kasat Reskrim, AKP Primastya, mengatakan kecelakaan itu terjadi di dalam lingkup PT. SISM di Kecamatan Nanga Tayap. “Kejadiannya Rabu (14/7) pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat para karyawan hendak masuk kerja,” kata Primas, kemarin (15/7).

Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat truck bernomor polisi E 8651 ME yang dikendarai FI, akan mengantar pupuk ke pabrik perusahaan. Saat melewati sebuah tanjakan di jalan poros kebun sawit, mesin truk tidak mampu dan truk pun mundur. Sementara di belakang truk ada kendaraan jenis jonder bernomor yang dikendarai WI, sedang membawa enam orang karyawan.

Baca Juga :  Truk Seruduk Rumah Warga di Semudun

Truk yang sarat muatan tersebut mencoba untuk mengelak, namun jarak yang terlalu dekat membuat keduanya bertabrakan.

“Tabrakan itu terjadi di jalan poros kebun PT. SISM, antara sebuah truk bermuatan pupuk dengan sebuah kendaraan jonder yang sedang mengangkut karyawan. Dua orang karyawan penumpang jonder meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.

Primas mengungkapkan, menurut saksi mata di lokasi kejadian, sesaat sebelum truk menabrak kendaraan jonder, karyawan yang menumpang di kendaraan jonder tersebut sempat melompat kearah selokan di samping jalan. Namun nahas, usai menabrak jonder, truk tersebut justru oleng kearah selokan di samping jalan tepat para karyawan melompat dari jonder. “Korban meninggal diunia berinisial JH (20) dan THE (40),” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati: Jangan Buka Lahan dengan Membakar

Kedua jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut. “Kasus kecelakaan ini sedang dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari saksi,” pungkas Primas. (afi)

NANGA TAYAP – Kecelakaan maut terjadi di jalan poros perkebunan kelapa sawit milik PT. Sepanjang Intisurya Mulia (SISM) pada Rabu (14/7). Truck yang bermuatan pupuk bertabrakan dengan sebuah kendaraan jonder yang mengangkut karyawan perusahaan. Dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, melalui Kasat Reskrim, AKP Primastya, mengatakan kecelakaan itu terjadi di dalam lingkup PT. SISM di Kecamatan Nanga Tayap. “Kejadiannya Rabu (14/7) pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat para karyawan hendak masuk kerja,” kata Primas, kemarin (15/7).

Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat truck bernomor polisi E 8651 ME yang dikendarai FI, akan mengantar pupuk ke pabrik perusahaan. Saat melewati sebuah tanjakan di jalan poros kebun sawit, mesin truk tidak mampu dan truk pun mundur. Sementara di belakang truk ada kendaraan jenis jonder bernomor yang dikendarai WI, sedang membawa enam orang karyawan.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Kepala Tergeletak di Pantai Pulau Penambun

Truk yang sarat muatan tersebut mencoba untuk mengelak, namun jarak yang terlalu dekat membuat keduanya bertabrakan.

“Tabrakan itu terjadi di jalan poros kebun PT. SISM, antara sebuah truk bermuatan pupuk dengan sebuah kendaraan jonder yang sedang mengangkut karyawan. Dua orang karyawan penumpang jonder meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.

Primas mengungkapkan, menurut saksi mata di lokasi kejadian, sesaat sebelum truk menabrak kendaraan jonder, karyawan yang menumpang di kendaraan jonder tersebut sempat melompat kearah selokan di samping jalan. Namun nahas, usai menabrak jonder, truk tersebut justru oleng kearah selokan di samping jalan tepat para karyawan melompat dari jonder. “Korban meninggal diunia berinisial JH (20) dan THE (40),” ungkapnya.

Baca Juga :  Vanessa Angel dan Suami Dikabarkan Meninggal Kecelakaan di Tol Nganjuk

Kedua jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut. “Kasus kecelakaan ini sedang dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari saksi,” pungkas Primas. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/