alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Plt. Bupati Launching e-SIAK

Cetak KK Cukup Sediakan HVS

KETAPANG – Kini masyarakat Ketapang bisa mencetak sendiri Kartu Keluarga, akta lahir, dan akta kematian, dengan hanya menyediakan kertas HVS 80 gram. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ketapang, Mansen, saat peluncuran aplikasi Elektronik Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (e-SIAK) di Hotel Nevada Ketapang, Kamis (15/10).

“Jadi masyakarat bisa cetak sendiri tanpa harus datang ke kantor (Disdukcapil). Asal emailnya masuk ke Dukcapil,” ujar Mansen.

Mansen menambahkan, selain menghemat anggaran pemerintah, kebijakan ini juga untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus mengantre ke Disdukcapil. “Kita berharap aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan,” harapnya.

Baca Juga :  Koperasi Tiga Bersaudara Dipolisikan

Mansen memastikan jika aplikasi ini digunakan secara nasional, salah satunya di Kabupaten Ketapang. Aplikasi daring ini, menurut dia, kini sudah bisa digunakan, namun diperlukan edukasi lanjutan kepada masyarakat agar penggunaan aplikasi dapat lebih jelas. Aplikasi ini juga dipastikan dia, dapat diakses melalui laman esiak.ketapangkab.go.id. “Seharusnya sudah mulai pada 1 Juli 2020 seluruh Indonesia. Namun kita baru dapat launching secara resmi pada hari ini (kemarin, Red),” katanya.

Selain peluncuran aplikasi e-SIAK, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi pelaksanaan kebijakan dan penyelanggaraan adminstrasi kependudukan. Sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan, bahwa dokumen kependudukan dan pencatatan sipil kecuali KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak (KIA) akan dicetak dengan menggunakan kertas A4 80 gram.

Baca Juga :  WHW Salurkan Ratusan Bingkisan Lebaran

Saat meluncurkan aplikasi tersebut, Pelaksanatugas (Plt) Bupati Ketapang, Suprapto S, meyakinkan bahwa aplikasi tersebut dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Adminstrasi kependudukan ini sangat dibutuhkan, mulai dari lahir sampai meninggal, itu urusannya semua di Capil. Harapan kita dengan sosialisasi ini masyarakat semakin paham, sehingga dapat memanfaatkan pelayanan yang ada di Capil saat ini,” kata mantan Kepala Disdukcapil Kabupaten Ketapang tersebut.

Dia berharap semua pihak dapat mendukung program pemerintah yang bertujuan pada tertib administrasi kependudukan tersebut. Masyarakat juga diharapkan dia, agar semakin sadar akan kelangkapan administrasi kependudukan. (afi)

Cetak KK Cukup Sediakan HVS

KETAPANG – Kini masyarakat Ketapang bisa mencetak sendiri Kartu Keluarga, akta lahir, dan akta kematian, dengan hanya menyediakan kertas HVS 80 gram. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ketapang, Mansen, saat peluncuran aplikasi Elektronik Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (e-SIAK) di Hotel Nevada Ketapang, Kamis (15/10).

“Jadi masyakarat bisa cetak sendiri tanpa harus datang ke kantor (Disdukcapil). Asal emailnya masuk ke Dukcapil,” ujar Mansen.

Mansen menambahkan, selain menghemat anggaran pemerintah, kebijakan ini juga untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus mengantre ke Disdukcapil. “Kita berharap aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan,” harapnya.

Baca Juga :  Terminal Khusus Ilegal Akhirnya Dibongkar

Mansen memastikan jika aplikasi ini digunakan secara nasional, salah satunya di Kabupaten Ketapang. Aplikasi daring ini, menurut dia, kini sudah bisa digunakan, namun diperlukan edukasi lanjutan kepada masyarakat agar penggunaan aplikasi dapat lebih jelas. Aplikasi ini juga dipastikan dia, dapat diakses melalui laman esiak.ketapangkab.go.id. “Seharusnya sudah mulai pada 1 Juli 2020 seluruh Indonesia. Namun kita baru dapat launching secara resmi pada hari ini (kemarin, Red),” katanya.

Selain peluncuran aplikasi e-SIAK, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi pelaksanaan kebijakan dan penyelanggaraan adminstrasi kependudukan. Sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan, bahwa dokumen kependudukan dan pencatatan sipil kecuali KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak (KIA) akan dicetak dengan menggunakan kertas A4 80 gram.

Baca Juga :  Persikat Juarai Liga 3 U-22 Zona Kalbar

Saat meluncurkan aplikasi tersebut, Pelaksanatugas (Plt) Bupati Ketapang, Suprapto S, meyakinkan bahwa aplikasi tersebut dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Adminstrasi kependudukan ini sangat dibutuhkan, mulai dari lahir sampai meninggal, itu urusannya semua di Capil. Harapan kita dengan sosialisasi ini masyarakat semakin paham, sehingga dapat memanfaatkan pelayanan yang ada di Capil saat ini,” kata mantan Kepala Disdukcapil Kabupaten Ketapang tersebut.

Dia berharap semua pihak dapat mendukung program pemerintah yang bertujuan pada tertib administrasi kependudukan tersebut. Masyarakat juga diharapkan dia, agar semakin sadar akan kelangkapan administrasi kependudukan. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/