alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

UPDK Kapuas Bersyukur Perawatan PLTU Ketapang Selesai Lebih Cepat

PONTIANAK – Dalam rangka menjaga keandalan daya  untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, PT PLN (Persero) terus melakukan pemeliharaan mesin-mesin pembangkitnya.

Salah satunya adalah mesin PLTU Ketapang berkapasitas 2 x 10 Mega Watt. Mesin yang berada di Ketapang ini harus menjalani perawatan berkala dan diistirahatkan selama 25 hari, sejak 6-30 November2019.

“PLTU ini telah telah memasuki masa wajib servis karena jam kerjanya periodiknya sudah mencapai batas. Agar ke depan tidak terjadi kendala berat dan kinerja mesin bisa optimal, maka kita lakukan perawatan. Alhamdulillah dari rencana 40 hari pengerjaan, ternyata bisa terpangkas jadi 25 hari saja,” ucap Manager UPDK Kapuas UIKL Kalimantan, Ir Sumbono.

Menurutnya, peran PLTU Ketapang sangat penting bagi kelistrikan di Ketapang dan Kayong Utara. Pasalnya mesin ini menyumbang 80 persen daya listrik di dua kabupaten itu pada saat siang hari.

Baca Juga :  Ada Ruang Khusus Peserta yang Positif Covid-19

Sedangkan pada saat malam hari pada beban puncak mengcover 60 persen kebutuhan listrik di sana. Sedangkan suplai sisanya berasal dari PLTD.

“Jadi selama PLTU dirawat, kita gunakan PLTD yang tentu saja lebih boros karena menggunakan bahan bakar minyak. Jadi kami sangat bersyukur PLTU ini bisa kembali beroperai lebih cepat, sehingga tidak terjadi pemadaman dan kita juga bisa lebih menghemat dalam penggunaan BBM,” sebutnya.

Dalam rangka sykuruan kembali beroperasinya PLTU Ketapang, UPDK Kapuas menggelar syukuran pada Jumat (13/12) lalu. Kegiatan ini dihadiri manajemen dan karyawan PLTU Ketapang. Dalam acara ini, juga diserahkan bantuan dari Yayasan Baitul Maal PLN kepada warga sekitar PLTU Ketapang yang masuk kategori delapan asnaf penerima zakat. Tidak sampai di situ, dalam kegiatan itu disalurkan bantuan untuk pondok pesantren dan mushala di lingkungan sekitar PLTU Ketapang. Syukuran tersebut turut menghadirkan Uztad Dudung. Dalam ceramahnya, dia meminta para hadirin untuk senantiasa bersyukur.

Baca Juga :  Ratusan Pohon Ditanam di Pusat Kota

Sumbono sendiri menyebut, syukuran ini adalah bentuk dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rezeki dan nikmat yang diberikan. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat sekitar yang mendukung dan terus menjalin hubungan baik dengan manajemen serta karyawan PLN.

“Terutama juga kepada masyarakat Ketapang dan Kayong Utara yang bisa mengerti dan bersabar atas adanya perawatan periodik untuk PLTU ini,” pungkasnya. (ars/ser)

PONTIANAK – Dalam rangka menjaga keandalan daya  untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, PT PLN (Persero) terus melakukan pemeliharaan mesin-mesin pembangkitnya.

Salah satunya adalah mesin PLTU Ketapang berkapasitas 2 x 10 Mega Watt. Mesin yang berada di Ketapang ini harus menjalani perawatan berkala dan diistirahatkan selama 25 hari, sejak 6-30 November2019.

“PLTU ini telah telah memasuki masa wajib servis karena jam kerjanya periodiknya sudah mencapai batas. Agar ke depan tidak terjadi kendala berat dan kinerja mesin bisa optimal, maka kita lakukan perawatan. Alhamdulillah dari rencana 40 hari pengerjaan, ternyata bisa terpangkas jadi 25 hari saja,” ucap Manager UPDK Kapuas UIKL Kalimantan, Ir Sumbono.

Menurutnya, peran PLTU Ketapang sangat penting bagi kelistrikan di Ketapang dan Kayong Utara. Pasalnya mesin ini menyumbang 80 persen daya listrik di dua kabupaten itu pada saat siang hari.

Baca Juga :  Petani Senang Harga Tinggi

Sedangkan pada saat malam hari pada beban puncak mengcover 60 persen kebutuhan listrik di sana. Sedangkan suplai sisanya berasal dari PLTD.

“Jadi selama PLTU dirawat, kita gunakan PLTD yang tentu saja lebih boros karena menggunakan bahan bakar minyak. Jadi kami sangat bersyukur PLTU ini bisa kembali beroperai lebih cepat, sehingga tidak terjadi pemadaman dan kita juga bisa lebih menghemat dalam penggunaan BBM,” sebutnya.

Dalam rangka sykuruan kembali beroperasinya PLTU Ketapang, UPDK Kapuas menggelar syukuran pada Jumat (13/12) lalu. Kegiatan ini dihadiri manajemen dan karyawan PLTU Ketapang. Dalam acara ini, juga diserahkan bantuan dari Yayasan Baitul Maal PLN kepada warga sekitar PLTU Ketapang yang masuk kategori delapan asnaf penerima zakat. Tidak sampai di situ, dalam kegiatan itu disalurkan bantuan untuk pondok pesantren dan mushala di lingkungan sekitar PLTU Ketapang. Syukuran tersebut turut menghadirkan Uztad Dudung. Dalam ceramahnya, dia meminta para hadirin untuk senantiasa bersyukur.

Baca Juga :  Inflasi Terdongkrak Kenaikan Harga Ayam

Sumbono sendiri menyebut, syukuran ini adalah bentuk dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rezeki dan nikmat yang diberikan. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat sekitar yang mendukung dan terus menjalin hubungan baik dengan manajemen serta karyawan PLN.

“Terutama juga kepada masyarakat Ketapang dan Kayong Utara yang bisa mengerti dan bersabar atas adanya perawatan periodik untuk PLTU ini,” pungkasnya. (ars/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/