alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Didik Anti Korupsi sejak Dini

KETAPANG – Lomba mural dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2020 dimaksudkan untuk memberikan pendidikan awal anti korupsi kepada pelajar dan juga masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Inspektur Inspektorat Kabupaten Ketapang Devie Prantito saat penyerahan hadiah kepada pemenang lomba mural yang mereka gelar tersebut.

“Kegiatan ini juga akan kita laporkan kepada pihak KPK agar mendapatkan apresiasi, karena kegiatan HUT anti korupsi biasa kita lakukan hanya berupa sosialisasi tapi sekarang kita lakukan berbeda,” ujarnya.

Dia juga berharap kegiatan lomba mural ini bisa berlanjut untuk peringatan-peringatan hari anti korupsi berikutnya. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan juga saya berharap Kabupaten Ketapang terbebas dari kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan korupsi, sehingga kita bisa meneruskan pembangunan dengan menggunakan APBD secara maksimal,” harapnya.

Baca Juga :  Jadikan Jalan Merdeka Kawasan Perdagangan dan Jasa

Bupati  Ketapang Martin Rantan menyerahkan secara langsung hadiah kepada pemenang lomba. Dalam kesempatan tersebut, Martin menyerahkan langsung piagam dan uang pembinaan kepada pemenang lomba mural kategori umum.

Penjabat Sekda Ketapang, Suherman, juga hadir dan ikut menyerahkan piagam kepada pemenang lomba. Dia berharap agar setiap perangkat daerah bisa melakukan inovasi tetapi dengan catatan efektif dan efisien. “Saya melihat memang diharapkan untuk setiap perangkat daerah bisa melakukan inovasi dengan efektif dan efisien, inovasi percuma apabila tidak efektif,” tegasnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, baik kategori umum maupun pelajar dan mengajak untuk terus berinovasi untuk menggali bakat yang ada untuk dilanjutkan. “Saya melihat di Pemerintah Daerah Ketapang cukup memberikan ruang bagi masyarakat atau pelajar untuk menyalurkan bakatnya, khusus pada lomba mural ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Memperkuat Kompetensi dan Manajerial dan Budaya Anti Korupsi

Pemenang dalam lomba mural kategori umum di antaranta juara I Riki Gunawan, juara II Hambali, dan juara III Zivani Dwi Chalistha. Pemenang dalam lomba mural kategori pelajar juara I Zahra Fajar Putri Khalisyah dari SMAN 1 Ketapang, juara II Salsa Bila Pasya dari SMKN 1 Ketapang, dan juara III Angwar Venus Aurelia dari SMAN 1 Ketapang. (afi)

KETAPANG – Lomba mural dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2020 dimaksudkan untuk memberikan pendidikan awal anti korupsi kepada pelajar dan juga masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Inspektur Inspektorat Kabupaten Ketapang Devie Prantito saat penyerahan hadiah kepada pemenang lomba mural yang mereka gelar tersebut.

“Kegiatan ini juga akan kita laporkan kepada pihak KPK agar mendapatkan apresiasi, karena kegiatan HUT anti korupsi biasa kita lakukan hanya berupa sosialisasi tapi sekarang kita lakukan berbeda,” ujarnya.

Dia juga berharap kegiatan lomba mural ini bisa berlanjut untuk peringatan-peringatan hari anti korupsi berikutnya. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan juga saya berharap Kabupaten Ketapang terbebas dari kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan korupsi, sehingga kita bisa meneruskan pembangunan dengan menggunakan APBD secara maksimal,” harapnya.

Baca Juga :  Antusiasme Vaksinasi Massal

Bupati  Ketapang Martin Rantan menyerahkan secara langsung hadiah kepada pemenang lomba. Dalam kesempatan tersebut, Martin menyerahkan langsung piagam dan uang pembinaan kepada pemenang lomba mural kategori umum.

Penjabat Sekda Ketapang, Suherman, juga hadir dan ikut menyerahkan piagam kepada pemenang lomba. Dia berharap agar setiap perangkat daerah bisa melakukan inovasi tetapi dengan catatan efektif dan efisien. “Saya melihat memang diharapkan untuk setiap perangkat daerah bisa melakukan inovasi dengan efektif dan efisien, inovasi percuma apabila tidak efektif,” tegasnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, baik kategori umum maupun pelajar dan mengajak untuk terus berinovasi untuk menggali bakat yang ada untuk dilanjutkan. “Saya melihat di Pemerintah Daerah Ketapang cukup memberikan ruang bagi masyarakat atau pelajar untuk menyalurkan bakatnya, khusus pada lomba mural ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejati Kalbar Berhasil Selamatkan Keuangan Negara dari Kasus Korupsi Dana Hibah Pembangunan Gereja di  Sintang

Pemenang dalam lomba mural kategori umum di antaranta juara I Riki Gunawan, juara II Hambali, dan juara III Zivani Dwi Chalistha. Pemenang dalam lomba mural kategori pelajar juara I Zahra Fajar Putri Khalisyah dari SMAN 1 Ketapang, juara II Salsa Bila Pasya dari SMKN 1 Ketapang, dan juara III Angwar Venus Aurelia dari SMAN 1 Ketapang. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/