alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Perempuan Tergantung di Rumahnya

KETAPANG – Seorang perempuan di Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan, ditemukan tewas tergantung pada Minggu (17/1) pagi. Perempuan berusia 41 tahun tersebut ditemukan tergantung pada seutas tali di rumahnya di Jalan Ir H Juanda Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan sekitar pukul 06.30 WIB. Polisi menduga, wanita tersebut meninggal karena bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Primas Dryan Maestro, mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh adik kandungnya. Korban ditemukan meninggal dunia di ruang tengah rumah dalam posisi tergantung dengan seutas tali.

Adik korban langsung memberitahu ibunya dan menurunkan korban serta mencoba memberikan pertolongan. Namun, kondisi korban sudah meninggal dunia.

Adik korban kemudian memberitahukan pihak keluarga tentang peristiwa tersebut dan kemudian melapor ke Polres Ketapang. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil olah TKP, korban meninggal karena bunuh diri.

Baca Juga :  Kelompok Tani Binaan CITA Panen 3,3 Ton Sayur

“Mayat yang ditemukan diduga bunuh diri, lantaran ditemukan dalam posisi tergantung,” ungkap Primas, kemarin (17/1).

Polisi menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan kepada pihak keluarga termasuk memeriksa isi dari telepon genggam milik korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menemukan pesan singkat yang diduga dikirim kepada nomor seseorang. Pesan singkat tersebut dikirim korban pada Minggu (17/1) pukul 01.06 dini hari. Dalah pesan singkat tersebut menyampaikan permintaan maaf dan akan melakukan bunuh diri.

Primas menambahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban terakhir kali terlihat makan oleh ibu kandung sekitar jam 19.30 WIB. “Posisi terakhir korban sudah diturunkan ke lantai oleh adik kandung dan ibu kandung korban. Untuk saat ini korban sudah dengan keluarganya dan dari pihak korban menolak untuk dilakukan proses otopsi,” paparnya.

Baca Juga :  Didik Anti Korupsi sejak Dini

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian disemayamkan. (afi)

KETAPANG – Seorang perempuan di Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan, ditemukan tewas tergantung pada Minggu (17/1) pagi. Perempuan berusia 41 tahun tersebut ditemukan tergantung pada seutas tali di rumahnya di Jalan Ir H Juanda Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan sekitar pukul 06.30 WIB. Polisi menduga, wanita tersebut meninggal karena bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Primas Dryan Maestro, mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh adik kandungnya. Korban ditemukan meninggal dunia di ruang tengah rumah dalam posisi tergantung dengan seutas tali.

Adik korban langsung memberitahu ibunya dan menurunkan korban serta mencoba memberikan pertolongan. Namun, kondisi korban sudah meninggal dunia.

Adik korban kemudian memberitahukan pihak keluarga tentang peristiwa tersebut dan kemudian melapor ke Polres Ketapang. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil olah TKP, korban meninggal karena bunuh diri.

Baca Juga :  Bupati Serahkan Bantuan bencana banjir di Desa Ulak Medang

“Mayat yang ditemukan diduga bunuh diri, lantaran ditemukan dalam posisi tergantung,” ungkap Primas, kemarin (17/1).

Polisi menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan kepada pihak keluarga termasuk memeriksa isi dari telepon genggam milik korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menemukan pesan singkat yang diduga dikirim kepada nomor seseorang. Pesan singkat tersebut dikirim korban pada Minggu (17/1) pukul 01.06 dini hari. Dalah pesan singkat tersebut menyampaikan permintaan maaf dan akan melakukan bunuh diri.

Primas menambahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban terakhir kali terlihat makan oleh ibu kandung sekitar jam 19.30 WIB. “Posisi terakhir korban sudah diturunkan ke lantai oleh adik kandung dan ibu kandung korban. Untuk saat ini korban sudah dengan keluarganya dan dari pihak korban menolak untuk dilakukan proses otopsi,” paparnya.

Baca Juga :  BPBD Segera Salurkan Bantuan

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian disemayamkan. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/