alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Kakek Meninggal di Pantai

TIDAK pulang dua hari, seorang kakek berusia 60 tahun di Kecamatan Benua Kayong ditemukan meninggal dunia. Jasad Didik, ditemukan warga mengapung di pantai di Dusun Tiga, Desa Sungai Kinjil, Kecamatan Benua Kayong, Minggu (15/8).

Kapolres Ketapang melalui Kasat Reskrim, AKP Primastya, mengatakan, jasad Didik, ditemukan warga yang hendak melaut. “Sekira pukul 15.00 WIB, seorang nelayan atas nama Bohri, hendak pergi melaut, menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi telentang di pantai,” katanya, kemarin (16/8) di Ketapang.

Saksi mata, menurut dia, tidak mengira apa yang dilihatnya tersebut adalah sesosok mayat. Dia menambahkan, setelah didekati, ternyata benar adalah mayat seorang lelaki. “Setelah itu saksi mata langsung memberitahukan warga sekitar dan segera menginformasikan penemuan mayat tersebut dan ditindaklanjuti Polsek Benua Kayong,” jelasnya.

Baca Juga :  Peran Penting Bendahara Sukseskan Kepatuhan Pajak

Lokasi penemuan mayat tersebut, menurut dia, cukup jauh dari permukiman warga. Mayat, dikatakan dia, juga ditemukan di lokasi pantai yang berlumpur. Hal ini, yang diakui dia, juga sedikit menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi. “Korban merupakan warga Jalan Nusantara, Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong,” ungkapnya.

Primas mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga korban, korban memang mengalami gangguan kesehatan yang sudah bertahun-tahun tidak sembuh. Sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia, korban, berdasarkan laporan yang mereka terima, sudah dua hari tidak pulang ke rumah. “Saat akan dilakukan visum oleh tenaga medis, keluarga korban menolak dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. (afi)

TIDAK pulang dua hari, seorang kakek berusia 60 tahun di Kecamatan Benua Kayong ditemukan meninggal dunia. Jasad Didik, ditemukan warga mengapung di pantai di Dusun Tiga, Desa Sungai Kinjil, Kecamatan Benua Kayong, Minggu (15/8).

Kapolres Ketapang melalui Kasat Reskrim, AKP Primastya, mengatakan, jasad Didik, ditemukan warga yang hendak melaut. “Sekira pukul 15.00 WIB, seorang nelayan atas nama Bohri, hendak pergi melaut, menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi telentang di pantai,” katanya, kemarin (16/8) di Ketapang.

Saksi mata, menurut dia, tidak mengira apa yang dilihatnya tersebut adalah sesosok mayat. Dia menambahkan, setelah didekati, ternyata benar adalah mayat seorang lelaki. “Setelah itu saksi mata langsung memberitahukan warga sekitar dan segera menginformasikan penemuan mayat tersebut dan ditindaklanjuti Polsek Benua Kayong,” jelasnya.

Baca Juga :  Peran Penting Bendahara Sukseskan Kepatuhan Pajak

Lokasi penemuan mayat tersebut, menurut dia, cukup jauh dari permukiman warga. Mayat, dikatakan dia, juga ditemukan di lokasi pantai yang berlumpur. Hal ini, yang diakui dia, juga sedikit menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi. “Korban merupakan warga Jalan Nusantara, Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong,” ungkapnya.

Primas mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga korban, korban memang mengalami gangguan kesehatan yang sudah bertahun-tahun tidak sembuh. Sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia, korban, berdasarkan laporan yang mereka terima, sudah dua hari tidak pulang ke rumah. “Saat akan dilakukan visum oleh tenaga medis, keluarga korban menolak dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/