alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Perumda akan Bangun Kebun Sawit

KETAPANG – Perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu investasi yang paling diminati. Tidak hanya oleh investor, masyarakat juga sudah mulai beralih menjadi petani kelapa sawit. Nilai jual buah kelapa sawit yang menjanjikan menjadi alasa kenapa masyarakat mulai melirik dan menanam sawit.

Hal ini juga yang membuat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ketapang Pangan Mandiri ingin mendirikan usaha perkebunan kelapa sawit. Perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Ketapang ini melaksanakan sosialisasi pembangunan perkebunan kelapa sawit, Selasa (16/11), di Pendopo Bupati Ketapang. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan.

Dalam sambutannya, Martin mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang mendirikan perusahaan umum daerah untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD), salah satunya dari sumber daya alam yang dimiliki. Salah satu perusahaan yang akan menggali dan memanfaatkan kekayaan SDA yang dimiliki Ketapang, sebut dia, yaitu PT. Ketapang Pangan Mandiri.

Baca Juga :  Berkunjung ke Dusun Mambok, Junaidi-Sahrani Didukung Tokoh Agama

Dia menjelaskan, perusahaan tersebut akan bergerak di sektor pangan dan perkebunan. Sektor perkebunan yang akan ditekuni mereka adalah perkebunan kelapa sawit. “Tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang bisa menghasikan pendapatan asli daerah, salah satunya dengan manggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki,” kata Martin.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, perusahaan diharapkan dia, bisa membangun kebun yang dapat meningkatkan PAD Ketapang. “Saya berharap kepada camat, kepala desa dan seluruh jajaran wajib menyukseskan program ini, karena ini bukan untuk kepentingan swasta, tapi ini untuk kepentingan pemerintah daerah untuk pembangunan di Kabupaten Ketapang,” jelasnya.

Lebih lanjut Martin juga berharap kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. “Saya juga berharap agar kegiatan ini bisa dimaksimalkan dan mendapatkan kesimpulan yang baik untuk kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG – Perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu investasi yang paling diminati. Tidak hanya oleh investor, masyarakat juga sudah mulai beralih menjadi petani kelapa sawit. Nilai jual buah kelapa sawit yang menjanjikan menjadi alasa kenapa masyarakat mulai melirik dan menanam sawit.

Hal ini juga yang membuat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ketapang Pangan Mandiri ingin mendirikan usaha perkebunan kelapa sawit. Perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Ketapang ini melaksanakan sosialisasi pembangunan perkebunan kelapa sawit, Selasa (16/11), di Pendopo Bupati Ketapang. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan.

Dalam sambutannya, Martin mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang mendirikan perusahaan umum daerah untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD), salah satunya dari sumber daya alam yang dimiliki. Salah satu perusahaan yang akan menggali dan memanfaatkan kekayaan SDA yang dimiliki Ketapang, sebut dia, yaitu PT. Ketapang Pangan Mandiri.

Baca Juga :  Logistik Pilkada Digeser ke Kecamatan

Dia menjelaskan, perusahaan tersebut akan bergerak di sektor pangan dan perkebunan. Sektor perkebunan yang akan ditekuni mereka adalah perkebunan kelapa sawit. “Tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang bisa menghasikan pendapatan asli daerah, salah satunya dengan manggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki,” kata Martin.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, perusahaan diharapkan dia, bisa membangun kebun yang dapat meningkatkan PAD Ketapang. “Saya berharap kepada camat, kepala desa dan seluruh jajaran wajib menyukseskan program ini, karena ini bukan untuk kepentingan swasta, tapi ini untuk kepentingan pemerintah daerah untuk pembangunan di Kabupaten Ketapang,” jelasnya.

Lebih lanjut Martin juga berharap kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. “Saya juga berharap agar kegiatan ini bisa dimaksimalkan dan mendapatkan kesimpulan yang baik untuk kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/