alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

PLN UP3 Ketapang Gencar Lakukan Sosialisasi

Masyarakat diharapkan mampu memahami aspek keselamatan ketenagalistrikan agar dapat memanfaatkan listrik dengan cara yang benar dan aman. Demikian yang diungkap Sanggam Robaga Parsaoran Sinaga, Manager PLN UP3 Ketapang disela-sela kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para pedagang di pasar Kota Ketapang, pada Selasa (18/1).

Diakuinya, kegiatan ini rutin dilaksanakan guna mengedukasi masyarakat untuk dapat memahami berbagai aspek keselamatan ketenagalistrikan agar dapat menghindari kecelakaan saat menggunakan listrik, seperti bahaya kesetrum atau bencana kebakaran.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, namun perlu kita pahami bersama, disamping banyak manfaatnya, listrik juga memiliki potensi bahaya yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami terus berupaya memberikan informasi bagaiman cara memanfaatkan listrik secara aman demi keselamatan masyarakat,” ungkap Sanggam.

Baca Juga :  Gelar Bazar tanpa Sepengetahuan Pemkab Ketapang

Ia juga menambahkan betapa pentingnya bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap berbagai potensi bahaya listrik, seperti bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat didekat jaringan listrik, melakukan berbagai aktivitas didekat jaringan listrik, seperti memasang spanduk, tenda atau mendirikan bangunan dibawah jaringan listrik.

“Jarak aman dari jaringan listrik adalah 3 meter. Untuk itu, jika masyarakat mengetahui atau melihat kegiatan yang dilaksanakan melebihi jarak aman dengan jaringan listrik diharapkan dapat segera menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau lewat contact center 123,” tambah Sanggam.

Sementara itu menurut Rizal (47), salah seorang pedagang pakaian di Pasar Baru Ketapang, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini memang seharusnya dilakukan secara rutin kepada masyarakat terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, seperti di kios-kios, lapak berjualan, maupun ruko yang ada di Ketapang. Sebab banyak para pedagang yang kadang tidak tahu atau kurang memperhatikan keselamatan dalam memanfaatkan listrik.

Baca Juga :  SMPN 9 Harus Menjadi Contoh

“Melalui kegiatan ini kami jadi lebih paham bagaimana caranya memanfaatkan listrik secara bijak, aman dan benar agar terhindar dari bahaya kebakaran,” tutur Rizal.**

Masyarakat diharapkan mampu memahami aspek keselamatan ketenagalistrikan agar dapat memanfaatkan listrik dengan cara yang benar dan aman. Demikian yang diungkap Sanggam Robaga Parsaoran Sinaga, Manager PLN UP3 Ketapang disela-sela kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para pedagang di pasar Kota Ketapang, pada Selasa (18/1).

Diakuinya, kegiatan ini rutin dilaksanakan guna mengedukasi masyarakat untuk dapat memahami berbagai aspek keselamatan ketenagalistrikan agar dapat menghindari kecelakaan saat menggunakan listrik, seperti bahaya kesetrum atau bencana kebakaran.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, namun perlu kita pahami bersama, disamping banyak manfaatnya, listrik juga memiliki potensi bahaya yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami terus berupaya memberikan informasi bagaiman cara memanfaatkan listrik secara aman demi keselamatan masyarakat,” ungkap Sanggam.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan, CITA Bantu Puskesmas Marau

Ia juga menambahkan betapa pentingnya bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap berbagai potensi bahaya listrik, seperti bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat didekat jaringan listrik, melakukan berbagai aktivitas didekat jaringan listrik, seperti memasang spanduk, tenda atau mendirikan bangunan dibawah jaringan listrik.

“Jarak aman dari jaringan listrik adalah 3 meter. Untuk itu, jika masyarakat mengetahui atau melihat kegiatan yang dilaksanakan melebihi jarak aman dengan jaringan listrik diharapkan dapat segera menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau lewat contact center 123,” tambah Sanggam.

Sementara itu menurut Rizal (47), salah seorang pedagang pakaian di Pasar Baru Ketapang, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini memang seharusnya dilakukan secara rutin kepada masyarakat terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, seperti di kios-kios, lapak berjualan, maupun ruko yang ada di Ketapang. Sebab banyak para pedagang yang kadang tidak tahu atau kurang memperhatikan keselamatan dalam memanfaatkan listrik.

Baca Juga :  Kaum Milenial Bicara Sosok Junaidi-Sahrani

“Melalui kegiatan ini kami jadi lebih paham bagaimana caranya memanfaatkan listrik secara bijak, aman dan benar agar terhindar dari bahaya kebakaran,” tutur Rizal.**

Most Read

Artikel Terbaru

/