alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

KRI Cucut 866 Bersandar di Pelabuhan Kendawangan

Bawa Perbekalan Prajurit dan Kelengkapan Mako Lanal

KENDAWANGAN – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Cucut 866 bersandar di Pelabuhan Kendawangan, Minggu (17/5). Kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) ini membawa perbekalan atau logistik untuk prajurit TNI AL yang sedang bertugas di Mako Lanal Ketapang. KRI Cucut tersebut berangkat dari Lantamal XII Pontianak dan bersandar di Pelabuhan Kendawangan pada pukul 10.00 WIB.

Komandan Lanal Ketapang, Letkol Laut (P) Abdul Rajab Bodro, melalui Perwira Pelaksana (Palaksa) Mako Lanal Ketapang, Mayor Laut (P) Fitriana Cahyani Ardi, mengatakan, kedatangan KRI Cucut ini hanya membawa perbekalan atau logistik untuk kebutuhan personel prajurit TNI AL yang sedang bertugas. Selain itu, dia menambahkan bahwa KRI ini juga membawa kelengkapan Mako Lanal Ketapang.

Baca Juga :  TNI AL Tahan Kapal Tanker Bawa CPO di Perairan Kijing Hendak Menuju UEA

Sementara untuk penambahan anggota atau personel, mereka masih menunggu kondisi PSBB yang diterapkan pemerintah di banyak daerah. Terlebih, dia menambahkan, bahwa personel yang akan didatangkan berasal dari Kupang, Tanjung Pinang, Ambon, dan Pulau Jawa. “Oleh karena itu untuk target pemenuhan personel sebanyak 150 anggota rencananya akan didatangkan secara bertahap, sambil menunggu pembangunan perumahan dan fasilitas Mako Lanal lainya selesai,” katanya.

Lebih lanjut Fitriana menjelaskan, dibangunnya Pangkalan TNI AL (Lanal) di Ketapang ini sebagai pelaksana komando untuk mendukung KRI atau pesawat milik TNI AL yang singgah di wilayah Ketapang. Pasalnya, diakui dia bahwa selama ini, mereka hanya bisa bersandar dan berlabuh di dermaga Lantamal XII Pontianak dan Bandara Supadio Pontianak. Hal itu, diakui dia, tentu memakan waktu yang cukup lama karena jarak tempuh yang cukup jauh.

Baca Juga :  Dua Kapal Patroli Baru TNI-AL Hasil Produksi Perusahaan Lokal Pontianak

Untuk itu, lanjutnya, Mako Lanal Ketapang juga akan membangun dermaga labuh dan sandar untuk KRI secara bertahap. Pembangunan tersebut, menurut dia, tentunya akan menggandeng pemerintah untuk permohonan pinjam area dalam hal penyediaan sarana dermaga pelabuhan sebagai penunjang operasional Mako Lanal Ketapang. “Kita berharap untuk pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan,” tutupnya. (afi)

Bawa Perbekalan Prajurit dan Kelengkapan Mako Lanal

KENDAWANGAN – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Cucut 866 bersandar di Pelabuhan Kendawangan, Minggu (17/5). Kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) ini membawa perbekalan atau logistik untuk prajurit TNI AL yang sedang bertugas di Mako Lanal Ketapang. KRI Cucut tersebut berangkat dari Lantamal XII Pontianak dan bersandar di Pelabuhan Kendawangan pada pukul 10.00 WIB.

Komandan Lanal Ketapang, Letkol Laut (P) Abdul Rajab Bodro, melalui Perwira Pelaksana (Palaksa) Mako Lanal Ketapang, Mayor Laut (P) Fitriana Cahyani Ardi, mengatakan, kedatangan KRI Cucut ini hanya membawa perbekalan atau logistik untuk kebutuhan personel prajurit TNI AL yang sedang bertugas. Selain itu, dia menambahkan bahwa KRI ini juga membawa kelengkapan Mako Lanal Ketapang.

Baca Juga :  Optimalkan SPM Kesehatan

Sementara untuk penambahan anggota atau personel, mereka masih menunggu kondisi PSBB yang diterapkan pemerintah di banyak daerah. Terlebih, dia menambahkan, bahwa personel yang akan didatangkan berasal dari Kupang, Tanjung Pinang, Ambon, dan Pulau Jawa. “Oleh karena itu untuk target pemenuhan personel sebanyak 150 anggota rencananya akan didatangkan secara bertahap, sambil menunggu pembangunan perumahan dan fasilitas Mako Lanal lainya selesai,” katanya.

Lebih lanjut Fitriana menjelaskan, dibangunnya Pangkalan TNI AL (Lanal) di Ketapang ini sebagai pelaksana komando untuk mendukung KRI atau pesawat milik TNI AL yang singgah di wilayah Ketapang. Pasalnya, diakui dia bahwa selama ini, mereka hanya bisa bersandar dan berlabuh di dermaga Lantamal XII Pontianak dan Bandara Supadio Pontianak. Hal itu, diakui dia, tentu memakan waktu yang cukup lama karena jarak tempuh yang cukup jauh.

Baca Juga :  CMI Bantu APE Luar ke PAUD Indai Merimbang

Untuk itu, lanjutnya, Mako Lanal Ketapang juga akan membangun dermaga labuh dan sandar untuk KRI secara bertahap. Pembangunan tersebut, menurut dia, tentunya akan menggandeng pemerintah untuk permohonan pinjam area dalam hal penyediaan sarana dermaga pelabuhan sebagai penunjang operasional Mako Lanal Ketapang. “Kita berharap untuk pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan,” tutupnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/