alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Mantan Ketua DPRD Ditahan

PONTIANAK – Mantan Ketua DPRD Ketapang, Hadi Mulyono Upas resmi ditahan Kejati Kalbar, Selasa (19/11) pukul 15.45 sore. Hadi ditahan setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh jaksa di Kantor Kejati Kalbar di Jalan Ahmad Yani.

Tersangka gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang dana aspirasi dewan tahun anggaran 2017-2018 ini, baru saja dilimpahkan Kejari Ketapang ke Kejati Kalbar.

Tersangka, sebelumnya dijemput tim Kejari Ketapang, karena kerap tidak menghadiri panggilan untuk proses pelimpahan.

“Sebelumnya tersangka mengaku sakit. Dipanggil tahap dua, tidak hadir. Kami jemput di Semarang, kemudian kami bawa ke Pontianak untuk di tahap dua kan,” kata Kasi Intel Kejari Ketapang, Agus Supriyanto, Selasa (19/11).

Baca Juga :  Ketua DPRD Kapuas Hulu Terima Penghargaan dari Seven Media

Agus menjelaskan, sebelum dilimpahkan, terhadap tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan di rumah sakit Bhayangkara Polda Kalbar, untuk memastikan kesehatannya.
“Rencananya, setelah dinyatakan sehat, baru tersangka kami tahap duakan,” ucapnya. (adg)

PONTIANAK – Mantan Ketua DPRD Ketapang, Hadi Mulyono Upas resmi ditahan Kejati Kalbar, Selasa (19/11) pukul 15.45 sore. Hadi ditahan setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh jaksa di Kantor Kejati Kalbar di Jalan Ahmad Yani.

Tersangka gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang dana aspirasi dewan tahun anggaran 2017-2018 ini, baru saja dilimpahkan Kejari Ketapang ke Kejati Kalbar.

Tersangka, sebelumnya dijemput tim Kejari Ketapang, karena kerap tidak menghadiri panggilan untuk proses pelimpahan.

“Sebelumnya tersangka mengaku sakit. Dipanggil tahap dua, tidak hadir. Kami jemput di Semarang, kemudian kami bawa ke Pontianak untuk di tahap dua kan,” kata Kasi Intel Kejari Ketapang, Agus Supriyanto, Selasa (19/11).

Baca Juga :  Ketua DPRD Kapuas Hulu Terima Penghargaan dari Seven Media

Agus menjelaskan, sebelum dilimpahkan, terhadap tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan di rumah sakit Bhayangkara Polda Kalbar, untuk memastikan kesehatannya.
“Rencananya, setelah dinyatakan sehat, baru tersangka kami tahap duakan,” ucapnya. (adg)

Most Read

RPJMD Kalbar Berubah Akibat Covid-19

Satgas Covid-19 Sintang Tutup Aming Coffee

Tekan Kematian Ibu, Bayi dan Balita

Artikel Terbaru

/