alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

IM Kembali Ditangkap Polisi

MUARA PAWAN – Jajaran Polsek Muara Pawan berhasil menangkap seorang pencuri telepon genggam. IR (25) ditangkap polisi pada Rabu (15/4) di Pelabuhan Linkou (Bumi Raya) di Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam hasil curian.

Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo melalui Kapolsek Muara Pawan, Ipda Bagus Tri Baskoro, mengatakan penangkapan terhadap IR, atas laporan warga Desa Sukamaju Kecamatan Muara Pawan yang mengaku kehilangan satu unit telepon genggam pada Minggu (12/4). “Kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Bagus, kemarin (19/4).

Dia menjelaskan, kejadian pencurian ini terjadi di rumah korban saat korban sedang menjalankan salat subuh berjemaah di Masjid Miftahul Jannah Desa Sukamaju yang jaraknya tidak jauh dari rumah korban. “Pelaku masuk ke rumah korban saat korban salat subuh ke masjid. Pelaku mengambil sebuah handphone Vivo Z1 Pro warna hitam yang diletakkan di atas kasur,” jelasnya.

Baca Juga :  Desak PT. HSL Tunaikan Kesepakatan

Korban mengetahui telepon genggamnya raib setelah hendak mengambilnya sepulang dari masjid. HP yang diletakkannya di atas ranjang sudah tidak ada. Saat dihubungi menggunakan HP lain, nomor HP tersebut sudah tidak aktif lagi. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Muara Pawan. “Korban mengalami kerugian sejumlah Rp3 juta,” ungkapnya.

Bagus mengungkapkan, menindaklanjuti laporan tersebut pihaknya langsung melakukn penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan polisi mencurigai jika pelakunya adalah IR. Anggota Polsek Muara Pawan kemudian berkoordinasi dengan Tim Buser Polres Ketapang untuk melakukan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku.

Setelah melakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan keberadaan Im. Polisi menemukan IR berada di Pelabuhan Linkou (Bumi Raya) di Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan pada Rabu (15/4). “Unit Reskrim kami bersama Tim Buser Polres Ketapang langsung memburu pelaku hingga akhirnya bisa ditangkap bersama dengan barang bukti,” ujarnya.

Baca Juga :  PP Mambaul Khairat Ketapang Santuni Anak Yatim

Pelaku sudah ditahan di Polres Ketapang. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. “Pelaku ini merupakan pencuri kambuhan yang sudah pernah ditangkap polisi karena kasus pencurian. Kini dia kembali berurusan dengan pihak kepolisian,” paparnya.

Bagus mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan menjaga barang-barang berharga. Tak kalah pentingnya adalah tidak memberikan kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan. “Selain karena ada niat dari pelakunya, kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh kerena itu, tetap waspada dan jangan berikan kesempatan pada pelaku seseorang untuk melakukan kejahatan,” pesannya. (afi)

MUARA PAWAN – Jajaran Polsek Muara Pawan berhasil menangkap seorang pencuri telepon genggam. IR (25) ditangkap polisi pada Rabu (15/4) di Pelabuhan Linkou (Bumi Raya) di Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam hasil curian.

Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo melalui Kapolsek Muara Pawan, Ipda Bagus Tri Baskoro, mengatakan penangkapan terhadap IR, atas laporan warga Desa Sukamaju Kecamatan Muara Pawan yang mengaku kehilangan satu unit telepon genggam pada Minggu (12/4). “Kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Bagus, kemarin (19/4).

Dia menjelaskan, kejadian pencurian ini terjadi di rumah korban saat korban sedang menjalankan salat subuh berjemaah di Masjid Miftahul Jannah Desa Sukamaju yang jaraknya tidak jauh dari rumah korban. “Pelaku masuk ke rumah korban saat korban salat subuh ke masjid. Pelaku mengambil sebuah handphone Vivo Z1 Pro warna hitam yang diletakkan di atas kasur,” jelasnya.

Baca Juga :  PP Mambaul Khairat Ketapang Santuni Anak Yatim

Korban mengetahui telepon genggamnya raib setelah hendak mengambilnya sepulang dari masjid. HP yang diletakkannya di atas ranjang sudah tidak ada. Saat dihubungi menggunakan HP lain, nomor HP tersebut sudah tidak aktif lagi. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Muara Pawan. “Korban mengalami kerugian sejumlah Rp3 juta,” ungkapnya.

Bagus mengungkapkan, menindaklanjuti laporan tersebut pihaknya langsung melakukn penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan polisi mencurigai jika pelakunya adalah IR. Anggota Polsek Muara Pawan kemudian berkoordinasi dengan Tim Buser Polres Ketapang untuk melakukan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku.

Setelah melakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan keberadaan Im. Polisi menemukan IR berada di Pelabuhan Linkou (Bumi Raya) di Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan pada Rabu (15/4). “Unit Reskrim kami bersama Tim Buser Polres Ketapang langsung memburu pelaku hingga akhirnya bisa ditangkap bersama dengan barang bukti,” ujarnya.

Baca Juga :  Desak PT. HSL Tunaikan Kesepakatan

Pelaku sudah ditahan di Polres Ketapang. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. “Pelaku ini merupakan pencuri kambuhan yang sudah pernah ditangkap polisi karena kasus pencurian. Kini dia kembali berurusan dengan pihak kepolisian,” paparnya.

Bagus mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan menjaga barang-barang berharga. Tak kalah pentingnya adalah tidak memberikan kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan. “Selain karena ada niat dari pelakunya, kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Oleh kerena itu, tetap waspada dan jangan berikan kesempatan pada pelaku seseorang untuk melakukan kejahatan,” pesannya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/