alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Hendak Perbaiki Buldoser, Junaidi Tewas Terlindas

AIR UPAS – Seorang mekanik tewas terlindas buldoser yang hendak diperbaikinya. Junaidi Ritonga (41), tewas dengan luka parah di kepala. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas pada Jumat (15/10) sekitar pukul 21.17 WIB.

Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, melalui Kapolsek Marau, IPTU Agung Suwito, mengatakan peristiwa itu terjadi di area perusahaan PT Wira Wisesa Pratama Indonesia (WWPI ) tepatnya di lokasi blok Pesanggaran, Hamparan 16 Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas.

Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat salah satu unit alat berat buldoser milik PT WWPI yang dioperasikan oleh Ali Mustaghfirin, mengalami kerusakan. Ali kemudian menghubungi kantor PT WWPI untuk meminta bantuan mekanik untuk memperbaiki alat berat yang dioperasikannya.

Baca Juga :  Polres Siap Amankan Perayaan Natal dan Pergantian Tahun

Tidak lama kemudian, Junaidi Ritonga datang ke lokasi kejadian untuk memperbaiki mesin alat berat itu. “Saat melakukan perbaikan, Junaidi Ritonga sempat menyuruh Ali Mustaghfirin untuk menarik gas mesin dengan posisi gigi mesin netral. Namun tiba-tiba buldoser tersebut berjalan dan menabrak Junaidi,” katanya, kemarin (18/10).

Dia menjelaskan, posisi korban sebelum tertabrak sedang jongkok di bawah kendaraan, sehingga langsung mengenai kepala korban. “Korban yang baru seminggu bekerja di perusahaan tersebut langsung meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala,” ungkapnya.

Berdasarkan saksi mata di lokasi kejadian, Frederikus, lanjut Agung, sesaat sebelum kecelakaan korban mengecek beberapa bagian mesin dengan posisi jongkok dan tepat berada di jalur trek rantai buldoser. Korban sempat menyuruh operator untuk menyalakan mesin. “Saksi melihat sendiri operator menyalakan mesin dengan posisi gigi mesin netral, namun tiba tiba saja buldozer bergerak dan langsung menabrak tubuh korban sehingga korban terjatuh dan posisi kepala korban terlindas buldoser,” lanjutnya.

Baca Juga :  Anggap Pemilik Tersus Ilegal Tantang Pemda

Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ageosdjam Ketapanh untuk dilakukan otopsi. Korban merupakan warga Jalan Jendral Sudirman, Gang Surya, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Kabupaten Dumai, Sumatera Utara. Kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Marau. Polisi masih mengumpulan keterangan dari saksi, termasuk operator buldoser. (afi)

AIR UPAS – Seorang mekanik tewas terlindas buldoser yang hendak diperbaikinya. Junaidi Ritonga (41), tewas dengan luka parah di kepala. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas pada Jumat (15/10) sekitar pukul 21.17 WIB.

Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, melalui Kapolsek Marau, IPTU Agung Suwito, mengatakan peristiwa itu terjadi di area perusahaan PT Wira Wisesa Pratama Indonesia (WWPI ) tepatnya di lokasi blok Pesanggaran, Hamparan 16 Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas.

Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat salah satu unit alat berat buldoser milik PT WWPI yang dioperasikan oleh Ali Mustaghfirin, mengalami kerusakan. Ali kemudian menghubungi kantor PT WWPI untuk meminta bantuan mekanik untuk memperbaiki alat berat yang dioperasikannya.

Baca Juga :  Dosen Politap Raih Hak Paten Pemanfaatan Tailing Bauksit  

Tidak lama kemudian, Junaidi Ritonga datang ke lokasi kejadian untuk memperbaiki mesin alat berat itu. “Saat melakukan perbaikan, Junaidi Ritonga sempat menyuruh Ali Mustaghfirin untuk menarik gas mesin dengan posisi gigi mesin netral. Namun tiba-tiba buldoser tersebut berjalan dan menabrak Junaidi,” katanya, kemarin (18/10).

Dia menjelaskan, posisi korban sebelum tertabrak sedang jongkok di bawah kendaraan, sehingga langsung mengenai kepala korban. “Korban yang baru seminggu bekerja di perusahaan tersebut langsung meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala,” ungkapnya.

Berdasarkan saksi mata di lokasi kejadian, Frederikus, lanjut Agung, sesaat sebelum kecelakaan korban mengecek beberapa bagian mesin dengan posisi jongkok dan tepat berada di jalur trek rantai buldoser. Korban sempat menyuruh operator untuk menyalakan mesin. “Saksi melihat sendiri operator menyalakan mesin dengan posisi gigi mesin netral, namun tiba tiba saja buldozer bergerak dan langsung menabrak tubuh korban sehingga korban terjatuh dan posisi kepala korban terlindas buldoser,” lanjutnya.

Baca Juga :  Cawabup Sahrani: Kita Akan Bangun Jalanan Ketapang

Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ageosdjam Ketapanh untuk dilakukan otopsi. Korban merupakan warga Jalan Jendral Sudirman, Gang Surya, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Kabupaten Dumai, Sumatera Utara. Kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Marau. Polisi masih mengumpulan keterangan dari saksi, termasuk operator buldoser. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/