alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Lima Orang Positif Covid-19 di Ketapang

KETAPANG – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Ketapang bertambah menjadi lima orang. Hal tersebut disampaikan langsung Juru Bicara Posko Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami, Rabu (22/4) siang. Kelimanya dipastikan dia, kini menjalani isolasi ketat di rumah sakit.

Rustami menjelaskan, tambahan empat kasus positif Covid-19 di antaranya tiga orang laki-laki dan satu perempuan. Dua di antaranya, sebut dia, adalah santri pondok pesantren di Kecamatan Benua Kayong. “Kedua santri tersebut masing-masing berusia 19 tahun dan berasal dari Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Nanga Tayap. Sementara dua kasus lagi adalah pasangan suami istri di Kecamatan Delta Pawan,” kata Rustami.

Rustami menjelaskan, dengan tambahan empat kasus konfirmasi positif Covid-19, maka total kasus positif di Ketapang menjadi lima kasus. “Mereka semua saat ini masih dirawat dan disolasi di RSUD dr Agoesdjam Ketapang dan kondisi dalam keadaan baik,” jelasnya.

Rustami menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan tracing terhadap keluarga dekat pasien positif. Pihaknya juga telah melakukan rapid test pertama dan hasilnya nonreaktif. Pihaknya akan kembali melakukan tes serupa kedua. Selain tes serupa kedua, pihaknya juga akan melakukan hal serupa secara luas dengan hasil tracing di cluster-cluster.

“Nanti akan dilakukan rapid test di beberapa tempat di antaranya di Mulia Baru, Tuan-Tuan, Pondok Pesantren Attaqwa, Sindor, Muara Kayong, dan Marau. Tes ini akan lebih ditekankan kepada orang yang pernah kontak dengan pasien positif. Rapid test akan kita lakukan ketika rapid test telah datang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasien Usia 95 tahun Sembuh

Selain tambahan kasus positif, pada Rabu (22/4), diungkapkan dia, juga ada tambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak enam orang. Satu di antranya, menurut dia, merupakan hasil rapid test reaktif. Selanjutnya PDP tersebut akan dilakukan mereka pengambilan swab. “Untuk PDP dengan tambahan enam orang totalnya sampai hari ini berjumlah 32 orang, dengan rincian laki-laki berjumlah 20 orang dan wanita 12 orang,” paparnya.

Ke-32 PDP tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Di antaranya, sebut dia, Kecamatan Delta Pawan sebanyak enam orang, Kecamatan Nanga Tayap (enam orang), Kecamatan Benua Kayong (11 orang), Kecamatan Sungai Melayu Rayak (tiga orang), Kecamatan Muara Pawan (satu orang), Kecamatan Marau (satu orang), serta Kecamatan Sandai, tiga orang.

Baca Juga :  Ratusan Rumah Terendam di Simpang Dua

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) diakui dia, bertambah sebanyak 69 orang. Mereka semuanya, menurut dia, merupakan warga yang baru datang dari wilayah terjangkit tanpa gejala dan dijadikan ODP sesuai Surat Edaran Gubernur Kalbar tertanggal 13 April 2020. “Total ODP sampai hari ini 497 orang. Sedangkan ODP yang selesai pantau berjumlah 112 orang,” tambah Rustami.

Rustami meminta agar masyarakat berperan aktif dalam penanganan Covid-19 ini. Selain menjalankan instruksi dan imbauan pemerintah, masyarakat diminta dia untuk sadar melaporkan diri ke Posko Covid-18 ketika baru tiba dari perjalanan dari luar Kalimantan Barat atau wilayah terjangkit. “Termasuk masyarakat yang kontak dengan pasien positif, maka harus berkata jujur kepada petugas medis,” harapnya. (afi)

KETAPANG – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Ketapang bertambah menjadi lima orang. Hal tersebut disampaikan langsung Juru Bicara Posko Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami, Rabu (22/4) siang. Kelimanya dipastikan dia, kini menjalani isolasi ketat di rumah sakit.

Rustami menjelaskan, tambahan empat kasus positif Covid-19 di antaranya tiga orang laki-laki dan satu perempuan. Dua di antaranya, sebut dia, adalah santri pondok pesantren di Kecamatan Benua Kayong. “Kedua santri tersebut masing-masing berusia 19 tahun dan berasal dari Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Nanga Tayap. Sementara dua kasus lagi adalah pasangan suami istri di Kecamatan Delta Pawan,” kata Rustami.

Rustami menjelaskan, dengan tambahan empat kasus konfirmasi positif Covid-19, maka total kasus positif di Ketapang menjadi lima kasus. “Mereka semua saat ini masih dirawat dan disolasi di RSUD dr Agoesdjam Ketapang dan kondisi dalam keadaan baik,” jelasnya.

Rustami menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan tracing terhadap keluarga dekat pasien positif. Pihaknya juga telah melakukan rapid test pertama dan hasilnya nonreaktif. Pihaknya akan kembali melakukan tes serupa kedua. Selain tes serupa kedua, pihaknya juga akan melakukan hal serupa secara luas dengan hasil tracing di cluster-cluster.

“Nanti akan dilakukan rapid test di beberapa tempat di antaranya di Mulia Baru, Tuan-Tuan, Pondok Pesantren Attaqwa, Sindor, Muara Kayong, dan Marau. Tes ini akan lebih ditekankan kepada orang yang pernah kontak dengan pasien positif. Rapid test akan kita lakukan ketika rapid test telah datang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Food Estate Berikan Multipliereffect

Selain tambahan kasus positif, pada Rabu (22/4), diungkapkan dia, juga ada tambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak enam orang. Satu di antranya, menurut dia, merupakan hasil rapid test reaktif. Selanjutnya PDP tersebut akan dilakukan mereka pengambilan swab. “Untuk PDP dengan tambahan enam orang totalnya sampai hari ini berjumlah 32 orang, dengan rincian laki-laki berjumlah 20 orang dan wanita 12 orang,” paparnya.

Ke-32 PDP tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Di antaranya, sebut dia, Kecamatan Delta Pawan sebanyak enam orang, Kecamatan Nanga Tayap (enam orang), Kecamatan Benua Kayong (11 orang), Kecamatan Sungai Melayu Rayak (tiga orang), Kecamatan Muara Pawan (satu orang), Kecamatan Marau (satu orang), serta Kecamatan Sandai, tiga orang.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Jangan Jadi Alasan Perusahaan PHK Karyawan

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) diakui dia, bertambah sebanyak 69 orang. Mereka semuanya, menurut dia, merupakan warga yang baru datang dari wilayah terjangkit tanpa gejala dan dijadikan ODP sesuai Surat Edaran Gubernur Kalbar tertanggal 13 April 2020. “Total ODP sampai hari ini 497 orang. Sedangkan ODP yang selesai pantau berjumlah 112 orang,” tambah Rustami.

Rustami meminta agar masyarakat berperan aktif dalam penanganan Covid-19 ini. Selain menjalankan instruksi dan imbauan pemerintah, masyarakat diminta dia untuk sadar melaporkan diri ke Posko Covid-18 ketika baru tiba dari perjalanan dari luar Kalimantan Barat atau wilayah terjangkit. “Termasuk masyarakat yang kontak dengan pasien positif, maka harus berkata jujur kepada petugas medis,” harapnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/