alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Dorong Perda Perlindungan Perempuan

KETAPANG – Peringatan Hari Kartini diharapkan menjadi momentum untuk para perempuan ikut ambil peran dalam aspek kehidupan. Hal itu disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Mia Gayatri.

Satu dari tiga perempuan yang duduk di DPRD Ketapang ini berharap dan berpesan agar perempuan, khususnya generasi muda di Ketapang, untuk terus termotivasi meraih mimpi dan jangan berhenti untuk meraih cita-cita yang diimpikan. “R.A. Kartini merupakan sosok pahlawan Indonesia yang memperjuangkan hak-hak perempuan Tanah Air. Tanpanya, mungkin perempuan masa kini masih terbelenggu dalam kebodohan,” katanya.

Sepeninggal Kartini, lanjut Mia, Indonesia tak begitu saja kehilangan para pejuang perempuannya. Di masa kini lahirlah sosok-sosok Kartini modern yang menginspirasi. “Di Ketapang sendiri terdapat sosok-sosok perempuan berjiwa Kartini modern dengan latar belakang profesi yang berbeda,” jelasnya.

Legislator Partai Golkar ini menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya agar perempuan, khususnya generasi muda di Ketapang untuk terus termotivasi meraih mimpi. “Sebenarnya panyak perempuan-perempuan yang punya potensi, cuma belum berani menunjukkan. Untuk anggota DPRD saat ini baru ada tiga orang wakil perempuan dari 45 kursi di DPRD Ketapang. Saya harap untuk tahun 2024, minimal ada enam kursi wakil perempuan di DPRD Ketapang,” harapnya.

Baca Juga :  Kepemimpinan Perempuan adalah Kepemimpinan Berorientasi Pemberdayaan

Saat ini dia bersama dengan legislator perempuan lainnya juga tengah mendorong Peraturan Daerah (Perda) tentang Peranan Perempuan Dalam Menegakan Keadilan Supremasi Hukum. Serta masalah sosial dalam pelecehan seksual di kalangan masyarakat yang tingkatan ekonomi ke bawah. Perda ini perlu dibentuk lantaran banyak kejadian hukum lemah bagi kalangan perempuan.

“Saya bersama dengan kawan-kawan sedang membahas persoalan KDRT, asusila terhadap perempuan. Kita sedang berusaha untuk memberikan perlindungan untuk itu. Semoga kita bisa bekerja sama dengan pihak terkait untuk segera menerbitkan Perda tentang perlindungan perempuan,” ungkapnya.

Dia juga berharap dalam peringatan Hari Kartini ini menjadi momen bagi para perempuan. Di antaranya memotivasi agar bisa memberi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, dirinya menggingatkan sebagai perempuan juga harus tetap menyadari kodratnya. “Misalnya kalau perempuan sebagai orang penting atau berkarier di instansi tertentu. Namun, harus tetap menyadari bahwa ia seorang istri, ibu dari anak-anaknya dan lain sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga :  Perempuan Rampas Mikrofon Khatib Salat Jumat Mujahidin Diduga Gangguan Jiwa

Anggota DPRD Ketapang, Tini, juga menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya agar perempuan menjadi inspirator dan berkualitas. “Jadilah perempuan sebagai inspirator kaum milenial yang berkualitas,” tegas legislator perempuan dari Partai Hanura itu.

Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Ketapang itu juga mengungkapkan, Kartini seorang pahlawan menjadi inspirasi wanita modorn Indonesia. Sebab itu, kaum perempuan sekarang harus terus berjuang meningkatkan kualitas diri. Sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dipandang sebelah mata. “Tapi perempuan sudah dipandang setara dan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Harkat dan martabat perempuan harus dihormati oleh semua kalangan,” ucapnya.

Menurutnya kesetaraan wanita saat ini juga sudah dapat dilihat pada berbagai aspek kehidupan. Di antaranya sudah banyak perempuan menempati posisi penting diberbagai instansi. “Saya berharap peringatan Hari Kartini menjadi momen bagi para perempuan. Di antaranya memotivasi agar bisa memberi warna dan sebagai motivator dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi saya menggingatkan sebagai perempuan juga harus tetap menyadari kodratnya. (afi)

KETAPANG – Peringatan Hari Kartini diharapkan menjadi momentum untuk para perempuan ikut ambil peran dalam aspek kehidupan. Hal itu disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Mia Gayatri.

Satu dari tiga perempuan yang duduk di DPRD Ketapang ini berharap dan berpesan agar perempuan, khususnya generasi muda di Ketapang, untuk terus termotivasi meraih mimpi dan jangan berhenti untuk meraih cita-cita yang diimpikan. “R.A. Kartini merupakan sosok pahlawan Indonesia yang memperjuangkan hak-hak perempuan Tanah Air. Tanpanya, mungkin perempuan masa kini masih terbelenggu dalam kebodohan,” katanya.

Sepeninggal Kartini, lanjut Mia, Indonesia tak begitu saja kehilangan para pejuang perempuannya. Di masa kini lahirlah sosok-sosok Kartini modern yang menginspirasi. “Di Ketapang sendiri terdapat sosok-sosok perempuan berjiwa Kartini modern dengan latar belakang profesi yang berbeda,” jelasnya.

Legislator Partai Golkar ini menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya agar perempuan, khususnya generasi muda di Ketapang untuk terus termotivasi meraih mimpi. “Sebenarnya panyak perempuan-perempuan yang punya potensi, cuma belum berani menunjukkan. Untuk anggota DPRD saat ini baru ada tiga orang wakil perempuan dari 45 kursi di DPRD Ketapang. Saya harap untuk tahun 2024, minimal ada enam kursi wakil perempuan di DPRD Ketapang,” harapnya.

Baca Juga :  Latih Petani Sistem Filterisasi Air untuk Ternah Lele

Saat ini dia bersama dengan legislator perempuan lainnya juga tengah mendorong Peraturan Daerah (Perda) tentang Peranan Perempuan Dalam Menegakan Keadilan Supremasi Hukum. Serta masalah sosial dalam pelecehan seksual di kalangan masyarakat yang tingkatan ekonomi ke bawah. Perda ini perlu dibentuk lantaran banyak kejadian hukum lemah bagi kalangan perempuan.

“Saya bersama dengan kawan-kawan sedang membahas persoalan KDRT, asusila terhadap perempuan. Kita sedang berusaha untuk memberikan perlindungan untuk itu. Semoga kita bisa bekerja sama dengan pihak terkait untuk segera menerbitkan Perda tentang perlindungan perempuan,” ungkapnya.

Dia juga berharap dalam peringatan Hari Kartini ini menjadi momen bagi para perempuan. Di antaranya memotivasi agar bisa memberi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, dirinya menggingatkan sebagai perempuan juga harus tetap menyadari kodratnya. “Misalnya kalau perempuan sebagai orang penting atau berkarier di instansi tertentu. Namun, harus tetap menyadari bahwa ia seorang istri, ibu dari anak-anaknya dan lain sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketahanan Keluarga, Solusi 'Drama' Perempuan dan Anak

Anggota DPRD Ketapang, Tini, juga menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya agar perempuan menjadi inspirator dan berkualitas. “Jadilah perempuan sebagai inspirator kaum milenial yang berkualitas,” tegas legislator perempuan dari Partai Hanura itu.

Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Ketapang itu juga mengungkapkan, Kartini seorang pahlawan menjadi inspirasi wanita modorn Indonesia. Sebab itu, kaum perempuan sekarang harus terus berjuang meningkatkan kualitas diri. Sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dipandang sebelah mata. “Tapi perempuan sudah dipandang setara dan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Harkat dan martabat perempuan harus dihormati oleh semua kalangan,” ucapnya.

Menurutnya kesetaraan wanita saat ini juga sudah dapat dilihat pada berbagai aspek kehidupan. Di antaranya sudah banyak perempuan menempati posisi penting diberbagai instansi. “Saya berharap peringatan Hari Kartini menjadi momen bagi para perempuan. Di antaranya memotivasi agar bisa memberi warna dan sebagai motivator dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi saya menggingatkan sebagai perempuan juga harus tetap menyadari kodratnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/