alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Ungkap Ilegal Mining Polres Terima Penghargaan

KETAPANG – Kepolisian Resort (Polres) Ketapang mendapatkan penghargaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag-ESDM) Provinsi Kalimantan Barat atas penegakan hukum terhadap ilegal mining. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perindag ESDM Kalbar, Syarif Kamaruzaman, di Mapolres Ketapang, kemarin (27/10).

Syarif Kamaruzaman mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap jajaran Polres Ketapang dalam pemberantasan ilegal mining di wilayah Kabupaten Ketapang. “Pemberian penghargaan ini berdasarkan keterangan ahli bahwa terjadi trend signifikan dalam pengungkapan kasus Ilegal Mining oleh Polres Ketapang,” katanya, kemarin (27/10) sore.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus ilegal mining di Ketapang terbilang sangat baik. Hal ini terlihat dari apa yang disampaikan ahli bahwa pengungkapan kasus yang awalnya hanya menetapkan lima tersangka, meningkat menjadi 26 tersangka.

Baca Juga :  MTQ 2020, Prestasi Ketapang Diharapkan Meningkat

Kamaruzaman melanjutkan, upaya penegakan hukum harus terus dilakukan supaya penambangan bisa dilakukan secara legal sesuai prosedur yang ada. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupayen dapat memberikan solusi terbaik agar segera terwujudnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar penambangan dapat dilakukan secara benar.

“Tentunya ini tidak terlepas dari pembinaan dan pengawasan dari semua pihak terkait, dan ke depan sinergitas dapat dibangun secara kebersamaan agar sektor tambang dapat membantu daya ungkit ekonomi masyarakat, daerah dan bahkan negara,” tuturnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Dinas Perindag-ESDM Kalbar kepada pihaknya. Diakuinya penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan kerjasama dan sinergitas pihaknya dengan pihak terkait dalam penegakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Ketapang.

Baca Juga :  Suherman Ucapkan Terima Kasih

“Penghargaan ini menjadi motovasi bagi kami Polres Ketapang yang akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Ketapang khusunya dalam kami memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yani menambahkan, terkait dengan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), pihaknya mendorong pihak terkait baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi serta pihak lainnya, agar seluruh wilayah yang ada pertambangan rakyat agar bisa mendapatkan izin dan menjadi legal. “Tentunya semua sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (afi)

KETAPANG – Kepolisian Resort (Polres) Ketapang mendapatkan penghargaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag-ESDM) Provinsi Kalimantan Barat atas penegakan hukum terhadap ilegal mining. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perindag ESDM Kalbar, Syarif Kamaruzaman, di Mapolres Ketapang, kemarin (27/10).

Syarif Kamaruzaman mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap jajaran Polres Ketapang dalam pemberantasan ilegal mining di wilayah Kabupaten Ketapang. “Pemberian penghargaan ini berdasarkan keterangan ahli bahwa terjadi trend signifikan dalam pengungkapan kasus Ilegal Mining oleh Polres Ketapang,” katanya, kemarin (27/10) sore.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus ilegal mining di Ketapang terbilang sangat baik. Hal ini terlihat dari apa yang disampaikan ahli bahwa pengungkapan kasus yang awalnya hanya menetapkan lima tersangka, meningkat menjadi 26 tersangka.

Baca Juga :  Lestarikan Seni dan Budaya Lewat Musik

Kamaruzaman melanjutkan, upaya penegakan hukum harus terus dilakukan supaya penambangan bisa dilakukan secara legal sesuai prosedur yang ada. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupayen dapat memberikan solusi terbaik agar segera terwujudnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar penambangan dapat dilakukan secara benar.

“Tentunya ini tidak terlepas dari pembinaan dan pengawasan dari semua pihak terkait, dan ke depan sinergitas dapat dibangun secara kebersamaan agar sektor tambang dapat membantu daya ungkit ekonomi masyarakat, daerah dan bahkan negara,” tuturnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Dinas Perindag-ESDM Kalbar kepada pihaknya. Diakuinya penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan kerjasama dan sinergitas pihaknya dengan pihak terkait dalam penegakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Ketapang.

Baca Juga :  Suherman Ucapkan Terima Kasih

“Penghargaan ini menjadi motovasi bagi kami Polres Ketapang yang akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Ketapang khusunya dalam kami memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yani menambahkan, terkait dengan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), pihaknya mendorong pihak terkait baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi serta pihak lainnya, agar seluruh wilayah yang ada pertambangan rakyat agar bisa mendapatkan izin dan menjadi legal. “Tentunya semua sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/