alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Polres Perketat Akses Masuk ke Kota Ketapang

KETAPANG – Guna menghindari kemacetan dan kerumunan di Kota Ketapang saat malam pergantian tahun, Polres Ketapang akan menggelar operasi penyekatan. Seluruh ruas jalan yang akan masuk ke Kota Ketapang pun akan ditutup. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap aksi pawai keliling dan kerumunan warga, serta untuk menghindari kemacetan di pusat kota.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Ketapang dalam proses pengamanan malam tahun baru dan penegakan protokol kesehatan. “Yang jelas kami akan menggandeng Satpol PP beserta Dinas Perhubungan dalam rangka penyekatan ruas jalan masuk ke Kota Ketapang. Ini kita lakukan sebagai langkah pencegahan kerumunan dan kemacetan di Kota Ketapang,” katanya, kemarin (29/12).

Untuk penyekatan ruas jalan, Wuryantono mengatakan akan mulai memberlakukan penyekatan skala prioritas kepada seluruh pengendara yang akan masuk ke Kota Ketapang pada 31 Desember mulai pukuk 19.00 WIB. Hal ini diberlakukan mereka di seluruh akses jalan masuk ke pusat kota.

Baca Juga :  Benua Kayong Terendah Capaian Vaksinasi

“Untuk penyekatan sendiri, kami akan berlakukan mulai pukul 19.00 di malam pergantian tahun dengan skala prioritas. Di mana setiap warga yang melintas akan ditanya keperluannya memasuki Kota Ketapang, dan akan melarang seluruh kendaraan masuk ke Kota Ketapang tanpa alasan yang kuat,” tegasnya.

Selain itu, aparat kepolisian juga akan menggandeng Gugus Tugas Covid-19 dalam pembubaran kerumunan di kawasan wisata. “Kalau untuk kawasan wisata berada di luar pusat Kota Ketapang, tapi kita akan menggandeng Gugus Tugas Covid-19 dalam melakukan himbauan, bahkan pembubaran kerumunan, jika memang ditemukan. Sedangkan untuk penegakan hukumnya langsung dipimpin oleh Satpol PP. Kita hanya bersifat membekap saja,” ungkapnya.

Sedangkan untuk di dalam kota, lanjutnya, Polres Ketapang akan menerapkan sanksi sosial, bahkan denda kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan, berkerumun, dan akan memberikan sanksi kepada pemilik usaha yang tidak menerapkan prokes kepada para pengunjung. “Untuk dalam kota kami akan adakan patroli untuk mengimbau agar tidak terjadi kerumunan, dan akan memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak menggunakan masker, bahkan denda, serta akan ada sanksi tegas bagi pemilik usaha yang tidak menerapkan prokes kepada para pengunjung, seperti cafe dan warung kopi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Musancab PDIP Ricuh, Ada yang Lempar Kursi

Pusat Kota Ketapang dikelilingi oleh Sungai Pawan. Ada tiga jembatan penghubung yang menjadi akses masuk warga ke pusat Kota Ketapang. Polres Ketapang akan melakukan penyekatan di tiga akses masuk tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan terhadap warga yang akan masuk ke Kota Ketapang. (afi)

KETAPANG – Guna menghindari kemacetan dan kerumunan di Kota Ketapang saat malam pergantian tahun, Polres Ketapang akan menggelar operasi penyekatan. Seluruh ruas jalan yang akan masuk ke Kota Ketapang pun akan ditutup. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap aksi pawai keliling dan kerumunan warga, serta untuk menghindari kemacetan di pusat kota.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Ketapang dalam proses pengamanan malam tahun baru dan penegakan protokol kesehatan. “Yang jelas kami akan menggandeng Satpol PP beserta Dinas Perhubungan dalam rangka penyekatan ruas jalan masuk ke Kota Ketapang. Ini kita lakukan sebagai langkah pencegahan kerumunan dan kemacetan di Kota Ketapang,” katanya, kemarin (29/12).

Untuk penyekatan ruas jalan, Wuryantono mengatakan akan mulai memberlakukan penyekatan skala prioritas kepada seluruh pengendara yang akan masuk ke Kota Ketapang pada 31 Desember mulai pukuk 19.00 WIB. Hal ini diberlakukan mereka di seluruh akses jalan masuk ke pusat kota.

Baca Juga :  Terapkan e-Hibah, Silakan Buka Website

“Untuk penyekatan sendiri, kami akan berlakukan mulai pukul 19.00 di malam pergantian tahun dengan skala prioritas. Di mana setiap warga yang melintas akan ditanya keperluannya memasuki Kota Ketapang, dan akan melarang seluruh kendaraan masuk ke Kota Ketapang tanpa alasan yang kuat,” tegasnya.

Selain itu, aparat kepolisian juga akan menggandeng Gugus Tugas Covid-19 dalam pembubaran kerumunan di kawasan wisata. “Kalau untuk kawasan wisata berada di luar pusat Kota Ketapang, tapi kita akan menggandeng Gugus Tugas Covid-19 dalam melakukan himbauan, bahkan pembubaran kerumunan, jika memang ditemukan. Sedangkan untuk penegakan hukumnya langsung dipimpin oleh Satpol PP. Kita hanya bersifat membekap saja,” ungkapnya.

Sedangkan untuk di dalam kota, lanjutnya, Polres Ketapang akan menerapkan sanksi sosial, bahkan denda kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan, berkerumun, dan akan memberikan sanksi kepada pemilik usaha yang tidak menerapkan prokes kepada para pengunjung. “Untuk dalam kota kami akan adakan patroli untuk mengimbau agar tidak terjadi kerumunan, dan akan memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak menggunakan masker, bahkan denda, serta akan ada sanksi tegas bagi pemilik usaha yang tidak menerapkan prokes kepada para pengunjung, seperti cafe dan warung kopi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Delapan  Desa di Sungai Laur Terendam Banjir

Pusat Kota Ketapang dikelilingi oleh Sungai Pawan. Ada tiga jembatan penghubung yang menjadi akses masuk warga ke pusat Kota Ketapang. Polres Ketapang akan melakukan penyekatan di tiga akses masuk tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan terhadap warga yang akan masuk ke Kota Ketapang. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/