alexametrics
30 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Dua Unit Rumah Layak Huni Diserahkan ke Warga

SUNGAI RAYA – PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Kamis (2/9) resmi melakukan serah terima rumah layak huni (bedah rumah) yang dilakukannya untuk  dua kepala keluarga di Dusun Keramat Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya.

Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Akbar Putra Mardhika mengutarakan bedah rumah yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura II. “Jadi kami memiliki program kemitraan dan program bina lingkungan. Untuk bedah rumah ini merupakan salah satu program monumental dari program bina lingkungan yang rutin kami lakukan,” kata Akbar Putra Mardhika kepada wartawan usai menyerahkan rumah layak huni bagi dua Kepala Keluarga kurang mampu di Dusun Keramat Desa Kuala Dua.

Akbar merincinkan untuk pembangunan atau rehab total terhadap dua rumah dengan tipe 36 tersebut masing-masing sebesar Rp70 juta. “Jadi bangunan rumah semula kami robohkan dan kami bangun dari awal lagi.  Jadi jika dijumlahkan, untuk rehab total atau bedah rumah yang kami lakukan bagi dua rumah ini sebesar Rp140 juta,” jelasnya.

Selain di Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, lanjut Akbar, kegiatan bedah rumah juga dilakukan di 12 kantor cabang bandara PT. Angkasa Pura II. “Totalnya ada 37 unit rumah yang dibangun termasuk dua unit rumah yang kami bangun di kawasan Bandara Supadio ini,” jelasnya.

Menurutnya salah satu tujuan utama pembangunan atau bedah rumah yang dilakukan pihaknya untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. “Kami berharap dengan pembangunan rumah layak huni ini bisa membantu perekonomian masyarakat terutama di tengah pandemi dan tentunya bisa memberikan dampak positif lainnya bagi warga di sekitar Bandara Supadio,” terangnya.

Baca Juga :  Menerobos Semak Membawa Material

Untuk menentukan warga mana saja yang dinilai layak mendapatkan bantuan bedah rumah, kata Akbar pihaknya melakukan koordinasi bersama Dinas Sosial Kubu Raya. “Jadi agar tepat sasaran, dari data-data yang kami dapat di Dinas Sosial, kemudian kami survey ulang untuk pengecekan, dan setelah ditentukan rumah mana saja yang layak, baru langsung kami eksekusi untuk dilakukan bedah rumahnya,” ucap Akbar.

Selain bendah rumah lanjut Akbar, program TJSL Bandara Internasional Supadio yang rutin dilakukan pihaknya yakni program kemitraan. “Dalam program kemitraan ini kami memberikan bantuan dana bergulir bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan tujuan bisa memajukan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM. Dan untuk program kemitraan ini anggaran yang kami berikan pertahunnya sekitar Rp1,7 miliar,” paparnya.

Sedangkan untuk program bina lingkugan selain bantuan bedah rumah tambah Akbar, pihaknya juga memberikan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, bantuan terkait jika sewaktu-waktu terjadi bencanaalam dan sejenisnya.

Penerima bantuan bedah rumah, Usman mengaku sangat bersykur bisa menerima bantuan bedah rumah dari bandara. Sebelumnya rumah yang ditempatinya bersama sang istri memang diakui sudah sangat tidak layak huni. “Rumahh saya sebelum sebelum direhab atapnya sudah banyak yang bocor, dindingnya papan dan semestinya memang sudah harus direhab, namun karena kerjaan saya ini serabutan  dan penghasilan hanya pas-pasan membuat saya belum mampu memperbaikinya. Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterimakasih akhirnya bisa dibantu pihak bandara sehingga membuat rumah saya bisa kembali dibangun dengan kondisi yang jauh lebih baik,” ucap Usman dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada juga dikatakan penerima bantuan bedah rumah lainnya, Asnawati yang bersyukur lantaran keinganannya untuk mendapatkan rumah layak huni bisa terealisasi. “Sudah lama saya mau rehab rumah, namun apalah daya, dengan pekerjaan saya yang tidak tetap hanya menjadi pengrajin anyaman bakul sementara kebutuhan sehari-hari cukup besar, sehingga penghasilan saya belum bisa untuk memperbaiki rumah saya ini, makanya sangat bersyukuran dan berterimakasih melalui program bedah rumah dari Bandara Supadio ini akhirnya saya keinginan saya untuk mendapatkan rumah yang lebih baik dan layak huni bisa terwujud,” ungkap Asnawati.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kubu Raya Terima Sertifikat Tanah

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kubu Raya, Gandhi Satyagraha yang turut menghadiri serah terima bantuan bedah rumah tersebut mengapresiasi komitmen PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio yang sescara rutin berkontribusi membangun daerah melalui sejumlah program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dimiliki.

“Melalui kegiatan bedah rumah ini, kami nilai merupakan salah satu bentuk komitmen pihak bandara untuk terus berkontribusi meningkatkan kesejahatraan dan perekonomian masyarakat,” ucap Gandhi.

Dikesempatan yang sama, Gandhi mengaku Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga merasa terbantu dengan adanya program bedah rumah yang dilakukan pihak bandara, karena secara tak langsung katanya dengan kegiatan bedah rumah juga mempercepat pertumbuhan dan pembangunan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten juga memiliki program bedah rumah dari pemerintah pusat melalui Kementerian terkait, namun jumlahnya tentu terbatas. Nah, dengan adanya kegiatan sosial bedah rumah yang dilakukan pihak bandara dan perusahaan swasta lainnya di Kubu Raya tentunya akan meringankan dan sangat membantu pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan dan meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan tentunya kami berharap ke depan akan semakin banyak dan rutin pihak perusahaan BUMN dan perusahaan swastan lainnya yang beroperasi dan berinvestasi di Kubu Raya terus memiliki kumotmen kuat untuk terus berkontribusi membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan daerah,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Kamis (2/9) resmi melakukan serah terima rumah layak huni (bedah rumah) yang dilakukannya untuk  dua kepala keluarga di Dusun Keramat Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya.

Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Akbar Putra Mardhika mengutarakan bedah rumah yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura II. “Jadi kami memiliki program kemitraan dan program bina lingkungan. Untuk bedah rumah ini merupakan salah satu program monumental dari program bina lingkungan yang rutin kami lakukan,” kata Akbar Putra Mardhika kepada wartawan usai menyerahkan rumah layak huni bagi dua Kepala Keluarga kurang mampu di Dusun Keramat Desa Kuala Dua.

Akbar merincinkan untuk pembangunan atau rehab total terhadap dua rumah dengan tipe 36 tersebut masing-masing sebesar Rp70 juta. “Jadi bangunan rumah semula kami robohkan dan kami bangun dari awal lagi.  Jadi jika dijumlahkan, untuk rehab total atau bedah rumah yang kami lakukan bagi dua rumah ini sebesar Rp140 juta,” jelasnya.

Selain di Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, lanjut Akbar, kegiatan bedah rumah juga dilakukan di 12 kantor cabang bandara PT. Angkasa Pura II. “Totalnya ada 37 unit rumah yang dibangun termasuk dua unit rumah yang kami bangun di kawasan Bandara Supadio ini,” jelasnya.

Menurutnya salah satu tujuan utama pembangunan atau bedah rumah yang dilakukan pihaknya untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. “Kami berharap dengan pembangunan rumah layak huni ini bisa membantu perekonomian masyarakat terutama di tengah pandemi dan tentunya bisa memberikan dampak positif lainnya bagi warga di sekitar Bandara Supadio,” terangnya.

Baca Juga :  Tanam Mangrove Secara Digital 

Untuk menentukan warga mana saja yang dinilai layak mendapatkan bantuan bedah rumah, kata Akbar pihaknya melakukan koordinasi bersama Dinas Sosial Kubu Raya. “Jadi agar tepat sasaran, dari data-data yang kami dapat di Dinas Sosial, kemudian kami survey ulang untuk pengecekan, dan setelah ditentukan rumah mana saja yang layak, baru langsung kami eksekusi untuk dilakukan bedah rumahnya,” ucap Akbar.

Selain bendah rumah lanjut Akbar, program TJSL Bandara Internasional Supadio yang rutin dilakukan pihaknya yakni program kemitraan. “Dalam program kemitraan ini kami memberikan bantuan dana bergulir bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan tujuan bisa memajukan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM. Dan untuk program kemitraan ini anggaran yang kami berikan pertahunnya sekitar Rp1,7 miliar,” paparnya.

Sedangkan untuk program bina lingkugan selain bantuan bedah rumah tambah Akbar, pihaknya juga memberikan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, bantuan terkait jika sewaktu-waktu terjadi bencanaalam dan sejenisnya.

Penerima bantuan bedah rumah, Usman mengaku sangat bersykur bisa menerima bantuan bedah rumah dari bandara. Sebelumnya rumah yang ditempatinya bersama sang istri memang diakui sudah sangat tidak layak huni. “Rumahh saya sebelum sebelum direhab atapnya sudah banyak yang bocor, dindingnya papan dan semestinya memang sudah harus direhab, namun karena kerjaan saya ini serabutan  dan penghasilan hanya pas-pasan membuat saya belum mampu memperbaikinya. Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterimakasih akhirnya bisa dibantu pihak bandara sehingga membuat rumah saya bisa kembali dibangun dengan kondisi yang jauh lebih baik,” ucap Usman dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada juga dikatakan penerima bantuan bedah rumah lainnya, Asnawati yang bersyukur lantaran keinganannya untuk mendapatkan rumah layak huni bisa terealisasi. “Sudah lama saya mau rehab rumah, namun apalah daya, dengan pekerjaan saya yang tidak tetap hanya menjadi pengrajin anyaman bakul sementara kebutuhan sehari-hari cukup besar, sehingga penghasilan saya belum bisa untuk memperbaiki rumah saya ini, makanya sangat bersyukuran dan berterimakasih melalui program bedah rumah dari Bandara Supadio ini akhirnya saya keinginan saya untuk mendapatkan rumah yang lebih baik dan layak huni bisa terwujud,” ungkap Asnawati.

Baca Juga :  488 Personel TNI Berangkat ke Kongo, Jalankan Misi Perdamaian Dunia

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kubu Raya, Gandhi Satyagraha yang turut menghadiri serah terima bantuan bedah rumah tersebut mengapresiasi komitmen PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio yang sescara rutin berkontribusi membangun daerah melalui sejumlah program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dimiliki.

“Melalui kegiatan bedah rumah ini, kami nilai merupakan salah satu bentuk komitmen pihak bandara untuk terus berkontribusi meningkatkan kesejahatraan dan perekonomian masyarakat,” ucap Gandhi.

Dikesempatan yang sama, Gandhi mengaku Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga merasa terbantu dengan adanya program bedah rumah yang dilakukan pihak bandara, karena secara tak langsung katanya dengan kegiatan bedah rumah juga mempercepat pertumbuhan dan pembangunan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten juga memiliki program bedah rumah dari pemerintah pusat melalui Kementerian terkait, namun jumlahnya tentu terbatas. Nah, dengan adanya kegiatan sosial bedah rumah yang dilakukan pihak bandara dan perusahaan swasta lainnya di Kubu Raya tentunya akan meringankan dan sangat membantu pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan dan meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan tentunya kami berharap ke depan akan semakin banyak dan rutin pihak perusahaan BUMN dan perusahaan swastan lainnya yang beroperasi dan berinvestasi di Kubu Raya terus memiliki kumotmen kuat untuk terus berkontribusi membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan daerah,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/