alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Evaluasi dan Optimalkan Pembangunan Kubu Raya

SUNGAI RAYA   Lebih dari satu dekade usia Kabupaten Kubu Raya. Cukup banyak pertumbuhan pembangunan yang telah terealisasi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini. Untuk terus mendorong optimalisasi pembangunan dan kemajuannya sekaligus menggali beragam potensi daerah yang ada, Pemkab Kubu Raya menggelar Talkshow Kubu Raya Economic Outlook.

“Talkshow dengan menghadirkan banyak kalangan seperti akademisi, wirausaha, NGO dan sejumah pihak lainnya ini bertujuan untuk mendapatkan masukan perspektif banyak pihak sehingga beragam potensiyang ada masih bisa terus dimaksimalkan untuk diberdayakan dan dikembangkan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan usai menghadiri Talkshow Kubu Raya Economic Outlook di Qubu Resort, Senin (3/2).

Untuk mendorong percepatan pembangunan di kabupaten dengan 9 kecamatan ini, Muda mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi dan terobosan kebijikan, misalnya mempermuda beragam perizinan. “Dengan kian mudahnya proses perizinan, maka diharapkan bisa mempercepat masuknya investasi di Kubu Raya,” ujarnya.

Tak hanya usaha besar yang didorong untuk dipermudah perizinannya, namun kata Muda perizinan disektor Usaha Mikro Kecil Menengah juga didorong kemudahan perizinan usahanya, sehingga diharapkan bisa meningkatkan gairan sektor usaha bagi masyarakat di Kubu Raya.

Baca Juga :  Kembali Rotasi Eselon II, III dan IV

Menurut Muda, kemudahan perizinan yang akan diberikan selain mengoptimalkan iklim investasi juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat. Muda melihat kondisi geografis Kubu Raya saat ini sangat strategis lantaran berdekatan dan berbatasa langsung dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat.

“Tidak hanya itu, Kubu Raya juga terletak diantar tiga pintu masuk ke Kalbar yakni melalui darat, laut dan udara, sehingga membuat Kubu Raya memiliki Potensi besar untuk bisa berinvestasi,” paparnya.

Unntuk memaksimalkan iklim investasi tersebut, Pemernitah Kubu Raya, kata dia, akan terus memperkuat berbagai kebijakan untuk industri hilirisasi, sehingga setiap produk yang dihasilkan masyarakat bisa terserap maksimal dan pada akhirnya mampu mendongkrak produktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Pengembangan Wisata Ekologi

Kepala Bapeda Kubu Raya, Amini Maros menambahkan, saat ini Kubu Raya sudah lebih dari satu dekade, sehingga banyak hal yang terjadi dalam pembangunan. Mengenai ancaman dan peluang termasuk kebijakan pemerintah kata dia perlu mendapatkan perhatian dalam konteks menyesuaikan perencanaan pembangunan di daerah dengan pembangunan di tingkat nasional.

Amini Maron mengatakan pemetaan ekonomi dalam mendukung pembangunan Kubu Raya ke depan perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak agar setiap kebiajkan program pembangunan yang dibuat bisa tepat sasaran.

“Beberapa hal penting dalam pembangunan ekonomi Nasional kita catat antara lain mengenai persiapan bonus demografi nasional tahun 2030, revolusi industri 4.0 dimana Indonesia dan Kubu Raya perlu memanfaatkan peluang ini dalam mempercepat pembangunan dan perekonomian di daerah,” ungkapnya.

Melalui talkshow tersebut diharapkannya, setiap SKPD yang ada di Kubu Raya serta pihak trekait lainnya bisa mendapatkan masukan terkait program kerja yang akan dibuat kedepan. (ash)

SUNGAI RAYA   Lebih dari satu dekade usia Kabupaten Kubu Raya. Cukup banyak pertumbuhan pembangunan yang telah terealisasi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini. Untuk terus mendorong optimalisasi pembangunan dan kemajuannya sekaligus menggali beragam potensi daerah yang ada, Pemkab Kubu Raya menggelar Talkshow Kubu Raya Economic Outlook.

“Talkshow dengan menghadirkan banyak kalangan seperti akademisi, wirausaha, NGO dan sejumah pihak lainnya ini bertujuan untuk mendapatkan masukan perspektif banyak pihak sehingga beragam potensiyang ada masih bisa terus dimaksimalkan untuk diberdayakan dan dikembangkan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan usai menghadiri Talkshow Kubu Raya Economic Outlook di Qubu Resort, Senin (3/2).

Untuk mendorong percepatan pembangunan di kabupaten dengan 9 kecamatan ini, Muda mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi dan terobosan kebijikan, misalnya mempermuda beragam perizinan. “Dengan kian mudahnya proses perizinan, maka diharapkan bisa mempercepat masuknya investasi di Kubu Raya,” ujarnya.

Tak hanya usaha besar yang didorong untuk dipermudah perizinannya, namun kata Muda perizinan disektor Usaha Mikro Kecil Menengah juga didorong kemudahan perizinan usahanya, sehingga diharapkan bisa meningkatkan gairan sektor usaha bagi masyarakat di Kubu Raya.

Baca Juga :  Sekarang MRI dan CT-Scan RS Kartika Husada Bisa Gunakan BPJS Kesehatan

Menurut Muda, kemudahan perizinan yang akan diberikan selain mengoptimalkan iklim investasi juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat. Muda melihat kondisi geografis Kubu Raya saat ini sangat strategis lantaran berdekatan dan berbatasa langsung dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat.

“Tidak hanya itu, Kubu Raya juga terletak diantar tiga pintu masuk ke Kalbar yakni melalui darat, laut dan udara, sehingga membuat Kubu Raya memiliki Potensi besar untuk bisa berinvestasi,” paparnya.

Unntuk memaksimalkan iklim investasi tersebut, Pemernitah Kubu Raya, kata dia, akan terus memperkuat berbagai kebijakan untuk industri hilirisasi, sehingga setiap produk yang dihasilkan masyarakat bisa terserap maksimal dan pada akhirnya mampu mendongkrak produktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Nyepi di Pura Giri Pati Mulawarman

Kepala Bapeda Kubu Raya, Amini Maros menambahkan, saat ini Kubu Raya sudah lebih dari satu dekade, sehingga banyak hal yang terjadi dalam pembangunan. Mengenai ancaman dan peluang termasuk kebijakan pemerintah kata dia perlu mendapatkan perhatian dalam konteks menyesuaikan perencanaan pembangunan di daerah dengan pembangunan di tingkat nasional.

Amini Maron mengatakan pemetaan ekonomi dalam mendukung pembangunan Kubu Raya ke depan perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak agar setiap kebiajkan program pembangunan yang dibuat bisa tepat sasaran.

“Beberapa hal penting dalam pembangunan ekonomi Nasional kita catat antara lain mengenai persiapan bonus demografi nasional tahun 2030, revolusi industri 4.0 dimana Indonesia dan Kubu Raya perlu memanfaatkan peluang ini dalam mempercepat pembangunan dan perekonomian di daerah,” ungkapnya.

Melalui talkshow tersebut diharapkannya, setiap SKPD yang ada di Kubu Raya serta pihak trekait lainnya bisa mendapatkan masukan terkait program kerja yang akan dibuat kedepan. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/