alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Prioritaskan Profesi Petani Milenial

SUNGAI RAYA – “Profesi petani milenial bisa kian digandrungi dan menjadi cita-cita utama masyarakat Kubu Raya,” ucap Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbidi. Ungkapan tersebut disampaikan dia Selasa (3/8), usai menghadiri Panen Padi Varietas Unggul (VUB) Balitbang Kementan RI di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

Wamentan mengapresiasi upaya dan kerja keras petani yang mampu mendorong peningkatan produktivitas panen padi di desa setempat tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Wamentan didampingi Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari, untuk melihat langsung hasil peningkatan dari produk varietas padi Inpari 36, 37, dan 46, yang ditanam kelompok tani Desa Parit Baru.

“Hasil panennya sangat memuaskan dan ini tentunya merupakan hasil kerja keras petani yang dikawal pemerintah dan tentunya hal ini terus didorong agar para petani tetap bersemangat untuk terus berporduktivitas dan benar-benar menjalani profesinya dengan baik,” kata Harvick Hasnul Qolbidi, Selasa (3/8) usai menghadiri Panen Padi Varietas Unggul (VUB) Balitbang Kementan RI di Desa Parit Baru.

Harvick mengakui masih banyak yang perlu dibenahi, diperbaiki dan dimaksimalkan dalam mengelola sektor pertanian, misalnya saja, terkait ketersediaan pupuk bagi petani.”Keluhan terkait pupuk ini kerap saya temukan hampir disetiap kunjungan kerja saya ke daerah. Dan ini menjadi salah satu tantangan bagi kita di daerah. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana menjaga agar distrbusinya bisa berjalan dengan baik. Begitu juga dengan alat dan mesin pertanian (Alsintan),” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Buka Workshop CEO Desa Menanjak

Kementerian Pertanian sendiri lanjutnya juga sudah sangat terbuka dalam upaya pengembangan sektor pertanian. Harvick mengajak untuk mediskusikan persoalan yang ada di masing-masing daerah.

Menurutnya, pemerintah sangat membela petani. Dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, kata dia, bahkan pemerintah dan DPR terus berdiskusi terkait pertanian, untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan optimistis hasil produktivitas pertanian di Kubu Raya akan terus meningkat. Salah satu indikasinya, kata Muda, bisa dilihat dari hasil panen padi varietas Inpari 36, 37 dan 46 yang sangat menggembirakan. “Saya optimis hasil produktitivitas pertanian di Kubu Raya terus meningkat yang terpenting para petani di Kubu Raya bisa terus fokus untuk memaksimalkan pengembangan hasil pertaniannya,” ucap Muda.

Baca Juga :  MINAMAS Plantation Integrasikan Kemandirian Ekonomi

Muda menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya juga akan terus mendorong agar hasil produksi padi para petani ini bisa dipasarkan lebih cepat, supaya terserap. “Untuk pemasarannya selain melalui kelompok-kelompok tani dan KTNA, kita dari pemerintah kabupaten juga memasarkan dengan membangun pasar sistemik,” jelas Muda.

Muda melihat hasil panen dari varietas inpari 36, 37, dan 46 ini merupakan hasil riset yang sangat baik. Karena, dia menambahkan, hasil yang sangat memuaskan sehingga dimeyakini produktivitas pertanian akan terus meningkat.

“Untuk lahannya, akan kami jaga melalui kebijakan lokal, malalui RDTR dan juga untuk areal tanam bekelanjutan itu juga terus kita petakan. Karena konsekuansi dari pembangunan itu memang ada,” ungkapnya.

Muda tidak memungkiri semakin pesatnya pembangunan secara tak langsung juga membuat potensi lahan pertanian secara bertahap, akan tergerus. “Agar lahan pertanian ini bisa terus terjaga, maka kami dorong untuk terus disiapkan dan dijaga agar area lahan pertanian yang ada bisa terus dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pertanian,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – “Profesi petani milenial bisa kian digandrungi dan menjadi cita-cita utama masyarakat Kubu Raya,” ucap Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbidi. Ungkapan tersebut disampaikan dia Selasa (3/8), usai menghadiri Panen Padi Varietas Unggul (VUB) Balitbang Kementan RI di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

Wamentan mengapresiasi upaya dan kerja keras petani yang mampu mendorong peningkatan produktivitas panen padi di desa setempat tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Wamentan didampingi Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari, untuk melihat langsung hasil peningkatan dari produk varietas padi Inpari 36, 37, dan 46, yang ditanam kelompok tani Desa Parit Baru.

“Hasil panennya sangat memuaskan dan ini tentunya merupakan hasil kerja keras petani yang dikawal pemerintah dan tentunya hal ini terus didorong agar para petani tetap bersemangat untuk terus berporduktivitas dan benar-benar menjalani profesinya dengan baik,” kata Harvick Hasnul Qolbidi, Selasa (3/8) usai menghadiri Panen Padi Varietas Unggul (VUB) Balitbang Kementan RI di Desa Parit Baru.

Harvick mengakui masih banyak yang perlu dibenahi, diperbaiki dan dimaksimalkan dalam mengelola sektor pertanian, misalnya saja, terkait ketersediaan pupuk bagi petani.”Keluhan terkait pupuk ini kerap saya temukan hampir disetiap kunjungan kerja saya ke daerah. Dan ini menjadi salah satu tantangan bagi kita di daerah. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana menjaga agar distrbusinya bisa berjalan dengan baik. Begitu juga dengan alat dan mesin pertanian (Alsintan),” jelasnya.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, Rangkul Lebih Banyak Generasi Muda

Kementerian Pertanian sendiri lanjutnya juga sudah sangat terbuka dalam upaya pengembangan sektor pertanian. Harvick mengajak untuk mediskusikan persoalan yang ada di masing-masing daerah.

Menurutnya, pemerintah sangat membela petani. Dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, kata dia, bahkan pemerintah dan DPR terus berdiskusi terkait pertanian, untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan optimistis hasil produktivitas pertanian di Kubu Raya akan terus meningkat. Salah satu indikasinya, kata Muda, bisa dilihat dari hasil panen padi varietas Inpari 36, 37 dan 46 yang sangat menggembirakan. “Saya optimis hasil produktitivitas pertanian di Kubu Raya terus meningkat yang terpenting para petani di Kubu Raya bisa terus fokus untuk memaksimalkan pengembangan hasil pertaniannya,” ucap Muda.

Baca Juga :  Wabup Buka Workshop CEO Desa Menanjak

Muda menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya juga akan terus mendorong agar hasil produksi padi para petani ini bisa dipasarkan lebih cepat, supaya terserap. “Untuk pemasarannya selain melalui kelompok-kelompok tani dan KTNA, kita dari pemerintah kabupaten juga memasarkan dengan membangun pasar sistemik,” jelas Muda.

Muda melihat hasil panen dari varietas inpari 36, 37, dan 46 ini merupakan hasil riset yang sangat baik. Karena, dia menambahkan, hasil yang sangat memuaskan sehingga dimeyakini produktivitas pertanian akan terus meningkat.

“Untuk lahannya, akan kami jaga melalui kebijakan lokal, malalui RDTR dan juga untuk areal tanam bekelanjutan itu juga terus kita petakan. Karena konsekuansi dari pembangunan itu memang ada,” ungkapnya.

Muda tidak memungkiri semakin pesatnya pembangunan secara tak langsung juga membuat potensi lahan pertanian secara bertahap, akan tergerus. “Agar lahan pertanian ini bisa terus terjaga, maka kami dorong untuk terus disiapkan dan dijaga agar area lahan pertanian yang ada bisa terus dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pertanian,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/