alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Disnakertans KKR gelar Pelatihan Las Listrik, Solusi Masih Tingginya Angka Pengangguran

SUNGAI RAYA— Masih cukup tingginya angka pengangguran di Kubu Raya menjadi perhatian bagi pemerintah daerah setempat. Untuk mengatasi masih tingginya angka pengangguran ini, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kubu Raya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kubu Raya menggelar pelatihan las listrik selama 10 hari mulai 4-13 November 2021.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya, Heri Suprianto menerangkan pelatihan yang digelar pihaknya dimaksudkan untuk membekali keterampilan beserta alat kerja agar peserta dapat menangkap peluang usaha, mengembangkan usaha, maupun berwirausaha.

“Adapun tujuan pelatihan yakni memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi melalui penciptaan prakondisi agar mempunyai keberdayaan melakukan usaha dan menghasilkan nilai ekonomi,” kata Heri usai menghadiri pembukaan pelatihan las listrik, Rabu (3/11) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Pada pelatihan yang diikuti sebanyak 20 peserta dari 6 kecamatan di Kubu Raya ini, kata Heri juga bertujuan untuk memfasilitasi prakondisi yang mendorong terjadinya perputaran uang transaksi yang dominan internal di Kabupaten Kubu Raya. Pelatihan juga untuk mengimplementasikan resolusi kebijakan Bupati Kubu Raya, yaitu fasilitasi kebijakan pengembangan model peningkatan kemandirian ekonomi dan daya beli keluarga sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kubu Raya Tahun 2019-2024.

Baca Juga :  Oknum Kades Cabul Terancam Dipecat

“Masing-masing peserta pelatihan diberikan bantuan alat kerja berupa seperangkat alat mengelas listrik terdiri atas mesin las listrik, mesin gerinda listrik, bor tangan listrik, helm las, helm kerja, pelindung dada, penggaris siku, meteran, sepatu kerja safety, dan kacamata las. Peserta juga mendapatkan bahan-bahan praktik,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam mengakui hingga saat ini angka pengangguran terbuka di Kubu Raya cukup tinggi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, katanya memang diperlukan sinergi untuk bersama-sama mengatasinya.

“Salah satu cara untuk mengatasi masih tingginya angka pengangguran ini yakni melakukan penguatan peningkatan kompetensi dari masyarakat kita, yakni memberikan pelatihan agar bisa tumbuh bersaing. Sehingga mengurangi permasalahan-permasalahan terkait pengangguran terbuka. Juga mengatasi masalah-masalah ekonomi dan kesejahteraan di masyarakat kita,” ucap Yusran usai membuka kegiatan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Gelar Lomba MTQ dan Azan Daring

Menurut Yusran, upaya peningkatan kompetensi dilakukan berdasarkan potensi kompetensi yang ada di masing-masing masyarakat. Dia berharap nantinya pelatihan-pelatihan yang digelar dapat diperluas sesuai kebutuhan masyarakat yang multisektor baik di Kubu Raya maupun luar Kubu Raya.

“Kami berharap banyak kepada para peserta pelatihan ini. Karena bangsa ini akan sukses  dan makmur jika banyak wirausahawan. Terlebih di era digitalisasi dan era bonus demografi di mana persaingan semakin ketat,” imbuhnya.

Yusran juga menginginkan alumni pelatihan ke depannya dapat membangun tim kerja yang solid. Alih-alih bersaing sesama alumni.

“Bersatu membangun jaringan sampai ke kecamatan-kecamatan. Jangan keduluan orang lain yang masuk kesana. Di era sekarang ini jaringan atau network itu sangat diperlukan. Minimal bisa saling dukung karena dengan kerja sama ini akan menjadi lebih besar,” tuturnya.

Ia menambahkan, alumni pelatihan juga dituntut untuk inovatif.

“Kalau tidak inovatif kita akan ketinggalan. Di era industri 4.0 ini percepatannya luar biasa cepat sekali. Jadi saya harap semuanya tetap harus inovatif,” tutup Yusran. (ash)

SUNGAI RAYA— Masih cukup tingginya angka pengangguran di Kubu Raya menjadi perhatian bagi pemerintah daerah setempat. Untuk mengatasi masih tingginya angka pengangguran ini, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kubu Raya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kubu Raya menggelar pelatihan las listrik selama 10 hari mulai 4-13 November 2021.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya, Heri Suprianto menerangkan pelatihan yang digelar pihaknya dimaksudkan untuk membekali keterampilan beserta alat kerja agar peserta dapat menangkap peluang usaha, mengembangkan usaha, maupun berwirausaha.

“Adapun tujuan pelatihan yakni memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi melalui penciptaan prakondisi agar mempunyai keberdayaan melakukan usaha dan menghasilkan nilai ekonomi,” kata Heri usai menghadiri pembukaan pelatihan las listrik, Rabu (3/11) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Pada pelatihan yang diikuti sebanyak 20 peserta dari 6 kecamatan di Kubu Raya ini, kata Heri juga bertujuan untuk memfasilitasi prakondisi yang mendorong terjadinya perputaran uang transaksi yang dominan internal di Kabupaten Kubu Raya. Pelatihan juga untuk mengimplementasikan resolusi kebijakan Bupati Kubu Raya, yaitu fasilitasi kebijakan pengembangan model peningkatan kemandirian ekonomi dan daya beli keluarga sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kubu Raya Tahun 2019-2024.

Baca Juga :  Gelar Lomba MTQ dan Azan Daring

“Masing-masing peserta pelatihan diberikan bantuan alat kerja berupa seperangkat alat mengelas listrik terdiri atas mesin las listrik, mesin gerinda listrik, bor tangan listrik, helm las, helm kerja, pelindung dada, penggaris siku, meteran, sepatu kerja safety, dan kacamata las. Peserta juga mendapatkan bahan-bahan praktik,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam mengakui hingga saat ini angka pengangguran terbuka di Kubu Raya cukup tinggi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, katanya memang diperlukan sinergi untuk bersama-sama mengatasinya.

“Salah satu cara untuk mengatasi masih tingginya angka pengangguran ini yakni melakukan penguatan peningkatan kompetensi dari masyarakat kita, yakni memberikan pelatihan agar bisa tumbuh bersaing. Sehingga mengurangi permasalahan-permasalahan terkait pengangguran terbuka. Juga mengatasi masalah-masalah ekonomi dan kesejahteraan di masyarakat kita,” ucap Yusran usai membuka kegiatan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Ajak SAR Libatkan Masyarakat

Menurut Yusran, upaya peningkatan kompetensi dilakukan berdasarkan potensi kompetensi yang ada di masing-masing masyarakat. Dia berharap nantinya pelatihan-pelatihan yang digelar dapat diperluas sesuai kebutuhan masyarakat yang multisektor baik di Kubu Raya maupun luar Kubu Raya.

“Kami berharap banyak kepada para peserta pelatihan ini. Karena bangsa ini akan sukses  dan makmur jika banyak wirausahawan. Terlebih di era digitalisasi dan era bonus demografi di mana persaingan semakin ketat,” imbuhnya.

Yusran juga menginginkan alumni pelatihan ke depannya dapat membangun tim kerja yang solid. Alih-alih bersaing sesama alumni.

“Bersatu membangun jaringan sampai ke kecamatan-kecamatan. Jangan keduluan orang lain yang masuk kesana. Di era sekarang ini jaringan atau network itu sangat diperlukan. Minimal bisa saling dukung karena dengan kerja sama ini akan menjadi lebih besar,” tuturnya.

Ia menambahkan, alumni pelatihan juga dituntut untuk inovatif.

“Kalau tidak inovatif kita akan ketinggalan. Di era industri 4.0 ini percepatannya luar biasa cepat sekali. Jadi saya harap semuanya tetap harus inovatif,” tutup Yusran. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/