alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Kumpai Raya dan Teluk Air Segera Diperdakan

SUNGAI RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubu Raya menerima tiga usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari Bupati Kubu Raya, Mahendrawan pada Rapat Paripurna, Kamis (4/5). Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suharso mengutarakan tiga Raperda yang disampaikan tersebut yakni Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Raya, Raperda Pembentukan Kecamatan Kumpai Raya, dan Raperda Pembentukan Kecamatan Teluk Air.

“Kami berharap usulan Raperda ini memang dibutuhkan masyarakat termasuk mendorong peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kubu Raya,” ucap Suharso usai Rapat Paripurna DPRD Kubu Raya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengutarakan pengusulan ketiga Raperda tersebut didasarkan pada pertimbangan, diantaranya, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI Nomor 25.B/LHP/XIX/PNK/05/2021 tanggal 5 Mei 2021 Pemkab Kubu Raya tahun 2020. Terdapat aset yang digunakan Perumda Air Minum tapi masih tercatat di KIB D Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sehingga perlu dilakukan penyerahan aset kepada pengelola aset tetap Perumda Air Minum melalui penyertaan modal.

Baca Juga :  Kubu Raya Akan Menggelar Traveler Tourism Vlog Festival

Kemudian untuk melengkapi dokumen dalam rangka mengikuti Program Hibah Air Minum Perkotaan Tahun Anggaran 2023 berupa dokumen Perda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada BUMD penyelenggara SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) sesuai surat dari Direktorat Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor PR.0101-Ca/147 tanggal 14 April 2022 Hal Penjaringan Minat Program Hibah Air Minum APBN TA 2023.

“Selanjutnya untuk menunjang kinerja Perumda Air Minum Tirta Raya dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan sehat,” jelasnya.

Mengenai usulan Raperda pembentukan kecamatan lanjtunya bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan fungsi pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat sehingga memberikan kemudahan, kecepatan dalam pelayanan publik maupun pelayanan di bidang pemerintahan lainnya.   “Pembentukan kecamatan sebagaimana ketentuan dalam Pasal 3 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang kecamatan, ditetapkan dengan Peraturan Daerah,” terangnya.

Baca Juga :  Kasus ISPA Meningkat

Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini menerangkan, pembentukan Kecamatan Kumpai Raya yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Sungai Raya, dan Kecamatan Teluk Air yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Batu Ampar.

“Ini juga merupakan aspirasi masyarakat yang telah dimulai prosesnya sejak beberapa tahun yang lalu. Saat ini disampaikan untuk dapat dilakukan pembahasan lebih lanjut. Dan tentunya kami berharap ketiga Raperda tersebut dibahas lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku dan akhirnya dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda,” tutup Muda. (ash)

SUNGAI RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubu Raya menerima tiga usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari Bupati Kubu Raya, Mahendrawan pada Rapat Paripurna, Kamis (4/5). Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suharso mengutarakan tiga Raperda yang disampaikan tersebut yakni Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Raya, Raperda Pembentukan Kecamatan Kumpai Raya, dan Raperda Pembentukan Kecamatan Teluk Air.

“Kami berharap usulan Raperda ini memang dibutuhkan masyarakat termasuk mendorong peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kubu Raya,” ucap Suharso usai Rapat Paripurna DPRD Kubu Raya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengutarakan pengusulan ketiga Raperda tersebut didasarkan pada pertimbangan, diantaranya, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI Nomor 25.B/LHP/XIX/PNK/05/2021 tanggal 5 Mei 2021 Pemkab Kubu Raya tahun 2020. Terdapat aset yang digunakan Perumda Air Minum tapi masih tercatat di KIB D Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sehingga perlu dilakukan penyerahan aset kepada pengelola aset tetap Perumda Air Minum melalui penyertaan modal.

Baca Juga :  Cegah Meningkatnya Kasus DBD

Kemudian untuk melengkapi dokumen dalam rangka mengikuti Program Hibah Air Minum Perkotaan Tahun Anggaran 2023 berupa dokumen Perda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada BUMD penyelenggara SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) sesuai surat dari Direktorat Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor PR.0101-Ca/147 tanggal 14 April 2022 Hal Penjaringan Minat Program Hibah Air Minum APBN TA 2023.

“Selanjutnya untuk menunjang kinerja Perumda Air Minum Tirta Raya dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan sehat,” jelasnya.

Mengenai usulan Raperda pembentukan kecamatan lanjtunya bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan fungsi pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat sehingga memberikan kemudahan, kecepatan dalam pelayanan publik maupun pelayanan di bidang pemerintahan lainnya.   “Pembentukan kecamatan sebagaimana ketentuan dalam Pasal 3 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang kecamatan, ditetapkan dengan Peraturan Daerah,” terangnya.

Baca Juga :  Kelola Pelestarian Gambut

Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini menerangkan, pembentukan Kecamatan Kumpai Raya yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Sungai Raya, dan Kecamatan Teluk Air yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Batu Ampar.

“Ini juga merupakan aspirasi masyarakat yang telah dimulai prosesnya sejak beberapa tahun yang lalu. Saat ini disampaikan untuk dapat dilakukan pembahasan lebih lanjut. Dan tentunya kami berharap ketiga Raperda tersebut dibahas lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku dan akhirnya dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda,” tutup Muda. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/