alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Ciduk Pelaku Pengelapan

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Kuala mandor B, Senin (4/10) mengamankan warga Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mansor B, AM (34), pelaku tindak pidana penggelapan atau Penipuan.

Kapolsek Kuala Mandor B, Iptu Dede Hasanudin mengutarakan, setelah mendapat laporan dari korban penipuan, YU (37), pihaknya kemudian menciduk AM. AM ini, menurut Kapolsek, sebelumnya telah menerima pembayaran sejumlah uang dari korban guna pembayaran rekening listrik milik korban senilai Rp3 juta.

“Kejadian tersebut terjadi pada Maret 2020 sekitar pukul 10.30 WIB di mana korban memberikan uang setoran pembayaran rekening listrik (PLN ) selama 16 bulan kepada pelaku sebesar Rp3 juta namun tidak di setorkan kepada pihak PLN,” kata Dede.

Baca Juga :  Evaluasi Pencegahan Penyebaran Covid-19, Muda Ajak Forkopimda Rapat sembari Berjemur

Semula, lanjut Dede, korban tidak merasa curiga. Akan tetapi, dia menambahkan, setelah ada surat pemberitahuan pemutusan jaringan yang diberikan oleh PLN kepada korban, baru terendus bahwa uang yang selama ini disetorkan kepada pelaku tidak dibayarkan.

“Karena merasa dirugikan, atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Kuala Mandor untuk ditindaklanjuti,” jelas Dede.

Saat berita ini diterbitkan, pelaku serta barang bukti telah diamankan di Polsek Kuala Mandor B untuk dilakukan pemeriksaan guna melengkapi adminitrasi penyidikan. (ash)

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Kuala mandor B, Senin (4/10) mengamankan warga Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mansor B, AM (34), pelaku tindak pidana penggelapan atau Penipuan.

Kapolsek Kuala Mandor B, Iptu Dede Hasanudin mengutarakan, setelah mendapat laporan dari korban penipuan, YU (37), pihaknya kemudian menciduk AM. AM ini, menurut Kapolsek, sebelumnya telah menerima pembayaran sejumlah uang dari korban guna pembayaran rekening listrik milik korban senilai Rp3 juta.

“Kejadian tersebut terjadi pada Maret 2020 sekitar pukul 10.30 WIB di mana korban memberikan uang setoran pembayaran rekening listrik (PLN ) selama 16 bulan kepada pelaku sebesar Rp3 juta namun tidak di setorkan kepada pihak PLN,” kata Dede.

Baca Juga :  Terus Bangun Komunikasi dan Serap Aspirasi di Ponpes Kubu Raya

Semula, lanjut Dede, korban tidak merasa curiga. Akan tetapi, dia menambahkan, setelah ada surat pemberitahuan pemutusan jaringan yang diberikan oleh PLN kepada korban, baru terendus bahwa uang yang selama ini disetorkan kepada pelaku tidak dibayarkan.

“Karena merasa dirugikan, atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Kuala Mandor untuk ditindaklanjuti,” jelas Dede.

Saat berita ini diterbitkan, pelaku serta barang bukti telah diamankan di Polsek Kuala Mandor B untuk dilakukan pemeriksaan guna melengkapi adminitrasi penyidikan. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/