alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Optimalkan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

SUNGAI RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya baru-baru ini meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021 Kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia.

“Penghargaan ini diberikan atas komitmen Pemerintah Kubu Raya dalam pencapaian terwujudnya kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kepada wartawan baru-baru ini di Sungai Raya.

Muda mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang telah menginisiasi diselenggarakannya Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021, terutama penghargaan bagi pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di daerah.

“Alhamdulillah, meskipun pandemi Covid-19, Kubu Raya kembali mendapatkan kepercayaan menerima APE,” ujar Muda.

Baca Juga :  Ringkus Pengedar Narkotika di Padang Tikar

Kata Muda, saat ini pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah berkomitmen melaksanakan percepatan pengarusutamaan gender sesuai Amanat Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender yang merupakan strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

“Komitmen itu bukan hanya kata-kata, bukan hanya dari formalistik saja, komitmen ini menggerakan semua elemen termasuk pemerintah desa dan masyarakat desa,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini menilai, pengarustamaan gender yang menyangkut kepemimpinan, di masa pandemi Covid-19 di Kubu Raya semuanya dilakukan dengan menggerakan kebijakan untuk melakukan ‘kepong bakul’. seperti di desa, salah satu contoh dalam melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), kaum perempuan jugabikut terlibat aktif, terutama mengawal kebijakan mulai dari tingkat desa.

Baca Juga :  Gagas Rencana Aksi Pengelolaan Koridor Bekantan di Kubu

“Seperti yang dilakukan teman-teman Paradigta, Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita dan berbagai program pemberdayaan dan isu-isu kesetaraan gender ini tidak hanya formalitas, namun memperkuat inklusi dan semuanya bergerak, terutama saling berkoordinasi,” jelas Muda.

“Penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berkomitmen dan mendukung pelaksanaan oengarusutamaan gender di kabupaten/kota nantinya diharapkan akan benar-benar mampu menciptakan keadilan bagi SDM perempuan yang memang benar memiliki potensi untuk bisa berpartisipasi lebih aktif lagi di berbagai bidang pembangunan,” tutup Muda. (ash)

SUNGAI RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya baru-baru ini meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021 Kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia.

“Penghargaan ini diberikan atas komitmen Pemerintah Kubu Raya dalam pencapaian terwujudnya kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kepada wartawan baru-baru ini di Sungai Raya.

Muda mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang telah menginisiasi diselenggarakannya Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021, terutama penghargaan bagi pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di daerah.

“Alhamdulillah, meskipun pandemi Covid-19, Kubu Raya kembali mendapatkan kepercayaan menerima APE,” ujar Muda.

Baca Juga :  Ringkus Pengedar Narkotika di Padang Tikar

Kata Muda, saat ini pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah berkomitmen melaksanakan percepatan pengarusutamaan gender sesuai Amanat Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender yang merupakan strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

“Komitmen itu bukan hanya kata-kata, bukan hanya dari formalistik saja, komitmen ini menggerakan semua elemen termasuk pemerintah desa dan masyarakat desa,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini menilai, pengarustamaan gender yang menyangkut kepemimpinan, di masa pandemi Covid-19 di Kubu Raya semuanya dilakukan dengan menggerakan kebijakan untuk melakukan ‘kepong bakul’. seperti di desa, salah satu contoh dalam melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), kaum perempuan jugabikut terlibat aktif, terutama mengawal kebijakan mulai dari tingkat desa.

Baca Juga :  Masuk Kalbar Kini Boleh Menggunakan Tes Antigen

“Seperti yang dilakukan teman-teman Paradigta, Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita dan berbagai program pemberdayaan dan isu-isu kesetaraan gender ini tidak hanya formalitas, namun memperkuat inklusi dan semuanya bergerak, terutama saling berkoordinasi,” jelas Muda.

“Penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berkomitmen dan mendukung pelaksanaan oengarusutamaan gender di kabupaten/kota nantinya diharapkan akan benar-benar mampu menciptakan keadilan bagi SDM perempuan yang memang benar memiliki potensi untuk bisa berpartisipasi lebih aktif lagi di berbagai bidang pembangunan,” tutup Muda. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/