alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Cegah Karhutla dengan Bersinergi

SUNGAI RAYA – Menjadi salah satu daerah yang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan membuat Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan meminta semua pihak terkait bisa bergerak cepat dan selalu bersnergi menyikapi karhutla termasuk sejak awal bisa melakukan sejumlah persiapan yang jelas untuk mencegahnya.

“Imbauan ini saya utarakan, selaras dengan keinginan Pak Presiden Jokowi yang menginginkan semua pihak terkait bergerak cepat dan sinergi menyikapi kebakaran hutan dan lahan termasuk melakukan persiapan-persiapan yang jelas,” kata Muda usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2).

Muda menambahkan, tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini arahan presiden juga sama yakni menginginkan semua pihak bisa selalu berkoordinasi dengan semua jajaran termasuk TNI/Polri dan semua ke bawah. Dan berusaha untuk mencari solusi yang permanen di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Masih Banyak Sekolah Terkendala Ikuti ANBK

“Arahan pak presiden kurang lebih sama seperti tahun sebelumnya, namun kali ini lebih menekankan bahwa kita harus lebih responsif dan melihat ini sebagai bagian daripada tanggung jawab terhadap masyarakat,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, kata Muda melanjutkan, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya kegiatan pembasahan lahan. Terutama pada daerah-daerah gambut. Menurutnya, presiden sangat mengerti bahwa menangani kebakaran di lahan gambut tidak mudah.

“Beliau sangat mengerti bahwa daerah gambut itu sulit sekali dipadamkan. Untuk itu, beliau sampaikan bahwa yang terpenting semuanya berusaha untuk lebih masif di bawah dan dilakukan bersama-sama. Desa-desa juga diharapkan lebih banyak proaktif. Jadi setiap ada titik api langsung dikejar, tidak usah lama-lama memadamkannya,” paparnya. (ash)

Baca Juga :  Endang Indrawati Tutup Usia

SUNGAI RAYA – Menjadi salah satu daerah yang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan membuat Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan meminta semua pihak terkait bisa bergerak cepat dan selalu bersnergi menyikapi karhutla termasuk sejak awal bisa melakukan sejumlah persiapan yang jelas untuk mencegahnya.

“Imbauan ini saya utarakan, selaras dengan keinginan Pak Presiden Jokowi yang menginginkan semua pihak terkait bergerak cepat dan sinergi menyikapi kebakaran hutan dan lahan termasuk melakukan persiapan-persiapan yang jelas,” kata Muda usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2).

Muda menambahkan, tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini arahan presiden juga sama yakni menginginkan semua pihak bisa selalu berkoordinasi dengan semua jajaran termasuk TNI/Polri dan semua ke bawah. Dan berusaha untuk mencari solusi yang permanen di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Edukasi Masyarakat Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

“Arahan pak presiden kurang lebih sama seperti tahun sebelumnya, namun kali ini lebih menekankan bahwa kita harus lebih responsif dan melihat ini sebagai bagian daripada tanggung jawab terhadap masyarakat,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, kata Muda melanjutkan, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya kegiatan pembasahan lahan. Terutama pada daerah-daerah gambut. Menurutnya, presiden sangat mengerti bahwa menangani kebakaran di lahan gambut tidak mudah.

“Beliau sangat mengerti bahwa daerah gambut itu sulit sekali dipadamkan. Untuk itu, beliau sampaikan bahwa yang terpenting semuanya berusaha untuk lebih masif di bawah dan dilakukan bersama-sama. Desa-desa juga diharapkan lebih banyak proaktif. Jadi setiap ada titik api langsung dikejar, tidak usah lama-lama memadamkannya,” paparnya. (ash)

Baca Juga :  Optimalkan Capaian SDG's untuk Peningkatan Kesejahteraan

Most Read

Artikel Terbaru

/