alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Hari Bakti Adhyaksa ke-61 dan HUT XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini

KUBU RAYA-Kejaksaan Tinggi Kalbar menggelar bakti sosial dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-61 dan Hari Ulang Tahun XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalbar.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama empat hari untuk sembilan lokasi bantuan. Terdiri dari delapan panti asuhan, dan rumah para Purnaja Kejati Kalbar.
Bakti sosial pertama dilaksanakan  pada Rabu (7/7) di dua panti asuhan.

Diawali kunjungan ke  Panti Asuhan Amal Jariah, Sekunder C RT 2B, RW 09, Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Rasau Jaya.
Tiba di lokasi, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr Masyhudi, SH, MH bersama Ketua IAD Wilayah Kalbar menyapa anak-anak panti asuhan dan berinteraksi. Mulai dari perkenalan hingga menjelaskan kepada mereka tentang peran dan fungsi kejaksaan. Juga memberi motivasi anak-anak untuk semangat menimba ilmu.

Kajati juga mengingatkan anak-anak untuk menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia. Setiap anak diajak untuk mengenakan masker, terutama ketika menerima kunjungan donatur.

Baca Juga :  Selesaikan Konflik, Fraksi Desak Bupati Kubu Raya Ambil Langkah Konkrit

Kajati mengatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan kejaksaan selalu ada di tengah masyarakat. Kejaksaan ikut merasakan apa yang dirasakan anak-anak. “Ini menunjukkan kepedulian kepada anak-anak kurang mampu. Mereka berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan, sehingga tidak bisa memilih sekolah,” jelasnya.

Kajati berharap,  semoga anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang layak. Memperoleh kehidupan yang lebih baik, sehingga bisa mewujudkan impiannya. Menurut Kajati, mereka memiliki kesempatan dan hak yang sama seperti anak-anak lainnya. “Semoga yayasan bisa membantu anak-anak untuk mencari ilmu,” harapnya.
Melihat kondisi panti asuhan, Kajati secara spontan membantu untuk pembangunan panti asuhan. Juga akan mengirimkan televisi, dan berharap anak-anak dapat meningkatkan wawasannya dengan menonton berita di televisi. “Saya melihat kondisinya terutama fasilitas disini  masih sangat kurang. Makanya saya spontan memberikan bantuan semampunya,” jelasnya yang berharap semua elemen masyarakat peduli.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan mematuhi 5 M yakni  menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan   menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Asmiri, Biro Pendidikan dan Dakwah Panti Asuhan Amal Jariah ini mengatakan bahwa panti asuhan ini berdiri sejak 2014 dibawah naungan Yayasan Fathu Minal Fityan. Panti asuhan ini masih dalam proses pembangunan. Masih membutuhkan uluran tangan para donatur. “Tantangan yang kami hadapi akses masuk ke panti asuhan yang jauh, sementara jika hujan, kondisi jalan jelek dan mempengaruhi jumlah donatur yang berkunjung,” paparnya.

Baca Juga :  TMMD Bentuk Masyarakat Modern dan Mandiri

Anak panti ini berasal dari beragam daerah. Ada dari Pontianak, Sambas, hingga Sintang. “Semoga kehadiran dari Kejaksaan Tinggi Kalbar ini memberikan motivasi bagi anak-anak, terutama dalam mencapai cita-cita,” jelasnya.

Kemudian Rombongan Kejati Kalbar mengunjungi Panti Asuhan Hidayatul Muslimin, Jalan Parit Sembin, Kubu Raya. Disana Kajati Kalbar kembali memotivasi anak-anak untuk menuntut ilmu dan semangat mengejar cita-cita. Kajati juga memberikan bantuan pembangunan untuk panti asuhan.   (mrd)

KUBU RAYA-Kejaksaan Tinggi Kalbar menggelar bakti sosial dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-61 dan Hari Ulang Tahun XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalbar.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama empat hari untuk sembilan lokasi bantuan. Terdiri dari delapan panti asuhan, dan rumah para Purnaja Kejati Kalbar.
Bakti sosial pertama dilaksanakan  pada Rabu (7/7) di dua panti asuhan.

Diawali kunjungan ke  Panti Asuhan Amal Jariah, Sekunder C RT 2B, RW 09, Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Rasau Jaya.
Tiba di lokasi, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr Masyhudi, SH, MH bersama Ketua IAD Wilayah Kalbar menyapa anak-anak panti asuhan dan berinteraksi. Mulai dari perkenalan hingga menjelaskan kepada mereka tentang peran dan fungsi kejaksaan. Juga memberi motivasi anak-anak untuk semangat menimba ilmu.

Kajati juga mengingatkan anak-anak untuk menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia. Setiap anak diajak untuk mengenakan masker, terutama ketika menerima kunjungan donatur.

Baca Juga :  Persoalan Kesehatan, Pendidikan Infrastruktur Mewarnai Reses Dewan Kubu Raya

Kajati mengatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan kejaksaan selalu ada di tengah masyarakat. Kejaksaan ikut merasakan apa yang dirasakan anak-anak. “Ini menunjukkan kepedulian kepada anak-anak kurang mampu. Mereka berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan, sehingga tidak bisa memilih sekolah,” jelasnya.

Kajati berharap,  semoga anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang layak. Memperoleh kehidupan yang lebih baik, sehingga bisa mewujudkan impiannya. Menurut Kajati, mereka memiliki kesempatan dan hak yang sama seperti anak-anak lainnya. “Semoga yayasan bisa membantu anak-anak untuk mencari ilmu,” harapnya.
Melihat kondisi panti asuhan, Kajati secara spontan membantu untuk pembangunan panti asuhan. Juga akan mengirimkan televisi, dan berharap anak-anak dapat meningkatkan wawasannya dengan menonton berita di televisi. “Saya melihat kondisinya terutama fasilitas disini  masih sangat kurang. Makanya saya spontan memberikan bantuan semampunya,” jelasnya yang berharap semua elemen masyarakat peduli.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan mematuhi 5 M yakni  menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan   menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Asmiri, Biro Pendidikan dan Dakwah Panti Asuhan Amal Jariah ini mengatakan bahwa panti asuhan ini berdiri sejak 2014 dibawah naungan Yayasan Fathu Minal Fityan. Panti asuhan ini masih dalam proses pembangunan. Masih membutuhkan uluran tangan para donatur. “Tantangan yang kami hadapi akses masuk ke panti asuhan yang jauh, sementara jika hujan, kondisi jalan jelek dan mempengaruhi jumlah donatur yang berkunjung,” paparnya.

Baca Juga :  Percepat Vaksinasi Massal dan Sistematis

Anak panti ini berasal dari beragam daerah. Ada dari Pontianak, Sambas, hingga Sintang. “Semoga kehadiran dari Kejaksaan Tinggi Kalbar ini memberikan motivasi bagi anak-anak, terutama dalam mencapai cita-cita,” jelasnya.

Kemudian Rombongan Kejati Kalbar mengunjungi Panti Asuhan Hidayatul Muslimin, Jalan Parit Sembin, Kubu Raya. Disana Kajati Kalbar kembali memotivasi anak-anak untuk menuntut ilmu dan semangat mengejar cita-cita. Kajati juga memberikan bantuan pembangunan untuk panti asuhan.   (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/