alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Terapkan Sistem Kepung Bakul

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kubu Raya terus mengoptimalkan capaian vaksinasi di kabupaten ini. Setelah sebelumnya menjaring lebih dari 12 ribuan masyarakat Kubu Raya untuk mengikuti vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Kubu Raya pada 22 hingga 30 Juni lalu, selanjutnya pemerintah daerah setempat kembali akan menggencarkan kegiatan vaksinasi bagi setiap desa di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  mengatakan pelaksanaan vaksinasi  masih akan terus digencarkan disetiap desa di Kubu Raya. Saat ini kata Muda terdapat 17 desa dari empat kecamatan di Kubu Raya yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi selanjutnya.

Adapun 17 desa tersebut yakni ; Desa Ambawang Kuala, Ampera Raya, Mega Timur di Kecamatan Sungai Ambawang, Desa Rasau Jaya Satu di Kecamatan Rasau Jaya, Desa Pal9, Sungai Kakap, Sungai Rengas, Punggur Kecil di Kecamatan Sungai Kakap, Desa Sungai Raya Dalam, Parit Baru, Kapur, Mekar Baru, Sungai Raya Teluk Kapuas, Arang Limbung, Limbung dan Kuala Dua di Kecamatan Sungai Raya.

“17 desa ini menjadi prioritas pelaksanaan vaksinasi saat ini karena jumlah penduduknya cukup padat, beberapa diantaran terpantau cukup tinggi total kasus konfirmasi Covid-19 dan merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak. Jadi sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 di 17 desa ini, kami upayakan dengan bisa menjadi warga sebanyak mungkin untuk mengikuti vaksinasi ini,” kata Muda Mahendrawan kepada Pontianak Post, Selasa (6/7) di Sungai Raya.

Baca Juga :  Tekan Tingkat Kebocoran dengan Penertiban

Kata Muda, dengan vaksinasi memang tidak serta merta membuat kita bebas dari Covid-19, namun setidaknya dengan vaksinasi akan membuat imunitas tubuh kita menjadi lebih baik sehingga potensi untuk tertular Covid-19 bisa diminimalisir. “Tentunya saya berharap masyarakat baik yang belum atau sudah divaksin untuk bisa tetap menjaga dan menerapkan disiplin protokol kesehatan saat melakukan beragam aktivitas dalam kesehariannya,” ucap Muda.

“Pelaksanaan vaksinasi di 17 desa ini sengaja kami gelar hingga tingak dusun sehingga cakupaannya lebih luas dan lebih efektif jangkauannya,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan menambahkan pihaknya bersama Puskesmas yang ada disetiap desa akan berupaya maksimal untuk menjaring sebanyak-banyaknya warga disetiap desa untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ini.  “Target kami tentu semakin banyayk warga yang divaksinasi akan lebih baik, setidaknya setiap desa 70 persen dari jumlah penduduk yang ada sudah divaksin. Vaksini ini penting kita lakukan karena ini sebagai upaya atau ikhtiar kita bersama dalam meningkatkan imunitas tubuh masyarakat agar tidak muda tertular atau terkonfrmasi Covid-19,”  ucap Marijan.

Ditanya apa yang upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kubu Raya jika masih menemukan ada oknum warga yang tidak mau divaksin, kata Marijan pihaknya akan berupaya maksimal melakukan pendekatan persuasive untuk mengedukasi warga yang bersangkutan mengenai pentingnya vaksinasi. “Untuk tahap awal akan kami lakukukan pendekatan secara persuasive dulu, dengan tujuan bisa meningkatka pemahaman dan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri warga yang bersangkutan agar lebih peduli dan proaktif untuk mengikuti vaksinasi ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Peserta Terbanyak Se Kabupaten Sambas  

Marijan menambahkan, jika memang memungkinkan dan memenuhi persayaratan yang sebaiknya setiap warga segera mengikuti vaksinasi, karena kata dia bukan tidak mungkin jika nantinya akan akan kebijakan pemerintah yang mengatur untuk wajib vaksin bagi masyarakat yang akan mengurus berbagai administrasi kependudukan, pembuatan SKCK, SIM dan  mengurus pernikahan dan sejenisnya.

“Karena saat ini untuk bepergian keluar melalui bandara saja sudah diwajibkan pihak bandara setiap penumpang memiliki surat atau sertifikat telah mengikuti vaksinasi tahap I dan II. Jadi tidak menutup kemungkinan kedepan akan ada kebijakan serupa yang mewajibkan setiap warga harus divaksin terlebih dahulu untuk mengurus berbagai keperlun administrasi kependudukan dan sejenisnya,” ungkapnya.

Mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir, Marijan pun kembali mengimbau semua elemen masyarakat Kubu Raya dan sejumlah pihak terkait untuk terus berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya  upaya optimalisasi penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu penanganan dan mencegah penyebaran Covid-19 ini mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing misalnya dengan menyukseskan vaksinasi, terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat dan sejenisnya,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kubu Raya terus mengoptimalkan capaian vaksinasi di kabupaten ini. Setelah sebelumnya menjaring lebih dari 12 ribuan masyarakat Kubu Raya untuk mengikuti vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Kubu Raya pada 22 hingga 30 Juni lalu, selanjutnya pemerintah daerah setempat kembali akan menggencarkan kegiatan vaksinasi bagi setiap desa di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  mengatakan pelaksanaan vaksinasi  masih akan terus digencarkan disetiap desa di Kubu Raya. Saat ini kata Muda terdapat 17 desa dari empat kecamatan di Kubu Raya yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi selanjutnya.

Adapun 17 desa tersebut yakni ; Desa Ambawang Kuala, Ampera Raya, Mega Timur di Kecamatan Sungai Ambawang, Desa Rasau Jaya Satu di Kecamatan Rasau Jaya, Desa Pal9, Sungai Kakap, Sungai Rengas, Punggur Kecil di Kecamatan Sungai Kakap, Desa Sungai Raya Dalam, Parit Baru, Kapur, Mekar Baru, Sungai Raya Teluk Kapuas, Arang Limbung, Limbung dan Kuala Dua di Kecamatan Sungai Raya.

“17 desa ini menjadi prioritas pelaksanaan vaksinasi saat ini karena jumlah penduduknya cukup padat, beberapa diantaran terpantau cukup tinggi total kasus konfirmasi Covid-19 dan merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak. Jadi sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 di 17 desa ini, kami upayakan dengan bisa menjadi warga sebanyak mungkin untuk mengikuti vaksinasi ini,” kata Muda Mahendrawan kepada Pontianak Post, Selasa (6/7) di Sungai Raya.

Baca Juga :  BPKP Kalbar Awasi Program Vaksinasi COVID-19

Kata Muda, dengan vaksinasi memang tidak serta merta membuat kita bebas dari Covid-19, namun setidaknya dengan vaksinasi akan membuat imunitas tubuh kita menjadi lebih baik sehingga potensi untuk tertular Covid-19 bisa diminimalisir. “Tentunya saya berharap masyarakat baik yang belum atau sudah divaksin untuk bisa tetap menjaga dan menerapkan disiplin protokol kesehatan saat melakukan beragam aktivitas dalam kesehariannya,” ucap Muda.

“Pelaksanaan vaksinasi di 17 desa ini sengaja kami gelar hingga tingak dusun sehingga cakupaannya lebih luas dan lebih efektif jangkauannya,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan menambahkan pihaknya bersama Puskesmas yang ada disetiap desa akan berupaya maksimal untuk menjaring sebanyak-banyaknya warga disetiap desa untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ini.  “Target kami tentu semakin banyayk warga yang divaksinasi akan lebih baik, setidaknya setiap desa 70 persen dari jumlah penduduk yang ada sudah divaksin. Vaksini ini penting kita lakukan karena ini sebagai upaya atau ikhtiar kita bersama dalam meningkatkan imunitas tubuh masyarakat agar tidak muda tertular atau terkonfrmasi Covid-19,”  ucap Marijan.

Ditanya apa yang upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kubu Raya jika masih menemukan ada oknum warga yang tidak mau divaksin, kata Marijan pihaknya akan berupaya maksimal melakukan pendekatan persuasive untuk mengedukasi warga yang bersangkutan mengenai pentingnya vaksinasi. “Untuk tahap awal akan kami lakukukan pendekatan secara persuasive dulu, dengan tujuan bisa meningkatka pemahaman dan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri warga yang bersangkutan agar lebih peduli dan proaktif untuk mengikuti vaksinasi ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bandara Kian Lengang Jelang Idulfitri 

Marijan menambahkan, jika memang memungkinkan dan memenuhi persayaratan yang sebaiknya setiap warga segera mengikuti vaksinasi, karena kata dia bukan tidak mungkin jika nantinya akan akan kebijakan pemerintah yang mengatur untuk wajib vaksin bagi masyarakat yang akan mengurus berbagai administrasi kependudukan, pembuatan SKCK, SIM dan  mengurus pernikahan dan sejenisnya.

“Karena saat ini untuk bepergian keluar melalui bandara saja sudah diwajibkan pihak bandara setiap penumpang memiliki surat atau sertifikat telah mengikuti vaksinasi tahap I dan II. Jadi tidak menutup kemungkinan kedepan akan ada kebijakan serupa yang mewajibkan setiap warga harus divaksin terlebih dahulu untuk mengurus berbagai keperlun administrasi kependudukan dan sejenisnya,” ungkapnya.

Mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir, Marijan pun kembali mengimbau semua elemen masyarakat Kubu Raya dan sejumlah pihak terkait untuk terus berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya  upaya optimalisasi penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu penanganan dan mencegah penyebaran Covid-19 ini mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing misalnya dengan menyukseskan vaksinasi, terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat dan sejenisnya,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/