alexametrics
32 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Dorong Pemahaman Masyarakat Desa Mengenai Vaksin Covid-19

SUNGAI RAYA—Pemerintahan Desa Parit Baru mendorong peningkatan pemahaman masyarakat desanya mengenai vaksinasi Covid-19 dengan membentuk tim relawan Covid-19.

Kepala Desa Parit Baru Musa Abdul Hamid mengatakan nantinya tim relawan Covid-19 tersebut akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pemahaman atau edukasi bagu masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran dan menanggulangi masalah pandemi Covid-19.

“Kami tentunya berharap dengan semakin baiknya pemahaman masyarakat khususnya di Desa Parit Baru mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19, maka secara tidak langsung akan mensukseskan program vaksinasi Covid-19 ini. Karena tujuan dari vaksinasi ini tidak sekedar melindungi diri dan keluarga saja, tetapi juga melindungi masyarakat secara umum lantaran vaksinasi tidak sekadar meningkatkan kekebalan atau imunitas diri namun juha kelompok,” kata Musa kepada Pontianak Post, Minggu (7/3) di Sungai Raya.

Musa pun menginginkan dalam waktu cepat kekebalan kelompok harus dimiliki setiap rumah, setiap kepala rumah tangga, atau semua warga, terutama di Desa Parit Baru.

“Makanya sebelum mengedukasi langusng masyarakat, tim relawan Covid-19 di Desa Parit Baru ini kami berikan bimbingan ada arahan agar mampu mensosialisasikan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19 ini,” jelas Musa.

Baca Juga :  Pemuda Rasau Jaya Umum Bangun Fasilitas Cuci Tangan

Tidak hanya mengimbau dan mengajak masyarakat untui menyukseskan vaksinasi Covid-19, dikesempatan yang sama Musa juga kembali mengingatkan masyarakatnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan meningkatkan imunitas tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita sama-sama menjadikan protokol kesehatan ini sebagai salah satu budaya baru dalam kehidupan sehari-hari untuk kebaikan kita bersama,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, kata Musa sebagai upaya memaksimalkan skrinning dalam pengendalian virus Covid-19 juga, Musa berencana akan melakukan pengadaan terkait alat pendeteksi GeNose C19 di desanya. Terlebih penggunaan GeNose C19 saat ini lanjutnya juga sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan dinilai sangat mudah dan efektif.

“Tujuannya juga untuk memudahkan masyarakat kami yang ada di desa Parit Baru ini. Terlebih masyarakat Desa Parit Baru berfasarkan data yang ada juga mobilitasnya tinggi dan penggunaan jalur lewat udara itu banyak, maka untuk itu kita harus memberikan kesempatan ini kepada masyarakat untuk melakukan skrinning dengan GeNose yang dibeli lewat desa itu sendiri. Di sisi lain penggunaan GeNose ini juga sangat mudah, akurat, simpel, dan murah,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Mahyudin berharap kepada Tim Relawan Covid-19 yang dibentuk Desa Parit Baru bisa memberi pemahaman yang baik terkait vaksinasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Rudenim Pontianak Bagikan 32 Paket Sembako pada Masyarakat Terdampak Covid-19

Mahyudin menambahkan, sebagai perpanjangan tanganan Dinas Kesehatan, diharapkannya juga pembentukan relawan Covid-19 di tingkat desa dapat membantu mensukseskan program vaksinasi covid-19. Sehingga penanganan pun dapat lebih mudah dilakukan.

“Kami berharap Tim Relawan Covid-19 khusus untuk di desa Parit Baru ini bisa menyosialisasika kepada semua lapisan masyarakat yang ada di Parit Baru. Sebagai perpanjangtangan kami. Tugas mereka mengakomodir desa ataupun dusun yang ada di desa masing-masing,” harapnya.

Di sisi lanjut Mahyudin mengatakan tim relawan Covid-19 di tingkat desa juga bisa melakukan beragam pendekatan untuk mengedukasi masyarakat. “Bisa saja saat ada pengajian, arisan atau kegiatan bersama dengan masyarakat desa disisipkan dengan pesan atau edukasi terkait vaksinasi ini. Jadi pendekatannya bisa dilakukan dengan sosialisasi semampu kader menjelaskannya. Artinya misal orang bertanya apa itu GeNose atau apa itu Vaksin Sinovac dia bisa menjelaskan. Tentunya tim relawan sebelumnya juga dibekali dengan bimbingan dan arahan dulu sehingga bisa lebih maksimal mengedukasi masyarakat di lapangan” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA—Pemerintahan Desa Parit Baru mendorong peningkatan pemahaman masyarakat desanya mengenai vaksinasi Covid-19 dengan membentuk tim relawan Covid-19.

Kepala Desa Parit Baru Musa Abdul Hamid mengatakan nantinya tim relawan Covid-19 tersebut akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pemahaman atau edukasi bagu masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran dan menanggulangi masalah pandemi Covid-19.

“Kami tentunya berharap dengan semakin baiknya pemahaman masyarakat khususnya di Desa Parit Baru mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19, maka secara tidak langsung akan mensukseskan program vaksinasi Covid-19 ini. Karena tujuan dari vaksinasi ini tidak sekedar melindungi diri dan keluarga saja, tetapi juga melindungi masyarakat secara umum lantaran vaksinasi tidak sekadar meningkatkan kekebalan atau imunitas diri namun juha kelompok,” kata Musa kepada Pontianak Post, Minggu (7/3) di Sungai Raya.

Musa pun menginginkan dalam waktu cepat kekebalan kelompok harus dimiliki setiap rumah, setiap kepala rumah tangga, atau semua warga, terutama di Desa Parit Baru.

“Makanya sebelum mengedukasi langusng masyarakat, tim relawan Covid-19 di Desa Parit Baru ini kami berikan bimbingan ada arahan agar mampu mensosialisasikan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19 ini,” jelas Musa.

Baca Juga :  Kurang Efektif Tangani Covid

Tidak hanya mengimbau dan mengajak masyarakat untui menyukseskan vaksinasi Covid-19, dikesempatan yang sama Musa juga kembali mengingatkan masyarakatnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan meningkatkan imunitas tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita sama-sama menjadikan protokol kesehatan ini sebagai salah satu budaya baru dalam kehidupan sehari-hari untuk kebaikan kita bersama,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, kata Musa sebagai upaya memaksimalkan skrinning dalam pengendalian virus Covid-19 juga, Musa berencana akan melakukan pengadaan terkait alat pendeteksi GeNose C19 di desanya. Terlebih penggunaan GeNose C19 saat ini lanjutnya juga sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan dinilai sangat mudah dan efektif.

“Tujuannya juga untuk memudahkan masyarakat kami yang ada di desa Parit Baru ini. Terlebih masyarakat Desa Parit Baru berfasarkan data yang ada juga mobilitasnya tinggi dan penggunaan jalur lewat udara itu banyak, maka untuk itu kita harus memberikan kesempatan ini kepada masyarakat untuk melakukan skrinning dengan GeNose yang dibeli lewat desa itu sendiri. Di sisi lain penggunaan GeNose ini juga sangat mudah, akurat, simpel, dan murah,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Mahyudin berharap kepada Tim Relawan Covid-19 yang dibentuk Desa Parit Baru bisa memberi pemahaman yang baik terkait vaksinasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Selesaikan Konflik, Fraksi Desak Bupati Kubu Raya Ambil Langkah Konkrit

Mahyudin menambahkan, sebagai perpanjangan tanganan Dinas Kesehatan, diharapkannya juga pembentukan relawan Covid-19 di tingkat desa dapat membantu mensukseskan program vaksinasi covid-19. Sehingga penanganan pun dapat lebih mudah dilakukan.

“Kami berharap Tim Relawan Covid-19 khusus untuk di desa Parit Baru ini bisa menyosialisasika kepada semua lapisan masyarakat yang ada di Parit Baru. Sebagai perpanjangtangan kami. Tugas mereka mengakomodir desa ataupun dusun yang ada di desa masing-masing,” harapnya.

Di sisi lanjut Mahyudin mengatakan tim relawan Covid-19 di tingkat desa juga bisa melakukan beragam pendekatan untuk mengedukasi masyarakat. “Bisa saja saat ada pengajian, arisan atau kegiatan bersama dengan masyarakat desa disisipkan dengan pesan atau edukasi terkait vaksinasi ini. Jadi pendekatannya bisa dilakukan dengan sosialisasi semampu kader menjelaskannya. Artinya misal orang bertanya apa itu GeNose atau apa itu Vaksin Sinovac dia bisa menjelaskan. Tentunya tim relawan sebelumnya juga dibekali dengan bimbingan dan arahan dulu sehingga bisa lebih maksimal mengedukasi masyarakat di lapangan” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/