alexametrics
27 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Berikan Alternatif bagi Sekolah dalam PPDB 

SUNGAI RAYA –  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya saat ini tengah mempersiapkan sejumlah aturan mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jelang tahun ajaran baru 2020/2021 mendatang.

“Nanti akan ada aturan resmi yang kami buat mengenai sistem PPDB di Kubu Raya di masa pandemi Covid-19 ini sehingga bisa memudahkan bagi masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Damhuri, Senin (8/6) kepada Pontianak Post di Sungai Raya.

Meski sudah mulai memasuki masa tatanan kenormalan baru, namun kata Damhuri karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga membuat pihaknya memberikan beberapa alternatif ke setiap sekolah di Kubu Raya untuk melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru di kabupaten ini.

“Jadi alternatif PPDB yang kami berikan ini disesuaikan dengan kondisi di masing-masing sekolah. Tinggal pihak sekolah yang menyesuaikan mana sistem PPDB yang dinilai aman sesuai dengan keadaan di  lingkungan sekolahnya,” terangnya.

Baca Juga :  Segera, Pencetakan e-KTP Kuala Mandor B

Kendati tidak menyebutkan secara detail, kata Damhuri sistem PPDB yang bisa diterapkan bisa dilakukan secara daring ataupun tatap muka langsung yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

“Kalaupun ada pihak sekolah yang melakukan PPDB dengan tatap muka langsung lantaran katerbatasan yang dimiliki, kami harap bisa tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan. Karena walaupun secara bertahap kita sudah masuk dalam masa kenormalan baru, namun hingga saat ini pandemic covid-19 belum berkahir, sehingga membuat kita sama-sama harus tetap waspada dan berupaya keras untuk mencegah penyebaran Covid-19,” paparnya.

Disinggung mengenai jadwal masuk sekolah di Kubu Raya, Damhuri menjawab hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu keputusan dari pusat. “Rencanaya jadwal masuk tahun ajaran baru itu kalau tidak ada perubahan di bulan Juli. Cuma nanti sistemnya apakah semua langsung masuk atau bertahap kami juga masih menunggu keputusan dari  pemerintah pusat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Kukuhkan PMP Kalimantan Barat

Damhuri pun mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan setiap sekolah di Kubu Raya  untuk menerapkan sejumlah peraturan belajar mengajar di sekolah saaat tatanan kenormalan baru diterapkan. Misalnya saja dengan menyiapkan tetap mencuci tangan baru murid dan guru, menggunakan masker, menerapkan jaga jarak dan sejenisnya.

“Karena di tatanan kenormalan baru semua sekolah sudah wajib belajar secara tatap muka, jadi semua sekolah kami imbau sejak dini sudah mulai menyiapkan peraturan termasuk halyang berkaitan dengan disiplin dalam menjalankan prokotokol kesehatan,” jelas Damhuri. (ash)

SUNGAI RAYA –  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya saat ini tengah mempersiapkan sejumlah aturan mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jelang tahun ajaran baru 2020/2021 mendatang.

“Nanti akan ada aturan resmi yang kami buat mengenai sistem PPDB di Kubu Raya di masa pandemi Covid-19 ini sehingga bisa memudahkan bagi masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Damhuri, Senin (8/6) kepada Pontianak Post di Sungai Raya.

Meski sudah mulai memasuki masa tatanan kenormalan baru, namun kata Damhuri karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga membuat pihaknya memberikan beberapa alternatif ke setiap sekolah di Kubu Raya untuk melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru di kabupaten ini.

“Jadi alternatif PPDB yang kami berikan ini disesuaikan dengan kondisi di masing-masing sekolah. Tinggal pihak sekolah yang menyesuaikan mana sistem PPDB yang dinilai aman sesuai dengan keadaan di  lingkungan sekolahnya,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Kukuhkan PMP Kalimantan Barat

Kendati tidak menyebutkan secara detail, kata Damhuri sistem PPDB yang bisa diterapkan bisa dilakukan secara daring ataupun tatap muka langsung yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

“Kalaupun ada pihak sekolah yang melakukan PPDB dengan tatap muka langsung lantaran katerbatasan yang dimiliki, kami harap bisa tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan. Karena walaupun secara bertahap kita sudah masuk dalam masa kenormalan baru, namun hingga saat ini pandemic covid-19 belum berkahir, sehingga membuat kita sama-sama harus tetap waspada dan berupaya keras untuk mencegah penyebaran Covid-19,” paparnya.

Disinggung mengenai jadwal masuk sekolah di Kubu Raya, Damhuri menjawab hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu keputusan dari pusat. “Rencanaya jadwal masuk tahun ajaran baru itu kalau tidak ada perubahan di bulan Juli. Cuma nanti sistemnya apakah semua langsung masuk atau bertahap kami juga masih menunggu keputusan dari  pemerintah pusat,” ungkapnya.

Baca Juga :  BPD Harus Berperan Aktif Bangun Daerah

Damhuri pun mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan setiap sekolah di Kubu Raya  untuk menerapkan sejumlah peraturan belajar mengajar di sekolah saaat tatanan kenormalan baru diterapkan. Misalnya saja dengan menyiapkan tetap mencuci tangan baru murid dan guru, menggunakan masker, menerapkan jaga jarak dan sejenisnya.

“Karena di tatanan kenormalan baru semua sekolah sudah wajib belajar secara tatap muka, jadi semua sekolah kami imbau sejak dini sudah mulai menyiapkan peraturan termasuk halyang berkaitan dengan disiplin dalam menjalankan prokotokol kesehatan,” jelas Damhuri. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/