alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Dukung Pengembangan Pondok Pesantren

KETUA DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah mengaku akan mendukung tumbuhnya pondok pesantren di Kubu Raya. Saat ini Kubu Raya merupakan salah satu daerah dengan pondok pesantren terbanyak di Kalimantan Barat.

“Hadirnya pondok pesantren ini, secara tak langsung juga memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi keagamaan maupun peningkatan kualitas wawasan dan pengetahuan yang bersifat umum,” katanya kepada wartawan.

Agus pun berharap pemerintah daerah setempat bisa turut mengawasi, mendukung tumbuh dan berkembangnya pesantren, sehingga bisa memberikan konstribusi lebih besar dalam membangun daerah.

Disinggung  adanya usulan sejumlah pihak, agar pemerintdah daerah setempat bisa mengalokasikan anggaran atau bantuan untuk pengembangan pondok pesantren, kata Agus tentu DPRD Kubu Raya akan mendukung sepenuhnya dukungan tersebut, apalagi usulan bantuan kata dia berupa hibah bansos. “Artinya usulan kebijakan ini harus disupport, kalau memang bantuan yang diberikan saat ini belum memadai, bisa kami usulkan ke pemerintah daerah untuk menambah besaran anggaran bantuan bagi pondok pesantren,” ungkapnya.

Ditanya dengan keterbatasan APBD Kubu  Raya, apakah sanggup memberikan bantuan bagi pengembangan pesantren di Kubu Raya?, Menurut Agus, meskipun pihaknya mendukung usulan dalam memberikan bantuan untuk pengembangan pesantren, tentunya kata dia harus disesuaikan ke ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. “Usulan bantuan yang diberikan tentunya, harus disinkronkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Kan tentu pemerintah juga tidak bisa mengabaikan pembangunan bidang lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nilai Pandemi Menjadi Inovasi Pembelajaran

Mengingat adanya pesantren di Kubu Raya tersebar hampir di setiap kacamatan, kata Agus selain anggaran dari pemerintah daerah, untuk pengembangan pesantren bisa saja pemerintah daerah setempat merangkul pihak investor yang berinvestasi di Kubu Raya untuk turut membangun dan mengembangkan pesentren melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki.

“Artinya pemerintah daerah juga bisa memfasilitasi agar pihak perusahaan yang berinvestasi di Kubu Raya juga bisa berperan dalam membangun pesantren dan kebutuhan masyarakat lainnya terutama disekitar kawasan tempatnya berinvestasi. Dan menurut saya wajib setiap perusahaan mengucurkan CSR nya, tentunya bisa melalui fasilitasi pemerintah daerah sehingga bnatuan yang diberikan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengajak seluruh pengurus pondok pesantren untuk terus membenahi manajemen pesantren. Sehingga, kata dia, pesantren tidak saja unggul dari sisi kuantitas, namun juga mampu meningkatkan kualitas.

Baca Juga :  Bupati Akui Kemajuan Ekonomi Sungai Kakap

“Peningkatan kualitas itu bisa untuk menjawab hal-hal yang jangka pendek apa dan jangka panjang apa. Nah, saya berharap manajemen pesantren diperbaiki betul sehingga kita bisa menata pesantren itu dengan baik,” ucapnya.

Melihat potensi banyaknya pesantren di Kubu Raya yang memiliki lahan yang luas dan bisa terus dikembangkan membuat Sutarmidji berharap pesantren bisa terus beradaptasi dan tampil modern untuk secara bertahap mengembangkan diri.

“Kalau perlu melihat contoh. Ada yang harus dikelola dengan sumber daya-sumber daya manusia yang baik dan memadukan sekolah formal dan tamatan pesantren supaya terbuka. Sehingga tamatan pesantren bisa menjawab itu,” terangnya.

Di sisi lain lanjutnya, pesantren juga harus jeli melihat peluang, misalnya terkait perkembangan bisnis syariah termasuk perbankan syariah dan sebagainya sangat pesat.

“Untuk bisnis syariah, dana yang dikelola itu besar, kalau jeli dan mampu mengambil peluang tersebut maka kita bisa bersaing dengan pihak luar dan kita harus menyiapkan sumber daya manusia untuk itu,” pungkasnya. (ash)

KETUA DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah mengaku akan mendukung tumbuhnya pondok pesantren di Kubu Raya. Saat ini Kubu Raya merupakan salah satu daerah dengan pondok pesantren terbanyak di Kalimantan Barat.

“Hadirnya pondok pesantren ini, secara tak langsung juga memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi keagamaan maupun peningkatan kualitas wawasan dan pengetahuan yang bersifat umum,” katanya kepada wartawan.

Agus pun berharap pemerintah daerah setempat bisa turut mengawasi, mendukung tumbuh dan berkembangnya pesantren, sehingga bisa memberikan konstribusi lebih besar dalam membangun daerah.

Disinggung  adanya usulan sejumlah pihak, agar pemerintdah daerah setempat bisa mengalokasikan anggaran atau bantuan untuk pengembangan pondok pesantren, kata Agus tentu DPRD Kubu Raya akan mendukung sepenuhnya dukungan tersebut, apalagi usulan bantuan kata dia berupa hibah bansos. “Artinya usulan kebijakan ini harus disupport, kalau memang bantuan yang diberikan saat ini belum memadai, bisa kami usulkan ke pemerintah daerah untuk menambah besaran anggaran bantuan bagi pondok pesantren,” ungkapnya.

Ditanya dengan keterbatasan APBD Kubu  Raya, apakah sanggup memberikan bantuan bagi pengembangan pesantren di Kubu Raya?, Menurut Agus, meskipun pihaknya mendukung usulan dalam memberikan bantuan untuk pengembangan pesantren, tentunya kata dia harus disesuaikan ke ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. “Usulan bantuan yang diberikan tentunya, harus disinkronkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Kan tentu pemerintah juga tidak bisa mengabaikan pembangunan bidang lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Yuk... Daftar Kubu Raya Traveler-Tourism Vlog Festival

Mengingat adanya pesantren di Kubu Raya tersebar hampir di setiap kacamatan, kata Agus selain anggaran dari pemerintah daerah, untuk pengembangan pesantren bisa saja pemerintah daerah setempat merangkul pihak investor yang berinvestasi di Kubu Raya untuk turut membangun dan mengembangkan pesentren melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki.

“Artinya pemerintah daerah juga bisa memfasilitasi agar pihak perusahaan yang berinvestasi di Kubu Raya juga bisa berperan dalam membangun pesantren dan kebutuhan masyarakat lainnya terutama disekitar kawasan tempatnya berinvestasi. Dan menurut saya wajib setiap perusahaan mengucurkan CSR nya, tentunya bisa melalui fasilitasi pemerintah daerah sehingga bnatuan yang diberikan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengajak seluruh pengurus pondok pesantren untuk terus membenahi manajemen pesantren. Sehingga, kata dia, pesantren tidak saja unggul dari sisi kuantitas, namun juga mampu meningkatkan kualitas.

Baca Juga :  Kader AMPG Ucapkan Selamat kepada Erry Iriansyah yang Terpilih Sebagai Ketua Golkar Kubu Raya

“Peningkatan kualitas itu bisa untuk menjawab hal-hal yang jangka pendek apa dan jangka panjang apa. Nah, saya berharap manajemen pesantren diperbaiki betul sehingga kita bisa menata pesantren itu dengan baik,” ucapnya.

Melihat potensi banyaknya pesantren di Kubu Raya yang memiliki lahan yang luas dan bisa terus dikembangkan membuat Sutarmidji berharap pesantren bisa terus beradaptasi dan tampil modern untuk secara bertahap mengembangkan diri.

“Kalau perlu melihat contoh. Ada yang harus dikelola dengan sumber daya-sumber daya manusia yang baik dan memadukan sekolah formal dan tamatan pesantren supaya terbuka. Sehingga tamatan pesantren bisa menjawab itu,” terangnya.

Di sisi lain lanjutnya, pesantren juga harus jeli melihat peluang, misalnya terkait perkembangan bisnis syariah termasuk perbankan syariah dan sebagainya sangat pesat.

“Untuk bisnis syariah, dana yang dikelola itu besar, kalau jeli dan mampu mengambil peluang tersebut maka kita bisa bersaing dengan pihak luar dan kita harus menyiapkan sumber daya manusia untuk itu,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/