alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kunjungan Masa Reses Anggota DPR-RI Maria Lestari

Anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari, mengaku berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. Untuk merealisasikan komitmen tersebut Maria akan mengupayakan penyaluran sejumlah bantuan pertanian kepada para petani. Katanya, beberapa jenis bantuan yang akan dia upayakan seperti pupuk, benih, termasuk alat mesin pertanian. 

ASHRI ISNAINI, Sungai Raya

MARIA melihat hingga saat ini masih banyak petani-petani di sejumlah daerah di Kalimantan Barat yang hidupnya masih jauh dari sejahtera.  Sebagai pengemban amanah rakyat, dia mengaku memiliki kewajiban untuk ikut mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kesejahteraan para petani.

“Hingga saat ini kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, termasuk saya di Komisi IV DPR-RI yang membidangi pertanian. Salah satu peran yang saya ambil untuk membantu mengentaskan permasalahan tersebut adalah dengan menyalurkan bantuan pertanian,” kata Maria di hadapan puluhan kelompok tani Kubu Raya dan Kota Pontianak, Sabtu (8/8)  siang di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan komitmennya untuk membantu peningkatan kesejahteraan petani tidak sebatas hanya menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan alsintan. Namun dia juga berupaya meningkatkan hasil dan kualitas produksi petani.

Di kesempatan yang sama, Anggota DPR RI dapil Kalbar I ini mengaku bakal membuat program penyuluhan dan pendampingan secara berkelanjutan. Untuk mengimplementasikan program penyuluhan dan pendampingan tersebut, pihaknya akan menggandeng para ahli pertanian di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar.

Baca Juga :  Bekantan Nyaris Punah

Maria menilai bantuan bibit tanaman termasuk bantuan kebutuhan sektor pertanian yang sudah mereka berikan ke beberapa kelompok tani di Sambas, Landak, Kubu Raya, dan sejumlah daerah lainnya. Namun, diakui dia, belum cukup membantu petani meningkatkan kesejahteraannya.

“Untuk mendongkrak peningkatkan kesejahteraan para petani, saya juga akan merangkul teman-teman di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar untuk membantu memberikan pelatihan dan pendampingan, agar hasil dan produktivitas petani kita meningkat, sehingga secara otomatis akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka,” paparnya.

Maria menambahkan bahwa salah satu kendala dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani ialah tidak adanya kepastian pasar dan akses penjualan. Daya serap pasar yang terbatas, diakui dia, kadang tidak sebanding dengan hasil produksi petani yang berlimpah, terutama saat panen raya tiba. Akibatnya, tak dipungkiri dia ketika hasil pertanian petani pun dihargai murah. Bahkan, dia menambahkan, tak jarang pula hasil pertanian itu malah sama sekali tidak laku di pasaran.

Terkait kondisi itu, Maria menyarankan pemerintah untuk menjembatani petani dengan mitra yang siap menampung hasil produksi pertanian dengan harga yang wajar. Dengan demikian, harapan dia, para petani tidak lagi khawatir hasil pertaniannya tidak terserap oleh pasar.

Baca Juga :  Cegah Terjadinya Tipikor

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menambahkan, dibangunnya Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar tidak sekadar pamer tanaman. “Namun kami juga menginginkan agar Balai Benih betul-betul bisa jadi pusat informasi dan edukasi yang berkaitan dengan pertanian, seperti yang kita mulai hari ini. Kita undang kelompok-kelompok tani, kita kasi edukasi dengan mendatangkan pakarnya. Kalau mereka mengundang pakar datang ke tempat masing-masing kan tidak murah, untuk ganti biaya transportasi saja udah berapa. Mau berapa lagi mereka butuh biaya,” paparnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini, menginginkan, agar inovasi yang dimulai partainya tersebut bisa mendatangkan banyak manfaat bagi para petani. Lasarus juga berharap agar profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata dan semakin diminati oleh anak-anak muda.

“Nanti juga akan kami undang pihak lain. Kami akan panggil ahli-ahlinya untuk memberikan pembekalan mengenai bagaimana menjaga kualitas produk tetap bagus, kami dorong carikan pasarnya dan seterusnya. Semuanya ini kita lakukan supaya profesi petani tidak lagi dianggap pekerjaan yang di bawah, tetapi seperti di luar negeri yang profesi petani itu sangat terhormat. Kami mulai menuju situ agar bagaimana petani menjadi profesi yang terhormat,” pungkasnya. (*)

Kunjungan Masa Reses Anggota DPR-RI Maria Lestari

Anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari, mengaku berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. Untuk merealisasikan komitmen tersebut Maria akan mengupayakan penyaluran sejumlah bantuan pertanian kepada para petani. Katanya, beberapa jenis bantuan yang akan dia upayakan seperti pupuk, benih, termasuk alat mesin pertanian. 

ASHRI ISNAINI, Sungai Raya

MARIA melihat hingga saat ini masih banyak petani-petani di sejumlah daerah di Kalimantan Barat yang hidupnya masih jauh dari sejahtera.  Sebagai pengemban amanah rakyat, dia mengaku memiliki kewajiban untuk ikut mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kesejahteraan para petani.

“Hingga saat ini kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, termasuk saya di Komisi IV DPR-RI yang membidangi pertanian. Salah satu peran yang saya ambil untuk membantu mengentaskan permasalahan tersebut adalah dengan menyalurkan bantuan pertanian,” kata Maria di hadapan puluhan kelompok tani Kubu Raya dan Kota Pontianak, Sabtu (8/8)  siang di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan komitmennya untuk membantu peningkatan kesejahteraan petani tidak sebatas hanya menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan alsintan. Namun dia juga berupaya meningkatkan hasil dan kualitas produksi petani.

Di kesempatan yang sama, Anggota DPR RI dapil Kalbar I ini mengaku bakal membuat program penyuluhan dan pendampingan secara berkelanjutan. Untuk mengimplementasikan program penyuluhan dan pendampingan tersebut, pihaknya akan menggandeng para ahli pertanian di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar.

Baca Juga :  Gelar Pekan Raya Buah pada 29 September – 6 Oktober

Maria menilai bantuan bibit tanaman termasuk bantuan kebutuhan sektor pertanian yang sudah mereka berikan ke beberapa kelompok tani di Sambas, Landak, Kubu Raya, dan sejumlah daerah lainnya. Namun, diakui dia, belum cukup membantu petani meningkatkan kesejahteraannya.

“Untuk mendongkrak peningkatkan kesejahteraan para petani, saya juga akan merangkul teman-teman di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar untuk membantu memberikan pelatihan dan pendampingan, agar hasil dan produktivitas petani kita meningkat, sehingga secara otomatis akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka,” paparnya.

Maria menambahkan bahwa salah satu kendala dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani ialah tidak adanya kepastian pasar dan akses penjualan. Daya serap pasar yang terbatas, diakui dia, kadang tidak sebanding dengan hasil produksi petani yang berlimpah, terutama saat panen raya tiba. Akibatnya, tak dipungkiri dia ketika hasil pertanian petani pun dihargai murah. Bahkan, dia menambahkan, tak jarang pula hasil pertanian itu malah sama sekali tidak laku di pasaran.

Terkait kondisi itu, Maria menyarankan pemerintah untuk menjembatani petani dengan mitra yang siap menampung hasil produksi pertanian dengan harga yang wajar. Dengan demikian, harapan dia, para petani tidak lagi khawatir hasil pertaniannya tidak terserap oleh pasar.

Baca Juga :  Pembina Yayasan Pelita Kids: Kasus Rudapaksa Ini Fitnah

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menambahkan, dibangunnya Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar tidak sekadar pamer tanaman. “Namun kami juga menginginkan agar Balai Benih betul-betul bisa jadi pusat informasi dan edukasi yang berkaitan dengan pertanian, seperti yang kita mulai hari ini. Kita undang kelompok-kelompok tani, kita kasi edukasi dengan mendatangkan pakarnya. Kalau mereka mengundang pakar datang ke tempat masing-masing kan tidak murah, untuk ganti biaya transportasi saja udah berapa. Mau berapa lagi mereka butuh biaya,” paparnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar ini, menginginkan, agar inovasi yang dimulai partainya tersebut bisa mendatangkan banyak manfaat bagi para petani. Lasarus juga berharap agar profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata dan semakin diminati oleh anak-anak muda.

“Nanti juga akan kami undang pihak lain. Kami akan panggil ahli-ahlinya untuk memberikan pembekalan mengenai bagaimana menjaga kualitas produk tetap bagus, kami dorong carikan pasarnya dan seterusnya. Semuanya ini kita lakukan supaya profesi petani tidak lagi dianggap pekerjaan yang di bawah, tetapi seperti di luar negeri yang profesi petani itu sangat terhormat. Kami mulai menuju situ agar bagaimana petani menjadi profesi yang terhormat,” pungkasnya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/