alexametrics
26.7 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

ASN Harus Dukung Vaksinasi Covid-19

SUNGAI RAYA—Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Jumat sore (8/1), kembali melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kubu Raya.

Empat pejabat eselon II yakni Gandi Setyagraha yang dilantik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kubu Raya, Iphing Indrawati dilantik menjadi Kepala Dinas Kepemudaan, Kelolahragaan dan Pariwisata Kubu Raya, Anusapati  dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Kubu Raya dan Lugito dilantik menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Restribusi Daerah Kubu Raya.

Usai melantik pejabat dia menginginkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kubu Raya mendukung penuh program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, keikutsertaan ASN dalam program vaksinasi, akan menjadi contoh bagi masyarakat. Terlebih di tengah maraknya disinformasi tentang vaksin Covid-19, khususnya di media sosial.

“Masyarakat itu kan lebih banyak melihat ASN sebagai cerminannya. Sehingga kita harapkan opini yang beredar itu akan bisa diimbangi,” kata Muda Mahendrawan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya usai melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat pengawas, pejabat fungsional pengadaan barang/jasa, pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, auditor, dan Dewan Pengawas Perumda air Minum Tirta Raya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga :  Anggota Satgas TMMD Ke-111 Kodim 1207/Pontianak Bersama Warga Uruk Jalan

Muda melihat, arus informasi negatif yang cukup marak di media sosial sebagai hal yang kontraproduktif. Menurutnya, program vaksinasi Covid-19 seharusnya dapat dilihat secara lebih jernih. “Tidak mungkin pemerintah akan mempertaruhkan bahaya bagi republik ini,” ucapnya.

Dia mengajak para ASN untuk nantinya mengikuti program vaksinasi. Muda juga menegaskan, dia bersama sang istri akan menjadi yang pertama mengikuti vaksinasi. “Kita di daerah mengajak semuanya, ayo, bagi yang memenuhi syarat. Karena kan memang ada syarat-syaratnya untuk dapat mengikuti vaksinasi ini. Insya Allah saya pun bersama istri akan ikut pada tahap pertama nanti,” jelasnya.

Muda menegaskan kesiapannya mengikuti vaksinasi tahap pertama bukan karena sensasi. Alih-alih mencari popularitas. Ia menyatakan sebagai kepala daerah, dirinya bertanggung jawab untuk menyukseskan program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 khususnya di Kubu Raya.

Baca Juga :  Manfaatkan Pekarangan dengan Tanam Sayuran Organik

“Kenapa? Bukan sok-sokan, gagah-gagahan, maupun mencari popularitas. Karena ini adalah tanggung jawab. Nanti pun akan dicek dulu kelaikan secara medis. Jika memenuhi syarat, ya dilakukan. Namun kalau ada yang tidak memenuhi syarat, ya jangan dipaksakan. Kita fleksibel sajalah, mudah-mudahan sehat sampai waktunya nanti,” ucapnya.

Selain pejabat eselon II, dikesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV termasuk Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Raya. Kata muda pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kubu Raya tersebut sebagai penyegaran biasa. Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan menurut penilaian dari tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Saya kira yang paling penting efisiensi, efektivitas, dan langkah-langkah kerja ke depan. Di 2020 pun Alhamdulillah kinerjanya cukup baik dengan capaian serapan 94 persen dan untuk capaian pendapatan bisa 96 persen,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA—Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Jumat sore (8/1), kembali melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kubu Raya.

Empat pejabat eselon II yakni Gandi Setyagraha yang dilantik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kubu Raya, Iphing Indrawati dilantik menjadi Kepala Dinas Kepemudaan, Kelolahragaan dan Pariwisata Kubu Raya, Anusapati  dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Kubu Raya dan Lugito dilantik menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Restribusi Daerah Kubu Raya.

Usai melantik pejabat dia menginginkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kubu Raya mendukung penuh program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, keikutsertaan ASN dalam program vaksinasi, akan menjadi contoh bagi masyarakat. Terlebih di tengah maraknya disinformasi tentang vaksin Covid-19, khususnya di media sosial.

“Masyarakat itu kan lebih banyak melihat ASN sebagai cerminannya. Sehingga kita harapkan opini yang beredar itu akan bisa diimbangi,” kata Muda Mahendrawan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya usai melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat pengawas, pejabat fungsional pengadaan barang/jasa, pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, auditor, dan Dewan Pengawas Perumda air Minum Tirta Raya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga :  Cegah Meningkatnya Kasus DBD

Muda melihat, arus informasi negatif yang cukup marak di media sosial sebagai hal yang kontraproduktif. Menurutnya, program vaksinasi Covid-19 seharusnya dapat dilihat secara lebih jernih. “Tidak mungkin pemerintah akan mempertaruhkan bahaya bagi republik ini,” ucapnya.

Dia mengajak para ASN untuk nantinya mengikuti program vaksinasi. Muda juga menegaskan, dia bersama sang istri akan menjadi yang pertama mengikuti vaksinasi. “Kita di daerah mengajak semuanya, ayo, bagi yang memenuhi syarat. Karena kan memang ada syarat-syaratnya untuk dapat mengikuti vaksinasi ini. Insya Allah saya pun bersama istri akan ikut pada tahap pertama nanti,” jelasnya.

Muda menegaskan kesiapannya mengikuti vaksinasi tahap pertama bukan karena sensasi. Alih-alih mencari popularitas. Ia menyatakan sebagai kepala daerah, dirinya bertanggung jawab untuk menyukseskan program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 khususnya di Kubu Raya.

Baca Juga :  Kemenhan Kerjasama dengan Pemerintah Austria

“Kenapa? Bukan sok-sokan, gagah-gagahan, maupun mencari popularitas. Karena ini adalah tanggung jawab. Nanti pun akan dicek dulu kelaikan secara medis. Jika memenuhi syarat, ya dilakukan. Namun kalau ada yang tidak memenuhi syarat, ya jangan dipaksakan. Kita fleksibel sajalah, mudah-mudahan sehat sampai waktunya nanti,” ucapnya.

Selain pejabat eselon II, dikesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV termasuk Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Raya. Kata muda pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kubu Raya tersebut sebagai penyegaran biasa. Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan menurut penilaian dari tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Saya kira yang paling penting efisiensi, efektivitas, dan langkah-langkah kerja ke depan. Di 2020 pun Alhamdulillah kinerjanya cukup baik dengan capaian serapan 94 persen dan untuk capaian pendapatan bisa 96 persen,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Malika Tampil Maksimal

KPK Sidik PT Antam dan Loco Montrado

Yang Muda, Yang Berani Vaksin

Artikel Terbaru

/