alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Warga Minta Perbaikan Jalan

Hasil Reses Dewan

SUNGAI RAYA — Persoalan peningkatan infrastruktur jalan poros termasuk jalan lingkungan di Kubu Raya menjadi salah satu perhatian utama pihak DPRD Kubu Raya. Pasalnya keluhan dan usulan mengenai pembangunan dan peningkatan jalan poros dan jalan lingkungan masih banyak ditemukan di lapangan saat para wakil rakyat ini melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing belum lama ini.

“Jika dilihat secara rinci memang masih banyak titik jalan poros di Kubu Raya termasuk jalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah, makanya kami harap ke depan upaya pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros termasuk jalan lingkungan ini bisa menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kubu Raya terutama di daerah yang masih terisolir,” kata Anggota Fraksi PDIP Kubu Raya, Muhammad Iqbal saat menyampaikan hasil resesnya ke pihak eksekutif Kubu Raya pada Rapat Paripurna, Senin (9/2) di Kantor DPRD Kubu Raya.

Dengan dibukanya akses jalan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur diharapkan bisa memudahkan mobilisasi masyarakat untuk bepergian ke daerah lain dan menjual hasil pertanian dan perkebunan yang dimiliki. Dengan lancaranya mobilisasi masyarakat, maka kata Iqbal secara tak langsung juga bisa mendorong peningkatan kesejahtraan pendapatan ekonomi masyarakat.

Anggota Fraksi Partai Demokrat, Muhidin menambahkan beberapa usulan masyarakat yang dirangkumnya dari hasil reses yakni keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal. Pasalnya kata dia, hingga saat ini ada beberapa titik kawasan tempat tinggal masyarakat di Kubu Raya yang letaknya sangat jauh dari Puskesmas. “Bagi pemukiman warga yang memang lokasinya jauh dari Puskesmas ini kami minta ke depan agar Pemerintah Kubu Raya bisa membangun Pustu. Dengan dibangunnya Pustu ini tentunya bisa menunjang peningkatan kualitas layana kesehatan masyarakat di Kubu Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ringkus Pengedar Narkotika di Padang Tikar

Selain jalan poros, jalan lingkungan, pembangunan pusat layanan kesehatan, kata Muhidin masih ada sejumlah usulan ke Pemerintah Kubu Raya yang dinilai penting untuk direalisasikan. Beberapa usulan tersebut seperti penyediaan sarana air bersih, sanitasi, termasuk usulan dalam mengantisipasi dan mencegah kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya.

Menanggapi pemaparan hasil reses pihak Parlemen Kubu Raya tersebut, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pihaknya akan mengakomodir hasil reses. “Karena disampaikan secara resemi melalui rapat paripurna, semua hasil reses ini akan kami akamodir untuk bahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021,” kata Muda usai mengikuti Rapat Paripurna.

Hasil reses tersebut kata Muda, akan menjadi salah satu bahan Rencana Kerja Pemerntah Daerah Kubu Raya tahun 2021. Disinggung mengenai banyaknya fraksi yang mengusulkan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros dan jalan lingkungan di Kubu Raya, kata Muda secara umum peningkatan infrastruktur memang masih menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kubu Raya. “Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros saya nilai memang penting, karena ini menjadi kunci utama untuk pergerakan mobilisasi masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahtraan masyarakat,” jelasnya.

Agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan bisa lebih maksimal, kata Muda rumusannya, akan diusahakan agar sinergisitas antara Pemerintah Kubu Raya dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Pusat,khususnya untuk pembangunan jalur jalan yang sangat tinggi frekuensinya dilalui kendaraan dan menjadi titik mobilisasi terbanyak.

Baca Juga :  Percepat Penerima Vaksin

“Jadi prioritas pembangunan jalan poros ini, akan dikaji dulu, misalnya akan dilihat lihat dulu dalam sehari ada berapa banyak kendaraan yang melintas, dan penggunaan masyarakat, artinya jalur yang memang menjadi urat nadi masyarakat dalam meningkatan perekeonomian dan kesejahtraan masyarakat,” paparnya.

Mengingat anggaran yang dimiliki pemerintah daerah terbatas, kata Muda tentunya mengenai realisasi pembangunan jalan poros ini, pihaknya juga akan memberikan pemahaman bagi masyarakat. “Tidak mungkin dengan keterbatasan anggaran semuanya bisa dibangun sekaligus, tentunya secara bertahap dan sesuai dengan skala prioroitas,” ungkapnya.

Apalagi Kubu Raya wilayahnya cukup luas, jika dikalkulasikan kata Muda, ada sekitar 646 kilometer panjang jalan poros dan sekitar 40 persen diantara jalan poros tersebut mengalami kerusakan. “Semoga nanti Pemerintah provinsi bisa ikut andil untuk turut memperbaiki jalan poros di Kubu Raya tentunya bisa melalui bagi hasil yang lebih baik dan bantuan keuangan yang lebih proporsional mengingat Kubu Raya merupakan penyumbang PDRB kedua terbesar di Kalimantan Barat, sehingga perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.

Muda pun mengaku akan memperkuat pembangunan infrastruktur di kabupaten dengan 9 kecamatan ini. “Peningkatan infrastruktur dan pembangunan bidang lainnya diperlukan, mengingat Kubu Raya berbatasan langsung dengan ibu kota provinsi dan menjadi salah satu pintu masuk utama orang luar untuk bertandang ke Kalimantan Barat,” pungkasnya. (ash)

Hasil Reses Dewan

SUNGAI RAYA — Persoalan peningkatan infrastruktur jalan poros termasuk jalan lingkungan di Kubu Raya menjadi salah satu perhatian utama pihak DPRD Kubu Raya. Pasalnya keluhan dan usulan mengenai pembangunan dan peningkatan jalan poros dan jalan lingkungan masih banyak ditemukan di lapangan saat para wakil rakyat ini melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing belum lama ini.

“Jika dilihat secara rinci memang masih banyak titik jalan poros di Kubu Raya termasuk jalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah, makanya kami harap ke depan upaya pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros termasuk jalan lingkungan ini bisa menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kubu Raya terutama di daerah yang masih terisolir,” kata Anggota Fraksi PDIP Kubu Raya, Muhammad Iqbal saat menyampaikan hasil resesnya ke pihak eksekutif Kubu Raya pada Rapat Paripurna, Senin (9/2) di Kantor DPRD Kubu Raya.

Dengan dibukanya akses jalan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur diharapkan bisa memudahkan mobilisasi masyarakat untuk bepergian ke daerah lain dan menjual hasil pertanian dan perkebunan yang dimiliki. Dengan lancaranya mobilisasi masyarakat, maka kata Iqbal secara tak langsung juga bisa mendorong peningkatan kesejahtraan pendapatan ekonomi masyarakat.

Anggota Fraksi Partai Demokrat, Muhidin menambahkan beberapa usulan masyarakat yang dirangkumnya dari hasil reses yakni keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal. Pasalnya kata dia, hingga saat ini ada beberapa titik kawasan tempat tinggal masyarakat di Kubu Raya yang letaknya sangat jauh dari Puskesmas. “Bagi pemukiman warga yang memang lokasinya jauh dari Puskesmas ini kami minta ke depan agar Pemerintah Kubu Raya bisa membangun Pustu. Dengan dibangunnya Pustu ini tentunya bisa menunjang peningkatan kualitas layana kesehatan masyarakat di Kubu Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tambah Satu Desa Persiapan di Sungai Enau A

Selain jalan poros, jalan lingkungan, pembangunan pusat layanan kesehatan, kata Muhidin masih ada sejumlah usulan ke Pemerintah Kubu Raya yang dinilai penting untuk direalisasikan. Beberapa usulan tersebut seperti penyediaan sarana air bersih, sanitasi, termasuk usulan dalam mengantisipasi dan mencegah kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya.

Menanggapi pemaparan hasil reses pihak Parlemen Kubu Raya tersebut, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pihaknya akan mengakomodir hasil reses. “Karena disampaikan secara resemi melalui rapat paripurna, semua hasil reses ini akan kami akamodir untuk bahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021,” kata Muda usai mengikuti Rapat Paripurna.

Hasil reses tersebut kata Muda, akan menjadi salah satu bahan Rencana Kerja Pemerntah Daerah Kubu Raya tahun 2021. Disinggung mengenai banyaknya fraksi yang mengusulkan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros dan jalan lingkungan di Kubu Raya, kata Muda secara umum peningkatan infrastruktur memang masih menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kubu Raya. “Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan poros saya nilai memang penting, karena ini menjadi kunci utama untuk pergerakan mobilisasi masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahtraan masyarakat,” jelasnya.

Agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan bisa lebih maksimal, kata Muda rumusannya, akan diusahakan agar sinergisitas antara Pemerintah Kubu Raya dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Pusat,khususnya untuk pembangunan jalur jalan yang sangat tinggi frekuensinya dilalui kendaraan dan menjadi titik mobilisasi terbanyak.

Baca Juga :  Tingkatkan Standarisasi Pengetahuan Remote Pilot

“Jadi prioritas pembangunan jalan poros ini, akan dikaji dulu, misalnya akan dilihat lihat dulu dalam sehari ada berapa banyak kendaraan yang melintas, dan penggunaan masyarakat, artinya jalur yang memang menjadi urat nadi masyarakat dalam meningkatan perekeonomian dan kesejahtraan masyarakat,” paparnya.

Mengingat anggaran yang dimiliki pemerintah daerah terbatas, kata Muda tentunya mengenai realisasi pembangunan jalan poros ini, pihaknya juga akan memberikan pemahaman bagi masyarakat. “Tidak mungkin dengan keterbatasan anggaran semuanya bisa dibangun sekaligus, tentunya secara bertahap dan sesuai dengan skala prioroitas,” ungkapnya.

Apalagi Kubu Raya wilayahnya cukup luas, jika dikalkulasikan kata Muda, ada sekitar 646 kilometer panjang jalan poros dan sekitar 40 persen diantara jalan poros tersebut mengalami kerusakan. “Semoga nanti Pemerintah provinsi bisa ikut andil untuk turut memperbaiki jalan poros di Kubu Raya tentunya bisa melalui bagi hasil yang lebih baik dan bantuan keuangan yang lebih proporsional mengingat Kubu Raya merupakan penyumbang PDRB kedua terbesar di Kalimantan Barat, sehingga perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.

Muda pun mengaku akan memperkuat pembangunan infrastruktur di kabupaten dengan 9 kecamatan ini. “Peningkatan infrastruktur dan pembangunan bidang lainnya diperlukan, mengingat Kubu Raya berbatasan langsung dengan ibu kota provinsi dan menjadi salah satu pintu masuk utama orang luar untuk bertandang ke Kalimantan Barat,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/