alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Sebatang Kara, Lansia di Rasau Jaya Ini Hidup di Rumah Penuh Sampah

SUNGAI RAYA – Seorang perempuan lanjut usia bernama Ruminah, warga Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, belum lama ini menjadi perhatian warga desa setempat, Lantaran diusianya yang menginjak 85 tahun, dia tinggal sebatang kara di rumah yang dipinjamkan oleh tetangganya.

Rumah berukuran 3 x 3 meter itu tampak kumuh dan penuh sampah. Kendati demikian Ruminah terpaksa tinggal di rumah tersebut. Tidak ada lagi keluarganya yang menemani dan merawat setelah ia ditinggal sang suami.

Mendengar kisah pilu Ruminah dari warga setempat, Babinsa Koramil 1207-07/Sungai Kakap, Sertu Sarjono berinisiatif merangkul warg sekitar untuk membersihkan Ruminah bersama warga lainnya.

“Semula saya mendapat laporan ada warga di desa binaan saya yang hidup sebatang kara di rumah yang kumuh di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya. Saya langsung spontan memberikan bantuan bersama warga,” ucap Sarjono baru-baru ini.

Baca Juga :  Peran Penting PKK dalam Pembangunan Daerah

Sebelum membersihkan tempat tinggal Ruminah yang kumuh, Sarjono membopong perempuan lansia ini untuk dibawa ke rumah tetangga sementara waktu. Selama Ruminah diungsikan, Sarjono bersama warga lainnya gotong royong membersihkan rumah yang kumuh tersebut.

“Jadi saya bersama warga setempat bersihkan rumahnya. Kami semprot dan buang sampah-sampah yang ada di dalam. Setelah bersih dan benar-benar kering, nenek ini dipulangkan ke rumahnya,” jelasnya.

BERSIHKAN RUMAH: Sertu Sarjono membopong Ruminah untuk ke rumah tetangga, saat rumah kumuhnya dibersihkan bersama warga setempat. (IST)

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada tanda identitas lain yang ditemukan saat rumah Ruminah dibersihkan. Sarjono hanya menemukan buku nikah yang selalu disimpan Ruminah untuk mengenang sang suami.

“Nenek ini sebatang kara. Tidak ada keluarganya, setelah ditinggal suami. Dia memang sudah tinggal di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya ini sejak puluhan tahun lalu. Sejak suaminya (Mbah Karto) tugas di Pelabuhan Rasau Jaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  23 Lansia Pindah dari Ketapang

Selama tinggal di rumah itu, Ruminah kerap dibantu tetangga. Baik bantuan makan maupun sosial lainnya. Namun, karena Ruminah sudah tua renta, ia tak sanggup lagi membersihkan rumahnya.

“Makanya kami hadir membantu meringankan beban nenek ini,” tuturnya.

Kini, warga Rasau Jaya Umum sedang bahu-membahu memberikan bantuan untuk Ruminah mendapatkan kehidupan layak. Warga setempat pun berharap ke depan ada dermawan yang mengulurkan bantuan.

“Semoga sajalah si nenek  ini ada yang membantu, ada yang ringan tangan mengulurkan bantuan,” tutup Sarjono. (ash)

SUNGAI RAYA – Seorang perempuan lanjut usia bernama Ruminah, warga Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, belum lama ini menjadi perhatian warga desa setempat, Lantaran diusianya yang menginjak 85 tahun, dia tinggal sebatang kara di rumah yang dipinjamkan oleh tetangganya.

Rumah berukuran 3 x 3 meter itu tampak kumuh dan penuh sampah. Kendati demikian Ruminah terpaksa tinggal di rumah tersebut. Tidak ada lagi keluarganya yang menemani dan merawat setelah ia ditinggal sang suami.

Mendengar kisah pilu Ruminah dari warga setempat, Babinsa Koramil 1207-07/Sungai Kakap, Sertu Sarjono berinisiatif merangkul warg sekitar untuk membersihkan Ruminah bersama warga lainnya.

“Semula saya mendapat laporan ada warga di desa binaan saya yang hidup sebatang kara di rumah yang kumuh di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya. Saya langsung spontan memberikan bantuan bersama warga,” ucap Sarjono baru-baru ini.

Baca Juga :  PNS Jangan Kebanyakan Curhat

Sebelum membersihkan tempat tinggal Ruminah yang kumuh, Sarjono membopong perempuan lansia ini untuk dibawa ke rumah tetangga sementara waktu. Selama Ruminah diungsikan, Sarjono bersama warga lainnya gotong royong membersihkan rumah yang kumuh tersebut.

“Jadi saya bersama warga setempat bersihkan rumahnya. Kami semprot dan buang sampah-sampah yang ada di dalam. Setelah bersih dan benar-benar kering, nenek ini dipulangkan ke rumahnya,” jelasnya.

BERSIHKAN RUMAH: Sertu Sarjono membopong Ruminah untuk ke rumah tetangga, saat rumah kumuhnya dibersihkan bersama warga setempat. (IST)

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada tanda identitas lain yang ditemukan saat rumah Ruminah dibersihkan. Sarjono hanya menemukan buku nikah yang selalu disimpan Ruminah untuk mengenang sang suami.

“Nenek ini sebatang kara. Tidak ada keluarganya, setelah ditinggal suami. Dia memang sudah tinggal di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya ini sejak puluhan tahun lalu. Sejak suaminya (Mbah Karto) tugas di Pelabuhan Rasau Jaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sebulan Tampung 500 Kilogram Sampah Warga

Selama tinggal di rumah itu, Ruminah kerap dibantu tetangga. Baik bantuan makan maupun sosial lainnya. Namun, karena Ruminah sudah tua renta, ia tak sanggup lagi membersihkan rumahnya.

“Makanya kami hadir membantu meringankan beban nenek ini,” tuturnya.

Kini, warga Rasau Jaya Umum sedang bahu-membahu memberikan bantuan untuk Ruminah mendapatkan kehidupan layak. Warga setempat pun berharap ke depan ada dermawan yang mengulurkan bantuan.

“Semoga sajalah si nenek  ini ada yang membantu, ada yang ringan tangan mengulurkan bantuan,” tutup Sarjono. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/