alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Buktikan Demi Kemajuan Kubu Raya

Implementasikan Makna Salam Menanjak

SUNGAI RAYA–Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menginginkan masyarakat Kubu Raya tidak sekedar mempraktikkan salam menanjak sebagai salam narasi nonverbal simbolik namun salam tersebut juga bisa diaplikasikan untuk memotivasi diri agar bisa berbuat lebih baik untuk kemajuan diri termasuk berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah terutama di Kubu Raya.

“Ini salam yang bagus dan sarat dengan makna, yakni menanjak dan meroket. Filosofinya juga sangat bagus. Masyarakat Kubu Raya harus bisa menanjak seperti salam khas kabupaten ini,” kata Abdul Halim Iskandar sesaat setelah diperkenalkan salam menanjak oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan di sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Rasau Jaya baru-baru ini.

Bahkan saat melihat aktivitas anak-anak yang belajar dan bermain di Rumah Pintar Rasau Jaya, Abdul Halim Iskandar mengajak mereka untuk bersemangat sesuai salam menanjak khas Kubu Raya.

“Kalian harus bisa menanjak, jadi anak yang pintar, kreatif, dan bisa memberkan konstribusi terbaik salah satunya melalui prestasi yang kalian miliki untuk ikut membangun Kubu Raya. Salam menanjak,” katanya kepada anak-anak yang sedang belajar di Rumah Pintar Rasau Jaya.

Baca Juga :  Oknum Kades di Kubu Diduga Setubuhi Pelajar

Gerakan salam menanjak adalah telapak tangan terbuka yang diletakkan di depan dada dengan ujung-ujung jari mengarah diagonal ke atas. Seperti diketahui, salam menanjak yang semula dikenalkan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, saat ini kian masif dan dikenal berbagai lapisan masyarakat terutama di Kubu Raya.

“Salam menanjak ini memiliki makna ajakan bagi masyarakat untuk bersikap progresif. Yakni selalu berupaya meningkatkan kualitas di semua bidang kehidupan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Kata Muda, salam menanjak yang di populerkannya itu, bertujuan membangkitkan semangat seluruh elemen masyarakat Kubu Raya. Muda menyebutnya sebagai ‘mind programming’. Yakni menggerakkan pikiran bawah sadar masyarakat untuk selalu optimistis terhadap semua potensi sumber daya manusia dan alam yang ada.

“Dengan salam menanjak, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus bekerja keras. Karena kalau jalan menanjak itu kita harus lebih bekerja keras dibanding jalan mendatar. Kita harus bisa tidak menjadi beban bagi bangsa ini, tapi harus mampu ikut berkontribusi bagi republik ini dengan segala ide kreatif dan solutif dalam menghadapi semua persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jadikan New Normal Peluang untuk Produktif

Dalam kunjungan kerjanya ke Kubu Raya, Abdul Halim Iskandar bertemu masyarakat di Islamic Centre Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya. Di sana ia menyerahkan sertifikat dan sejumlah bantuan. Sertifikat dan bantuan yang diserahkan yakni sertifikat hak milik transmigrasi, peralatan KBM SMA/SMK berupa komputer satu paket, perlengkapan Rumah Pintar berupa komputer, bantuan moda transportasi air sebanyak lima unit, pembangunan dermaga rakyat sebanyak lima unit, pembangunan jalan non status empat kilometer, perbaikan Kantor Pengelola KTM, pembangunan gudang RMP satu unit, rehabilitasi ruang kelas Pesantren Sunan Ampel KTM Rasau Jaya, dan bantuan perlengkapan rumah ibadah dua paket. Dari Islamic Center, ia melanjutkan kunjungan ke RUmah Pintar Rasau Jaya. (ash)

Implementasikan Makna Salam Menanjak

SUNGAI RAYA–Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menginginkan masyarakat Kubu Raya tidak sekedar mempraktikkan salam menanjak sebagai salam narasi nonverbal simbolik namun salam tersebut juga bisa diaplikasikan untuk memotivasi diri agar bisa berbuat lebih baik untuk kemajuan diri termasuk berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah terutama di Kubu Raya.

“Ini salam yang bagus dan sarat dengan makna, yakni menanjak dan meroket. Filosofinya juga sangat bagus. Masyarakat Kubu Raya harus bisa menanjak seperti salam khas kabupaten ini,” kata Abdul Halim Iskandar sesaat setelah diperkenalkan salam menanjak oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan di sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Rasau Jaya baru-baru ini.

Bahkan saat melihat aktivitas anak-anak yang belajar dan bermain di Rumah Pintar Rasau Jaya, Abdul Halim Iskandar mengajak mereka untuk bersemangat sesuai salam menanjak khas Kubu Raya.

“Kalian harus bisa menanjak, jadi anak yang pintar, kreatif, dan bisa memberkan konstribusi terbaik salah satunya melalui prestasi yang kalian miliki untuk ikut membangun Kubu Raya. Salam menanjak,” katanya kepada anak-anak yang sedang belajar di Rumah Pintar Rasau Jaya.

Baca Juga :  Berburu si Loreng di Sungai Asam

Gerakan salam menanjak adalah telapak tangan terbuka yang diletakkan di depan dada dengan ujung-ujung jari mengarah diagonal ke atas. Seperti diketahui, salam menanjak yang semula dikenalkan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, saat ini kian masif dan dikenal berbagai lapisan masyarakat terutama di Kubu Raya.

“Salam menanjak ini memiliki makna ajakan bagi masyarakat untuk bersikap progresif. Yakni selalu berupaya meningkatkan kualitas di semua bidang kehidupan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Kata Muda, salam menanjak yang di populerkannya itu, bertujuan membangkitkan semangat seluruh elemen masyarakat Kubu Raya. Muda menyebutnya sebagai ‘mind programming’. Yakni menggerakkan pikiran bawah sadar masyarakat untuk selalu optimistis terhadap semua potensi sumber daya manusia dan alam yang ada.

“Dengan salam menanjak, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus bekerja keras. Karena kalau jalan menanjak itu kita harus lebih bekerja keras dibanding jalan mendatar. Kita harus bisa tidak menjadi beban bagi bangsa ini, tapi harus mampu ikut berkontribusi bagi republik ini dengan segala ide kreatif dan solutif dalam menghadapi semua persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Oknum Kades di Kubu Diduga Setubuhi Pelajar

Dalam kunjungan kerjanya ke Kubu Raya, Abdul Halim Iskandar bertemu masyarakat di Islamic Centre Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya. Di sana ia menyerahkan sertifikat dan sejumlah bantuan. Sertifikat dan bantuan yang diserahkan yakni sertifikat hak milik transmigrasi, peralatan KBM SMA/SMK berupa komputer satu paket, perlengkapan Rumah Pintar berupa komputer, bantuan moda transportasi air sebanyak lima unit, pembangunan dermaga rakyat sebanyak lima unit, pembangunan jalan non status empat kilometer, perbaikan Kantor Pengelola KTM, pembangunan gudang RMP satu unit, rehabilitasi ruang kelas Pesantren Sunan Ampel KTM Rasau Jaya, dan bantuan perlengkapan rumah ibadah dua paket. Dari Islamic Center, ia melanjutkan kunjungan ke RUmah Pintar Rasau Jaya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/