alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Vaksinasi Covid-19 14 Januari, Ajak Masyarakat Dukung

SUNGAI RAYA — Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kembali mengimbau masyarakat untuk mendukung vaksinasi Covid-19 yang rencananya akan dimulai pada 14 Januari mendatang. Muda pun meminta masyarakat untuk tidak ragu  mengikuti vaksinasi tersebut.

“Jauhkan diri dari sikap paranoid berlebihan. Kalaupun masih ada keraguan, lebih bijak kita ikuti secara jernih perkembangannya dan jangan justru kita yang mempersulit pelaksanaan vaksinasi ini,” kata Muda Mahendrawan usai memimpin rapat Kelompok Kerja Penguatan dan Edukasi Program Vaksinasi Corona Virus Desease 2019 Kubu Raya, Senin (11/1) di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya.

“Fokuskan pikiran terdalam kita untuk kebahagiaan keluarga, teman, dan semua warga. Kekuatan niat ikhtiar itu akan mampu membuat kita jauh lebih tenang, bersemangat, dan punya keyakinan hidup sehat dan bahagia bagi masa depan generasi republik ini, insya Allah,” ucapnya.

Baca Juga :  Sepekan 44.314 Warga Kalbar Divaksin

Dikesempatan yang sama Muda mengatakan pembentukan kelompok kerja atau pokja sangat penting. “Karena  bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau divaksinasi,” jelasnya.

Muda mengatakan bersama seluruh perwakilan elemen masyarakat, pihaknya berusaha membangun keyakinan publik agar mendukung program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, masyarakat harus memahami pentingnya vaksin untuk menekan dampak kematian akibat penularan Covid-19.

“Program vaksinasi untuk mendorong terbentuknya kekebalan tubuh, melindungi, dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh serta menjaga produktivitas,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya, Nahruji Sudiman turut mengutarakan dukungannya terhadap program vaksinasi Covid-19. Karenanya, hingga kini pihaknya terus bekerja keras menangkal sejumlah isu miring yang ada di lapangan.

“Alhamdulillah dalam rapat kegiatan pokja yang dilaksanakan ini, semua agama sudah hadir dan semua forum akan memberikan penjelasan. Bukan masalah vaksin, tetapi yang kita hadapi adalah isu-isu yang ada di masyarakat. Kesempatan ini bisa memberikan pencerahan terkait penyebaran virus,” jelasnya.

Baca Juga :  Antusiasme Vaksinasi Massal

Nahruji menegaskan hasil musyawarah gabungan dengan MUI telah menyatakan status kehalalan vaksin.

“Semoga secara tertulis sebelum tanggal 13 sudah dikeluarkan yang menjadi kesepakatan bersama itu,” harapnya

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kubu Raya Kubu Raya Hasan Shubhi menambahkan vaksin Covid-19 halal dan suci. Hal itu berdasarkan hasil kajian yang disampaikan Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat.

“Pada prinsipnya memang betul virus itu ada. Kita tidak perlu melawannya, tapi bagaimana kita ini tetap menang dan berdamai dengan virus ini,” ucap Hasan.

Meski sudah dinyatakan halal, Hasan menyebut pihaknya masih menunggu keterangan secara tertulis dari MUI Pusat.

“Walaupun fatwa secara tertulis masih belum keluar, dari kajian MUI vaksin tersebut sudah dinyatakan suci dan halal,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA — Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kembali mengimbau masyarakat untuk mendukung vaksinasi Covid-19 yang rencananya akan dimulai pada 14 Januari mendatang. Muda pun meminta masyarakat untuk tidak ragu  mengikuti vaksinasi tersebut.

“Jauhkan diri dari sikap paranoid berlebihan. Kalaupun masih ada keraguan, lebih bijak kita ikuti secara jernih perkembangannya dan jangan justru kita yang mempersulit pelaksanaan vaksinasi ini,” kata Muda Mahendrawan usai memimpin rapat Kelompok Kerja Penguatan dan Edukasi Program Vaksinasi Corona Virus Desease 2019 Kubu Raya, Senin (11/1) di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya.

“Fokuskan pikiran terdalam kita untuk kebahagiaan keluarga, teman, dan semua warga. Kekuatan niat ikhtiar itu akan mampu membuat kita jauh lebih tenang, bersemangat, dan punya keyakinan hidup sehat dan bahagia bagi masa depan generasi republik ini, insya Allah,” ucapnya.

Baca Juga :  Sungai yang Membentang Menyimpan Potensi Perikanan dan Pariwisata

Dikesempatan yang sama Muda mengatakan pembentukan kelompok kerja atau pokja sangat penting. “Karena  bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau divaksinasi,” jelasnya.

Muda mengatakan bersama seluruh perwakilan elemen masyarakat, pihaknya berusaha membangun keyakinan publik agar mendukung program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, masyarakat harus memahami pentingnya vaksin untuk menekan dampak kematian akibat penularan Covid-19.

“Program vaksinasi untuk mendorong terbentuknya kekebalan tubuh, melindungi, dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh serta menjaga produktivitas,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya, Nahruji Sudiman turut mengutarakan dukungannya terhadap program vaksinasi Covid-19. Karenanya, hingga kini pihaknya terus bekerja keras menangkal sejumlah isu miring yang ada di lapangan.

“Alhamdulillah dalam rapat kegiatan pokja yang dilaksanakan ini, semua agama sudah hadir dan semua forum akan memberikan penjelasan. Bukan masalah vaksin, tetapi yang kita hadapi adalah isu-isu yang ada di masyarakat. Kesempatan ini bisa memberikan pencerahan terkait penyebaran virus,” jelasnya.

Baca Juga :  Panitia Diminta Jaga Disiplin, Moral dan Etika

Nahruji menegaskan hasil musyawarah gabungan dengan MUI telah menyatakan status kehalalan vaksin.

“Semoga secara tertulis sebelum tanggal 13 sudah dikeluarkan yang menjadi kesepakatan bersama itu,” harapnya

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kubu Raya Kubu Raya Hasan Shubhi menambahkan vaksin Covid-19 halal dan suci. Hal itu berdasarkan hasil kajian yang disampaikan Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat.

“Pada prinsipnya memang betul virus itu ada. Kita tidak perlu melawannya, tapi bagaimana kita ini tetap menang dan berdamai dengan virus ini,” ucap Hasan.

Meski sudah dinyatakan halal, Hasan menyebut pihaknya masih menunggu keterangan secara tertulis dari MUI Pusat.

“Walaupun fatwa secara tertulis masih belum keluar, dari kajian MUI vaksin tersebut sudah dinyatakan suci dan halal,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/