alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Pantau Pasar Juadah

KEPALA Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Norasari Arani mengatakan bahwa pihaknya  akan melakukan pemantauan terhadap penyelanggaran pasar Juadah di Kubu Raya.  “Secara umum kami pantau sudah ada sejumlah titik pasar juadah di Kubu Raya, misalnya di sekitar Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya Dalam, Kantor Camat Sungai Raya, dan di setiap kecamatan juga mungkin ada nantinya akan kami pantau pelaksanaannya agar bisa tetap tertib, menjaga kebersihan, keamanan, dan yang paling penting mereka selalu disiplin terhadap penegakan protokol kesehatan, misal dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan sejenisnya,” jelas Norasari Arani kepada Pontianak Post, Senin (12/4) di Sungai Raya.

Tidak hanya memantau langsung pelaksanaan aktivitas di pasar juadah, kata Norasari, dalam pelaksanaannya untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat. Pihaknya juga akan memberikan edukasi dan sosialiasi berkala bagi pengurus atau koordinator pelakasana pasar juadah. “Misalnya di masjid-masjid besar itukan biasanya ada yang buka pasar juadah, nantinya edukasi dan pemahaman termasuk terkait disiplin protokol kesehhatan akan kami sampaikan ke pengurus atau koordinatornya dan saya yakin karena sudah sering diberikan pemahaman masyarakat juga sudah sadara pentingnya menjaga disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolda Diminta Cek Migor di Pasar Tiap Hari

Selain memantau pelaksanaan pasar juadah di tempat terbuka, dalam upaya membantu pemasaran beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, pihaknya juga bekerja sama dengan GAIA City Mall menggelar Gebyar Ramadan di GAIA City Mall, sejak 12 April – 17 Mei mendatang. “Jadi di Gebyar Ramadan itu, disediakan sejumlah stan untuk diisi pelaku UMKM lokal Kubu Raya yang ingin memasarkan beragam produknya, baik itu aneka kue kering, jajanan berbukan puasa, hingga kebutuhan untuk keperluan lebaran nanti,” ungkapnya.

Secara terpisah, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan tidak mempermasalahkan masyarakat untuk menggelar pasar juadah selama Ramadan di sejumlah titik di Kubu Raya, sepanjang menaati aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan. “Saya hanya mengingatkan masyarakat untuk bisa tertib, menjaga kebersihaan, tidak mengganggung fasilitas umum dan yang terlebih penting harus tetap menaati dan disiplin menegakkan protokol kesehatan,” kata Muda. “Silakan saja jika ingin berjualan di pasar juadah asal menataati aturan yang telah ditentukan. Dan saya yakin masyarakat itu sebenarnya sudah paham jadi tidak perlulah kita terlalu paranoid dengan masyarakat. karena menurut saya masyarakat sudah mengerti bagaimana dia menjaga dirinya,” tambah Muda.

Baca Juga :  Pasar Pagi Sepi 

Meski yakin masyarakat sudah paham dalam menjaga diri, terutama dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, namun Muda menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama jajaran seperti pihak Satpol PP Kubu Raya, Polres, Danramil, hingga pihak pemerintah desa dan sejumlah pihak terkait lainnya, bersama-sama melakukan pemantauan. Mereka akan terus mengingatkan masyarakat untuk selalu solid dalam upaya mencegah penyebaran  dan melaukan penanganan Covid-19 secara maksimal di lapangan.

“Artinya dalam pasar juadah saya yakin para pedagang sudah mengetahui dan berupaya membentengi diri, apalagi mereka berjualan di tempat terbuka, jadi tidak terlalu berisiko. Dan jangan lupa terus menggunakan masker. Para padagangnya harus pakai masker dan itu jauh lebih aman. Dan nanti kami akna selalu membrkan araha bagi desa-desa dan sejenisnya,” jelas Muda. (ash)

KEPALA Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Norasari Arani mengatakan bahwa pihaknya  akan melakukan pemantauan terhadap penyelanggaran pasar Juadah di Kubu Raya.  “Secara umum kami pantau sudah ada sejumlah titik pasar juadah di Kubu Raya, misalnya di sekitar Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya Dalam, Kantor Camat Sungai Raya, dan di setiap kecamatan juga mungkin ada nantinya akan kami pantau pelaksanaannya agar bisa tetap tertib, menjaga kebersihan, keamanan, dan yang paling penting mereka selalu disiplin terhadap penegakan protokol kesehatan, misal dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan sejenisnya,” jelas Norasari Arani kepada Pontianak Post, Senin (12/4) di Sungai Raya.

Tidak hanya memantau langsung pelaksanaan aktivitas di pasar juadah, kata Norasari, dalam pelaksanaannya untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat. Pihaknya juga akan memberikan edukasi dan sosialiasi berkala bagi pengurus atau koordinator pelakasana pasar juadah. “Misalnya di masjid-masjid besar itukan biasanya ada yang buka pasar juadah, nantinya edukasi dan pemahaman termasuk terkait disiplin protokol kesehhatan akan kami sampaikan ke pengurus atau koordinatornya dan saya yakin karena sudah sering diberikan pemahaman masyarakat juga sudah sadara pentingnya menjaga disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Seleksi Direktur PDAM Tirta Raya

Selain memantau pelaksanaan pasar juadah di tempat terbuka, dalam upaya membantu pemasaran beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, pihaknya juga bekerja sama dengan GAIA City Mall menggelar Gebyar Ramadan di GAIA City Mall, sejak 12 April – 17 Mei mendatang. “Jadi di Gebyar Ramadan itu, disediakan sejumlah stan untuk diisi pelaku UMKM lokal Kubu Raya yang ingin memasarkan beragam produknya, baik itu aneka kue kering, jajanan berbukan puasa, hingga kebutuhan untuk keperluan lebaran nanti,” ungkapnya.

Secara terpisah, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan tidak mempermasalahkan masyarakat untuk menggelar pasar juadah selama Ramadan di sejumlah titik di Kubu Raya, sepanjang menaati aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan. “Saya hanya mengingatkan masyarakat untuk bisa tertib, menjaga kebersihaan, tidak mengganggung fasilitas umum dan yang terlebih penting harus tetap menaati dan disiplin menegakkan protokol kesehatan,” kata Muda. “Silakan saja jika ingin berjualan di pasar juadah asal menataati aturan yang telah ditentukan. Dan saya yakin masyarakat itu sebenarnya sudah paham jadi tidak perlulah kita terlalu paranoid dengan masyarakat. karena menurut saya masyarakat sudah mengerti bagaimana dia menjaga dirinya,” tambah Muda.

Baca Juga :  Pimpin Tanjung Beringin; Kades Cantik ini Bertekad Percepat Pembangunan Desa

Meski yakin masyarakat sudah paham dalam menjaga diri, terutama dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, namun Muda menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama jajaran seperti pihak Satpol PP Kubu Raya, Polres, Danramil, hingga pihak pemerintah desa dan sejumlah pihak terkait lainnya, bersama-sama melakukan pemantauan. Mereka akan terus mengingatkan masyarakat untuk selalu solid dalam upaya mencegah penyebaran  dan melaukan penanganan Covid-19 secara maksimal di lapangan.

“Artinya dalam pasar juadah saya yakin para pedagang sudah mengetahui dan berupaya membentengi diri, apalagi mereka berjualan di tempat terbuka, jadi tidak terlalu berisiko. Dan jangan lupa terus menggunakan masker. Para padagangnya harus pakai masker dan itu jauh lebih aman. Dan nanti kami akna selalu membrkan araha bagi desa-desa dan sejenisnya,” jelas Muda. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/