alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Gunakan BST untuk untuk Tingkatkan Imunitas

SUNGAI RAYA – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI, sejak Kamis (14/5) mulai didistribusikan di Kubu Raya. Melalui PT Pos Indonesia dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sebanyak 27.160 kepala keluarga di Kubu Raya masing-masing menerima dana sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan.

Mengingat bantuan yang dikucurkan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, usai memantau langsung dan secara simbolis menyerahkan BST bagi masyarakatnya, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  meminta masyarakat penerima BST memprioritaskan pemanfaatan BST bagi kesehatan selama pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesehatan merupakan hal penting, jadi gunakan sebaik mungkin BST yang diberikan terutama untuk menjaga kesehatan,” kata Muda Mahendrawan usai secara simbolis menyerahkan BST bagi masyarakat Kubu Raya, Kamis (14/5), di Kantor Pos Sungai Raya.

“Apa yang menjadi amanah ini, usahakan untuk menjaga kesehatan kita bersama anak-anak kita di rumah. Karena kesehatan adalah hal yang utama. Jika kita sehat tentunya kita bisa membangun ekonomi kembali,” tambahnya, seraya mengingatkan BST yang diterima harus digunakan dengan efektif, terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menghindari hal-hal yang menyebabkan munculnya stres.

Bupati pertama Kubu Raya ini menambahkan, jika dalam implementasinya terdapat kekeliruan atau perubahan data penerima BST dalam proses penyaluran, maka Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan berupaya mencarikan solusinya.

Baca Juga :  Maret 2021, DTKS seluruh Kecamatan Terselesaikan

Kata Muda, BST merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi dampak dari pandemi Covid-19. Karena itu, dirinya memastikan pemerintah kabupaten akan mengawal seluruh skema bantuan sosial yang ada. Baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten.

“Selain itu ada juga bantuan Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Sosial Tunai, dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Tapi yang untuk BLT dana desa tidak dipaksakan keluar sebelum hari raya Idulfitri. Karena datanya harus valid dulu. Jadi prinsipnya kita kawal. Selain itu dari pemkab akan dilakukan upaya pencadangan pangan di desa masing-masing supaya ketika ada kebutuhan bisa langsung diambil,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kubu Raya Yusran Anizam menambahkan, dari 169 ribu kepala keluarga di  Kubu Raya, sekitar 100 ribu diantaranya akan menerima bantuan dengan berbagai skema. “Yang jelas bantuan yang diberikan melebihi jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kubu Raya,” ucapnya.

Yusran menjelaskan, beragam skema bantuan untuk masyarakat yakni bantuan dari Program Keluarga Harapan, Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Pangan Non Tunai PNT, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, dan bantuan bahan makanan pokok dari dana APBD Kabupaten Kubu Raya. Pemberian bantuan akan terus dilakukan secara bertahap.

“Insya Allah dari 169 ribu kepala keluarga di Kubu Raya, sekitar 100 ribunya akan menerima bantuan dari berbagai skema tadi. Insya Allah ini sudah melebihi dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kubu Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemdes Parit Baru Sediakan Anggaran Darurat

Kepala Dinas Sosial Kubu Raya Titus Nursiwan menerangkan sebanyak  27.160 kepala keluarga penerima BST adalah mereka yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Kata Titus, warga yang berhak menerima bantuan sosial namun tidak masuk dalam DTKS tidak perlu khawatir. Sebab masih ada sejumlah skema bantuan lainnya dari pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten.

“Tentunya kami berharap kepada masyarakat penerima BTS ini digunakan dengan maksimal terutama untuk penanggulangan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Secara terpisah, penerima BST dari Kecamatan Sungai Kakap, Abdullah mengutarakan terima kasih kepada Pemerintah Kubu Raya yang telah menyalurkan bantuan pemerintah bagi warga yang membutuhkan dan terdampak Covid-19. Meski besarannya tidak seberapa, namun dia menilai bantuan tersebut sangat membantu diirnya untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama di masa pandemi Covid-19  ini.

“Alhamdulillah tadi saya sudah menerima dana bantuan. Dan saya lihat secara umum berjalan aman dan tertib. Terima kasih kepada pihak Pemerintah Kubu Raya yang sudah memfasilitasi dan mengatur pemberian bantuan ini. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan terakhir kami berharap smeeoga saja wabah Covid-19 ini juga segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal seperti sedia kala,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI, sejak Kamis (14/5) mulai didistribusikan di Kubu Raya. Melalui PT Pos Indonesia dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sebanyak 27.160 kepala keluarga di Kubu Raya masing-masing menerima dana sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan.

Mengingat bantuan yang dikucurkan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, usai memantau langsung dan secara simbolis menyerahkan BST bagi masyarakatnya, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  meminta masyarakat penerima BST memprioritaskan pemanfaatan BST bagi kesehatan selama pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesehatan merupakan hal penting, jadi gunakan sebaik mungkin BST yang diberikan terutama untuk menjaga kesehatan,” kata Muda Mahendrawan usai secara simbolis menyerahkan BST bagi masyarakat Kubu Raya, Kamis (14/5), di Kantor Pos Sungai Raya.

“Apa yang menjadi amanah ini, usahakan untuk menjaga kesehatan kita bersama anak-anak kita di rumah. Karena kesehatan adalah hal yang utama. Jika kita sehat tentunya kita bisa membangun ekonomi kembali,” tambahnya, seraya mengingatkan BST yang diterima harus digunakan dengan efektif, terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menghindari hal-hal yang menyebabkan munculnya stres.

Bupati pertama Kubu Raya ini menambahkan, jika dalam implementasinya terdapat kekeliruan atau perubahan data penerima BST dalam proses penyaluran, maka Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan berupaya mencarikan solusinya.

Baca Juga :  Optimalkan Pelayanan Bandara

Kata Muda, BST merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi dampak dari pandemi Covid-19. Karena itu, dirinya memastikan pemerintah kabupaten akan mengawal seluruh skema bantuan sosial yang ada. Baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten.

“Selain itu ada juga bantuan Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Sosial Tunai, dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Tapi yang untuk BLT dana desa tidak dipaksakan keluar sebelum hari raya Idulfitri. Karena datanya harus valid dulu. Jadi prinsipnya kita kawal. Selain itu dari pemkab akan dilakukan upaya pencadangan pangan di desa masing-masing supaya ketika ada kebutuhan bisa langsung diambil,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kubu Raya Yusran Anizam menambahkan, dari 169 ribu kepala keluarga di  Kubu Raya, sekitar 100 ribu diantaranya akan menerima bantuan dengan berbagai skema. “Yang jelas bantuan yang diberikan melebihi jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kubu Raya,” ucapnya.

Yusran menjelaskan, beragam skema bantuan untuk masyarakat yakni bantuan dari Program Keluarga Harapan, Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Pangan Non Tunai PNT, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, dan bantuan bahan makanan pokok dari dana APBD Kabupaten Kubu Raya. Pemberian bantuan akan terus dilakukan secara bertahap.

“Insya Allah dari 169 ribu kepala keluarga di Kubu Raya, sekitar 100 ribunya akan menerima bantuan dari berbagai skema tadi. Insya Allah ini sudah melebihi dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kubu Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Viral Postingan Pelajar Ulangan Di Lapangan Sekolah, Hoax atau Benar?

Kepala Dinas Sosial Kubu Raya Titus Nursiwan menerangkan sebanyak  27.160 kepala keluarga penerima BST adalah mereka yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Kata Titus, warga yang berhak menerima bantuan sosial namun tidak masuk dalam DTKS tidak perlu khawatir. Sebab masih ada sejumlah skema bantuan lainnya dari pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten.

“Tentunya kami berharap kepada masyarakat penerima BTS ini digunakan dengan maksimal terutama untuk penanggulangan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Secara terpisah, penerima BST dari Kecamatan Sungai Kakap, Abdullah mengutarakan terima kasih kepada Pemerintah Kubu Raya yang telah menyalurkan bantuan pemerintah bagi warga yang membutuhkan dan terdampak Covid-19. Meski besarannya tidak seberapa, namun dia menilai bantuan tersebut sangat membantu diirnya untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama di masa pandemi Covid-19  ini.

“Alhamdulillah tadi saya sudah menerima dana bantuan. Dan saya lihat secara umum berjalan aman dan tertib. Terima kasih kepada pihak Pemerintah Kubu Raya yang sudah memfasilitasi dan mengatur pemberian bantuan ini. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan terakhir kami berharap smeeoga saja wabah Covid-19 ini juga segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal seperti sedia kala,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/