alexametrics
25.6 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Vaksinasi Meningkat Signifikan

SUNGAI RAYA –Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan hingga saat ini sudah terdapat sebanyak 136.747 dosis vaksin Covid-19 yang digunakan di Kubu Raya.

“Jika dijumlahkan hingga saat ini, jumlah masyarakat Kubu Raya yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19 sebanyak 432.686 orang dan dosis vaksin dengan yang sudah digunakan sebanyak 136.747 dosis vaksin,” kata Marijan kepada Pontianak Post Selasa  (14/9) di Sungai Raya.

Marijan menambahkan, untuk jumlah dosis yang diterima pihaknya sebanyak 173.062 dengan rincian vaksinasi tahap pertama sebanyak 89.221 orang dan tahap kedua sebanyak 46.291 orang dan untuk vaksinasi boster bagi nakes sebanyak 1.235 orang.

Marijan menerangkan dalam upaya merealisasikan kekebalan kelompok di Kubu Raya, pihaknya akna terus menggencarkan kegiatan vaksinasi yang dilakukan hingga kesetiap desa dan dusun di kabupaten ini.

“Sejauh ini kami pantau antusias mayarakat sangat baik dalam mengikuti vaksinasi dan tentunya kami berharap selain vaksinasi, penerapan protokol kesehatan juga harus disiplin dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 ini bisa lebih optimal dilakukan,” ungkapnya.

Secara terpisah, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan Pemerintah Kubu Raya saat ini terus menggaungkan istilah suntik kebal Covid-19 dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini

Baca Juga :  Rp100 M untuk Kubu Raya

“Istilah suntik kebal Covid-19 ini sengaja kami gunakan untuk menyederhanakan istilah vaksinasi, agar masyarakat paham dan mau untuk divaksin. Karena selama ini dalam pemikiran masyarakat suntik vaksinasi identik dengan memasukkan obat dalam tubuh melalui suntikan, tentunya hal itu akan membuat masyarakat panik dan takut untuk disuntik vaksin,” jelas Muda.

Dia menilai, tujuan vaksinasi itu untuk memberikan kekebalan dan membentengi tubuh dari serangan virus corona.

Adanya istilah atau pemahaman mengenai suntik kebal kata Muda membuat saat ini banyak masyarakat Kubu Raya sudah tidak takut lagi dan tau pentingnya vaksinasi untuk kekebalan tubuh mereka dari penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah, dengan pemahaman suntik kebal ini, antusias warga Kubu Raya yang mau divaksin semakin meningkat, kondisi itu pun membuat kuota vaksin yang disiapkan setiap desa selalu kurang,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Muda menambahkan suntik kebal massal Covid-19 ini tetap dilakukan di desa-desa di Kubu Raya, termasuk di Desa Parit Baru yang memiliki jumlah penduduk sangat besar, sehingga hari ini ada 900 warga yang akan disuntik kebal Covid-19.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen

“Setiap hari di Kubu Raya kita lakukan hampir 8 sampai 9 titik pelaksanaan suntik kebal massal Covid-19. Kami berharap dengan adanya suntik kebal massal Covid-19 ini akan membuat cara kita menyebar di setiap desa dan suntik kebal massal yang kita gabungkan dengan ibu-ibu hamil dan lansia,” ungkapnya.

Muda berharap melalui sebaran suntik kebal massal Covid-19 ini, semua desa-desa sudah terlibat langsung bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta tenaga kesehatan dari Puskesmas masing-masing. Dirinya meyakini data dan sistem yang dilakukan Desa Parit Baru ini sudah sangat baik dengan melibatkan RT dan dusun yang langsung disusun bersama perangkat desa.

“Suntik kebal massal Covid-19 dengan sistem sebaran melalui desa-desa ini, maka setiap RT dan Kepala desa akan tahu dimana titik warga yang masih belum disuntik kebal, termasuk remaja usia 12 sampai 18 tahun. Tentunya warga juga akan tahu, siapa tetangganya yang belum dan sudah disuntik kebal,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA –Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan hingga saat ini sudah terdapat sebanyak 136.747 dosis vaksin Covid-19 yang digunakan di Kubu Raya.

“Jika dijumlahkan hingga saat ini, jumlah masyarakat Kubu Raya yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19 sebanyak 432.686 orang dan dosis vaksin dengan yang sudah digunakan sebanyak 136.747 dosis vaksin,” kata Marijan kepada Pontianak Post Selasa  (14/9) di Sungai Raya.

Marijan menambahkan, untuk jumlah dosis yang diterima pihaknya sebanyak 173.062 dengan rincian vaksinasi tahap pertama sebanyak 89.221 orang dan tahap kedua sebanyak 46.291 orang dan untuk vaksinasi boster bagi nakes sebanyak 1.235 orang.

Marijan menerangkan dalam upaya merealisasikan kekebalan kelompok di Kubu Raya, pihaknya akna terus menggencarkan kegiatan vaksinasi yang dilakukan hingga kesetiap desa dan dusun di kabupaten ini.

“Sejauh ini kami pantau antusias mayarakat sangat baik dalam mengikuti vaksinasi dan tentunya kami berharap selain vaksinasi, penerapan protokol kesehatan juga harus disiplin dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 ini bisa lebih optimal dilakukan,” ungkapnya.

Secara terpisah, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan Pemerintah Kubu Raya saat ini terus menggaungkan istilah suntik kebal Covid-19 dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini

Baca Juga :  Berharap Jadi Pelopor di Kalbar

“Istilah suntik kebal Covid-19 ini sengaja kami gunakan untuk menyederhanakan istilah vaksinasi, agar masyarakat paham dan mau untuk divaksin. Karena selama ini dalam pemikiran masyarakat suntik vaksinasi identik dengan memasukkan obat dalam tubuh melalui suntikan, tentunya hal itu akan membuat masyarakat panik dan takut untuk disuntik vaksin,” jelas Muda.

Dia menilai, tujuan vaksinasi itu untuk memberikan kekebalan dan membentengi tubuh dari serangan virus corona.

Adanya istilah atau pemahaman mengenai suntik kebal kata Muda membuat saat ini banyak masyarakat Kubu Raya sudah tidak takut lagi dan tau pentingnya vaksinasi untuk kekebalan tubuh mereka dari penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah, dengan pemahaman suntik kebal ini, antusias warga Kubu Raya yang mau divaksin semakin meningkat, kondisi itu pun membuat kuota vaksin yang disiapkan setiap desa selalu kurang,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Muda menambahkan suntik kebal massal Covid-19 ini tetap dilakukan di desa-desa di Kubu Raya, termasuk di Desa Parit Baru yang memiliki jumlah penduduk sangat besar, sehingga hari ini ada 900 warga yang akan disuntik kebal Covid-19.

Baca Juga :  Muda Imbau Tak Berlebihan Rayakan Pergantian Tahun

“Setiap hari di Kubu Raya kita lakukan hampir 8 sampai 9 titik pelaksanaan suntik kebal massal Covid-19. Kami berharap dengan adanya suntik kebal massal Covid-19 ini akan membuat cara kita menyebar di setiap desa dan suntik kebal massal yang kita gabungkan dengan ibu-ibu hamil dan lansia,” ungkapnya.

Muda berharap melalui sebaran suntik kebal massal Covid-19 ini, semua desa-desa sudah terlibat langsung bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta tenaga kesehatan dari Puskesmas masing-masing. Dirinya meyakini data dan sistem yang dilakukan Desa Parit Baru ini sudah sangat baik dengan melibatkan RT dan dusun yang langsung disusun bersama perangkat desa.

“Suntik kebal massal Covid-19 dengan sistem sebaran melalui desa-desa ini, maka setiap RT dan Kepala desa akan tahu dimana titik warga yang masih belum disuntik kebal, termasuk remaja usia 12 sampai 18 tahun. Tentunya warga juga akan tahu, siapa tetangganya yang belum dan sudah disuntik kebal,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/