alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Nilai Pentingnya Penerapan Trisakti Bung Karno

SUNGAI RAYA— Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menilai persoalan bangsa dan daerah harus dengan dihadapi bersama, sesuai dengan Trisakti bung karno, yakni mandiri dibidang ekonomi, berdikari dibidang Politik dan berkepribadian di bidang Budaya.

“Saya berharap Trisakti Bung Karno ini bisa diimplementasikan atau diterapkan secara utuh di lapangan, sehingga bisa turut menjawab permasalahan dan persoalan bangsa,” kata Sujiwo, Senin (15/3) usai menghadiri Seminar Nasional Pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalbar, di Qubu Resort Kubu Raya.

Sujiwo menginginkan, dalam pemilihan ketua GMNI Kalbar ini, bisa berjalan dengan lancar, sehingga kedepan GMNI menjadi lebih baik.

“Siapapun yang terpilih, bisa membawa GMNI menjadi lebih baik, bisa bermitra dengan pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang ada di Kalimantan Barat. Saya juga meminta dengan Ketua GMNI yang terpilih, bisa menjaga nama baik dan marwah GMNI itu sendiri, dan bisa berkontribusi untuk pemerintah dimana mereka berada,” harapnya.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah di Kubu Raya Belum Terlayani Air PDAM

Dikesempatan yang sama, dia juga berharap ke depan, GMNI bisa membuat program-program untuk kemajuan daerah masing-masing. Sebagai mahasiswa dan mahasiswi tentunya, harus melakukan kewajiban sebagai mahasiswa dengan sebaik-baiknya.

“Supaya tujuan berkuliah itu dapat tercapai sampai mengabdi pada masyarakat dan daerah, sesuai-cita-cita bung Karno yang nasionalis,” ujarnya.

Sujiwo menyampaikan, jiwa Nasionalis sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan di Kalbar, serta persoalan-persoalan bangsa Indonesia. “Kita harus berada di garda terdepan, untuk meneriakkan roh yang murni, Trisakti ini,” ujarnya.

Ketua Panitia, Gregorius Kabuta mengatakan Seminar Nasional Pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah ini dihadiri 5 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-Kalbar, diantaranya dari Kota Pontianak, Sambas, Mempawah, Ketapang, Sintang dan Melawi.

Baca Juga :  Sumber Agung Calon Desa Brilian

“Melalui seminar nasional pembukaan kaderisasi tingkat menengah ini secara tak langsung juga bertujuan meningkatkan peran aktif GMNI dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di Kalbar,” tutupnya. (ash)

SUNGAI RAYA— Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menilai persoalan bangsa dan daerah harus dengan dihadapi bersama, sesuai dengan Trisakti bung karno, yakni mandiri dibidang ekonomi, berdikari dibidang Politik dan berkepribadian di bidang Budaya.

“Saya berharap Trisakti Bung Karno ini bisa diimplementasikan atau diterapkan secara utuh di lapangan, sehingga bisa turut menjawab permasalahan dan persoalan bangsa,” kata Sujiwo, Senin (15/3) usai menghadiri Seminar Nasional Pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalbar, di Qubu Resort Kubu Raya.

Sujiwo menginginkan, dalam pemilihan ketua GMNI Kalbar ini, bisa berjalan dengan lancar, sehingga kedepan GMNI menjadi lebih baik.

“Siapapun yang terpilih, bisa membawa GMNI menjadi lebih baik, bisa bermitra dengan pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang ada di Kalimantan Barat. Saya juga meminta dengan Ketua GMNI yang terpilih, bisa menjaga nama baik dan marwah GMNI itu sendiri, dan bisa berkontribusi untuk pemerintah dimana mereka berada,” harapnya.

Baca Juga :  Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan dengan Razia Masker

Dikesempatan yang sama, dia juga berharap ke depan, GMNI bisa membuat program-program untuk kemajuan daerah masing-masing. Sebagai mahasiswa dan mahasiswi tentunya, harus melakukan kewajiban sebagai mahasiswa dengan sebaik-baiknya.

“Supaya tujuan berkuliah itu dapat tercapai sampai mengabdi pada masyarakat dan daerah, sesuai-cita-cita bung Karno yang nasionalis,” ujarnya.

Sujiwo menyampaikan, jiwa Nasionalis sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan di Kalbar, serta persoalan-persoalan bangsa Indonesia. “Kita harus berada di garda terdepan, untuk meneriakkan roh yang murni, Trisakti ini,” ujarnya.

Ketua Panitia, Gregorius Kabuta mengatakan Seminar Nasional Pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah ini dihadiri 5 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-Kalbar, diantaranya dari Kota Pontianak, Sambas, Mempawah, Ketapang, Sintang dan Melawi.

Baca Juga :  Sementara Tutup Akses WNA

“Melalui seminar nasional pembukaan kaderisasi tingkat menengah ini secara tak langsung juga bertujuan meningkatkan peran aktif GMNI dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di Kalbar,” tutupnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/