alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Antusiasme Pelajar SMPN Ikut Vaksinasi

SUNGAI RAYA – Lebih dari seratus pelajar di SMP Negeri 13 Desa Kuala, Senin(15/11) mengikuti vaksinasi Covid-19 yang difasilitasi pihak sekolah. Adanya edukasi secara berkesinambungan yang dilakukan pihak sekolah terkait pentingnya vaksinasi membuat para pelajar di SMP ini tampak antusias untuk divaksin. Bahkan beberapa orang tua pelajar tampak hadir menemani dan memberikan dukungan bagi sang anak di sekolah untuk divaksin.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP kami hari ini (kemarin, Red) berjalan lancar dan tidak ada kendala, karena sejak awal orang tua pelajar juga sudah memberikan dukungan penuh bagi anak-anaknya untuk divaksin melalui surat pernyataan mengizinkan anak-anaknya di vaksin,” kata Kepala SMP Negeri 13 Sungai Raya, Andansyah kepada Pontianak Post, Senin (15/11) di Sungai Raya.

Dari 235 pelajar yang ada, kata Adnansyah, hanya 19 orang saja yang belum bisa divaksinasi lantaran saat dilakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Dijelaskan dia, belasan pelajar tersebut ada yang kurang sehat, seperti pilek dan sejenisnya. “Jadi hanya 19 orang saya yang belum bisa divaksinasi, selebihnya sebanyak 216 pelajar semuanya sudah divaksin,” jelasnya.

Adnansyah mengapresiasi baik tingkat kesadaran pelajar ditambah kepedulian pihak orang tua yang mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di sekolah. “Dengan semakin meratannya pelajar yang ikut divaksinasi maka, membuat upaya penanganan dan mencegah penyebaran Covid-19 berjalan maksimal. Di sisi lain, juga tidak menutup kemungkinan melalui pelaksanaan vaksinasi ini akan membuat jadwal belajar di sekolah menjadi kembali normal seperti sedia kala,” ungkapnya.

Bagi pelajar yang belum divaksinasi, lanjutnya, pihak sekolah ke depan akan kembali berupaya memfasilitasi pelaksanan vaksinasi. “Belum lama ini kami juga ada koordinasi dengan pihak Polres Kubu Raya untuk kembali melakukan vaksinasi, jika memang sudah ketemu waktu yang sesuai, nanti Insya Allah akan kami lakukan kembali vaksinasi bagi pelajar di sekolah,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Dusun Blora Antusias Ikuti Vaksinasi

Salah satu pelajar kelas SMP Negeri 13, Angela Angelina mengaku sebelumnya masih enggan divaksin. Dia khawatir terhadap efek samping dari vaksin. Terlebih, lanjut dia, cukup banyak berita hoaks tentang vaksin tersebar membuat dirinya belum mau divaksin. Setelah diberikan pemahan oleh pihak sekolah dan tenaga kesehatan membuatnya akhirnya berani dan antusias untuk ikut divaksin.

Menurutnya, dengan mengikuti vakasinasi mampu meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit seperti Covid-19. “Kalau sudah divaksin, ditambah dengan disiplin protokol kesehatan secara tak langsung juga bisa membuat kita membantu upaya penanganan pandemi sehingga diharapkan pandemic Covid-19 bisa segera berkahir dan sekoah bisa kembali dilakuan secara normal seperti sebelum saat Covid-19 ini ada,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan juga meluangkan waktu untuk hadir dan memantau langsung pelaksanaan vaksinasi. Sesekali Muda tampak menyambangi pelajar dan memberikan semangat sembari menunggu antrean vaksinasi.

“Mengikuti vaksinasi ini penting, karena selain meningkatkan imunitas tubuh kita, secara tak langsung kita juga melindungi orang lain. Jadi mari sama-sama kita tingkatkan kepedulian kita untuk saling melindungi dan saling berkontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi tentunya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Muda juga mengajak dan terus mengingatkan para pelajar untuk terus disiplin terhadap protokol kesehatan. Dia juga mengajak para pelajar untuk berani terlibat langsung mengingatkan masyarakat disekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing, untuk ikut serta dalam penanganan pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.

Baca Juga :  Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 di Sungai Pinyuh

“Kami meyakini dengan adanya kerjsama yang baik lintas sektir ditambah dengan partisipasi aktif dari masyarakat termasuk para pelajar ini membuat upaya penanganan pandemi Covid-19 di Kubu Raya bisa lebih optimal dilakukan,” ucap Muda.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Ayub, mengaku sejak awal pihaknya terus melakukan sosialiasi bahkan melakukan pendekatan secara persuasif terhadap pelajar dan orang tua pelajar mengenai pentingnya vaksinasi. “Memang sejak awal kami merasakan masih ada sebagian orang tua yang belum mau mengizinkan anak-anaknya untuk ikut divaksin, namun Alhamdulillah secara bertahap setelah kami berikan pemahaman, edukasi secara berkesinambungan membuat banyak orang tua pelajar yang kini sudah mengizinkan anak-anaknya di vaksinasi,” jelas Ayub.

Menurut Ayub, salah satu kunci agar pelaksanaan vaksinasi bisa lebih banyak diikuti pelajar dimulai dari tenaga pelajar dan kepala sekolah masing-masing. “Kalau semua guru dan kepala sekolah disetiap sekolah sudah divaksin dan secara berkelanjutan memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi, saya yakin akan lebih banyak orang tua dan pelajar yang ingin mengikuti vaksinasi ini,” ungkapnya.

Ayub pun kembali mengingatkan pelajar, agar kendati sudah divaksin untuk tetap disiplin protokol kesehatan. “Bagaimanapun hingga saat ini pandemi masih beum berkahir, jadi disiplin protokol kesehatan masih harus kita lakukan, dan saya harap hal ini bisa menjadi budaya baru bagi pelajar dan masyarakat, karena dengan protokol kesehatan secara tak langsung juga membuat kita terbiasa menerapkan pola hidup sehat di dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Lebih dari seratus pelajar di SMP Negeri 13 Desa Kuala, Senin(15/11) mengikuti vaksinasi Covid-19 yang difasilitasi pihak sekolah. Adanya edukasi secara berkesinambungan yang dilakukan pihak sekolah terkait pentingnya vaksinasi membuat para pelajar di SMP ini tampak antusias untuk divaksin. Bahkan beberapa orang tua pelajar tampak hadir menemani dan memberikan dukungan bagi sang anak di sekolah untuk divaksin.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP kami hari ini (kemarin, Red) berjalan lancar dan tidak ada kendala, karena sejak awal orang tua pelajar juga sudah memberikan dukungan penuh bagi anak-anaknya untuk divaksin melalui surat pernyataan mengizinkan anak-anaknya di vaksin,” kata Kepala SMP Negeri 13 Sungai Raya, Andansyah kepada Pontianak Post, Senin (15/11) di Sungai Raya.

Dari 235 pelajar yang ada, kata Adnansyah, hanya 19 orang saja yang belum bisa divaksinasi lantaran saat dilakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Dijelaskan dia, belasan pelajar tersebut ada yang kurang sehat, seperti pilek dan sejenisnya. “Jadi hanya 19 orang saya yang belum bisa divaksinasi, selebihnya sebanyak 216 pelajar semuanya sudah divaksin,” jelasnya.

Adnansyah mengapresiasi baik tingkat kesadaran pelajar ditambah kepedulian pihak orang tua yang mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di sekolah. “Dengan semakin meratannya pelajar yang ikut divaksinasi maka, membuat upaya penanganan dan mencegah penyebaran Covid-19 berjalan maksimal. Di sisi lain, juga tidak menutup kemungkinan melalui pelaksanaan vaksinasi ini akan membuat jadwal belajar di sekolah menjadi kembali normal seperti sedia kala,” ungkapnya.

Bagi pelajar yang belum divaksinasi, lanjutnya, pihak sekolah ke depan akan kembali berupaya memfasilitasi pelaksanan vaksinasi. “Belum lama ini kami juga ada koordinasi dengan pihak Polres Kubu Raya untuk kembali melakukan vaksinasi, jika memang sudah ketemu waktu yang sesuai, nanti Insya Allah akan kami lakukan kembali vaksinasi bagi pelajar di sekolah,” ucapnya.

Baca Juga :  Temukan Kluster Tahlilan di Dusun Blora

Salah satu pelajar kelas SMP Negeri 13, Angela Angelina mengaku sebelumnya masih enggan divaksin. Dia khawatir terhadap efek samping dari vaksin. Terlebih, lanjut dia, cukup banyak berita hoaks tentang vaksin tersebar membuat dirinya belum mau divaksin. Setelah diberikan pemahan oleh pihak sekolah dan tenaga kesehatan membuatnya akhirnya berani dan antusias untuk ikut divaksin.

Menurutnya, dengan mengikuti vakasinasi mampu meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit seperti Covid-19. “Kalau sudah divaksin, ditambah dengan disiplin protokol kesehatan secara tak langsung juga bisa membuat kita membantu upaya penanganan pandemi sehingga diharapkan pandemic Covid-19 bisa segera berkahir dan sekoah bisa kembali dilakuan secara normal seperti sebelum saat Covid-19 ini ada,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan juga meluangkan waktu untuk hadir dan memantau langsung pelaksanaan vaksinasi. Sesekali Muda tampak menyambangi pelajar dan memberikan semangat sembari menunggu antrean vaksinasi.

“Mengikuti vaksinasi ini penting, karena selain meningkatkan imunitas tubuh kita, secara tak langsung kita juga melindungi orang lain. Jadi mari sama-sama kita tingkatkan kepedulian kita untuk saling melindungi dan saling berkontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi tentunya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Muda juga mengajak dan terus mengingatkan para pelajar untuk terus disiplin terhadap protokol kesehatan. Dia juga mengajak para pelajar untuk berani terlibat langsung mengingatkan masyarakat disekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing, untuk ikut serta dalam penanganan pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.

Baca Juga :  Jalan Parit Haji Mukhsin 2 Rusak Parah

“Kami meyakini dengan adanya kerjsama yang baik lintas sektir ditambah dengan partisipasi aktif dari masyarakat termasuk para pelajar ini membuat upaya penanganan pandemi Covid-19 di Kubu Raya bisa lebih optimal dilakukan,” ucap Muda.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Ayub, mengaku sejak awal pihaknya terus melakukan sosialiasi bahkan melakukan pendekatan secara persuasif terhadap pelajar dan orang tua pelajar mengenai pentingnya vaksinasi. “Memang sejak awal kami merasakan masih ada sebagian orang tua yang belum mau mengizinkan anak-anaknya untuk ikut divaksin, namun Alhamdulillah secara bertahap setelah kami berikan pemahaman, edukasi secara berkesinambungan membuat banyak orang tua pelajar yang kini sudah mengizinkan anak-anaknya di vaksinasi,” jelas Ayub.

Menurut Ayub, salah satu kunci agar pelaksanaan vaksinasi bisa lebih banyak diikuti pelajar dimulai dari tenaga pelajar dan kepala sekolah masing-masing. “Kalau semua guru dan kepala sekolah disetiap sekolah sudah divaksin dan secara berkelanjutan memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi, saya yakin akan lebih banyak orang tua dan pelajar yang ingin mengikuti vaksinasi ini,” ungkapnya.

Ayub pun kembali mengingatkan pelajar, agar kendati sudah divaksin untuk tetap disiplin protokol kesehatan. “Bagaimanapun hingga saat ini pandemi masih beum berkahir, jadi disiplin protokol kesehatan masih harus kita lakukan, dan saya harap hal ini bisa menjadi budaya baru bagi pelajar dan masyarakat, karena dengan protokol kesehatan secara tak langsung juga membuat kita terbiasa menerapkan pola hidup sehat di dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/