alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

916 Aset Bersertifikat Tahun Ini

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menargetkan 916 aset pemerintah daerah sudah besertifikat pada tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Asisten I Sekretariat Daerah Mustafa kepada wartawan, Kamis (15/4), usai menghadiri Rapat Koordinasi Aset Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kubu Raya di Ruang Rapat Bupati Kubu Raya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat tersebut mengatakan, semua target aset pemerintah daerah yang akan disertifikatkan hanya 600 aset saja. Namun pihaknya mendorong agar tahun ini bisa ditambah menjadi 916 aset. “Dan alhamdulillah, hari ini telah diselesaikan sebanyak 104 aset pemerintah daerah sudah besertifikat,” kata Mustafa.

Lebih jauh Mustafa menambahkan, hingga saat ini total aset milik Pemkab yang telah tersertifikatkan sebanyak 340. Sementara aset yang masih dalam proses pengukuran, disebutkan dia, sebanyak 175 aset.

Di sisi lain, pemohon dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kubu Raya, lanjutnya, juga telah mengajuga sebanyak 135 aset untuk segera disertifikatkan. Saat ditanya jenis aset milik Pemkab tersebut, kata Mustafa, aset-aset yang telah dan dalam proses disertifikatkan tersebut seperti bangunan dan tanah baik itu sekolah, Puskesmas dan sejumlah fasilitas lainnya.

Baca Juga :  Tumbuhkan Toleransi di Tengah Keberagaman

“Untuk mempercepat proses mensertifikatkan semua aset milik pemerintah daerah ini, kami juga merangkul camat dan kepala desa untuk melakukan pendataan terhadap aset-aset yang belum tersertifikatkan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti bersama,” jelasnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang turut menghadiri rapat koordinasi tersebut turut mendorong semua OPD, camat, hingga kepala desa untuk lebih berperan aktif membantu pendataan aset-aset di kabupaten dengan Sembilan kecamatan ini. “Berdasarakan pantauan saya secara umum, progress pendataan aset hingga hari ini sudah cukup baik, namun memang masih banyak aset-aset milik Pemerintah Kubu Raya ini  yang harus kita sertifikatkan dan saya berharap kerjasama yang solid antara semua pihakterkait sehingga tugas pendataan dan mensertifikatkan aset ini bisa segera kita selesaikan,” papar Muda.

Baca Juga :  Bupati Kubu Raya Kunjungi Kafilah Kalbar

Orang nomor satu di pemerintahan Kubu Raya ini juga mengimbau semua pihak terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang konkret dan terukur, dalam pensertifikatkan aset-aset milik pemerintah daerah. Termasuk peran BPN, lanjutnya, diperlukan dalam menyelesaikan pensertifikatan. “Kami akan terus melakukan evaluasi-evaluasi dalam mengambil langkah- langkahnya sehingga hasilinya bisa lebih terukur,” ucapnya.

Disinggung mengenai anggaran, Bupati akan tetap mendorong dialokasikan untuk mendukung penyelesaian sertifikat aset. Aset-aset tersebut, diakui dia, merupakan hasil dari pemekaran Kabupaten Pontianak yang berada di Kabupaten Kubu Raya, yang hingga kini masih terus dilakukan pendataan dan pensertifikatan.

Kepala Kantor Pertanahan/ATR Kubu Raya, Erwin Rachman menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Pemkab untuk menyertifikatan aset-aset milik pemerintah daerah setempat. “Kita akan terus berupaya mempercepat prosesnya sehingga aset-aset milik pemerintah daerah bisa segera tersertifikatkan. Agar porsesnya berjalan lancar, tentunya setiap aset yang ada harus disertai dengan bukti-bukti kepemilikan yang sah,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menargetkan 916 aset pemerintah daerah sudah besertifikat pada tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Asisten I Sekretariat Daerah Mustafa kepada wartawan, Kamis (15/4), usai menghadiri Rapat Koordinasi Aset Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kubu Raya di Ruang Rapat Bupati Kubu Raya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat tersebut mengatakan, semua target aset pemerintah daerah yang akan disertifikatkan hanya 600 aset saja. Namun pihaknya mendorong agar tahun ini bisa ditambah menjadi 916 aset. “Dan alhamdulillah, hari ini telah diselesaikan sebanyak 104 aset pemerintah daerah sudah besertifikat,” kata Mustafa.

Lebih jauh Mustafa menambahkan, hingga saat ini total aset milik Pemkab yang telah tersertifikatkan sebanyak 340. Sementara aset yang masih dalam proses pengukuran, disebutkan dia, sebanyak 175 aset.

Di sisi lain, pemohon dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kubu Raya, lanjutnya, juga telah mengajuga sebanyak 135 aset untuk segera disertifikatkan. Saat ditanya jenis aset milik Pemkab tersebut, kata Mustafa, aset-aset yang telah dan dalam proses disertifikatkan tersebut seperti bangunan dan tanah baik itu sekolah, Puskesmas dan sejumlah fasilitas lainnya.

Baca Juga :  Pemprov Raih Opini WTP, Capai Tiga Indikator Kemakmuran

“Untuk mempercepat proses mensertifikatkan semua aset milik pemerintah daerah ini, kami juga merangkul camat dan kepala desa untuk melakukan pendataan terhadap aset-aset yang belum tersertifikatkan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti bersama,” jelasnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang turut menghadiri rapat koordinasi tersebut turut mendorong semua OPD, camat, hingga kepala desa untuk lebih berperan aktif membantu pendataan aset-aset di kabupaten dengan Sembilan kecamatan ini. “Berdasarakan pantauan saya secara umum, progress pendataan aset hingga hari ini sudah cukup baik, namun memang masih banyak aset-aset milik Pemerintah Kubu Raya ini  yang harus kita sertifikatkan dan saya berharap kerjasama yang solid antara semua pihakterkait sehingga tugas pendataan dan mensertifikatkan aset ini bisa segera kita selesaikan,” papar Muda.

Baca Juga :  Kejar Target, Satgas TMMD ke-111 Kodim 1207/Pontianak Kerja hingga Malam

Orang nomor satu di pemerintahan Kubu Raya ini juga mengimbau semua pihak terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang konkret dan terukur, dalam pensertifikatkan aset-aset milik pemerintah daerah. Termasuk peran BPN, lanjutnya, diperlukan dalam menyelesaikan pensertifikatan. “Kami akan terus melakukan evaluasi-evaluasi dalam mengambil langkah- langkahnya sehingga hasilinya bisa lebih terukur,” ucapnya.

Disinggung mengenai anggaran, Bupati akan tetap mendorong dialokasikan untuk mendukung penyelesaian sertifikat aset. Aset-aset tersebut, diakui dia, merupakan hasil dari pemekaran Kabupaten Pontianak yang berada di Kabupaten Kubu Raya, yang hingga kini masih terus dilakukan pendataan dan pensertifikatan.

Kepala Kantor Pertanahan/ATR Kubu Raya, Erwin Rachman menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Pemkab untuk menyertifikatan aset-aset milik pemerintah daerah setempat. “Kita akan terus berupaya mempercepat prosesnya sehingga aset-aset milik pemerintah daerah bisa segera tersertifikatkan. Agar porsesnya berjalan lancar, tentunya setiap aset yang ada harus disertai dengan bukti-bukti kepemilikan yang sah,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/