alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Tumbuhkan Semangat Kepong Bakol

SUNGAI RAYA – Memasuki usia ke-15 tahun sudah banyak hasil pembangunan yang dicapai Kabupaten Kubu Raya diberbagai bidang. Capaian hasil pembangunan yang terealisasi hingga saat ini tentunya tidak terlepas dari peran serta semua pihak terkait termasuk masyarakat di kabupaten ini.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, meski sudah banyak capaian pembangunan dan peningkatan kesejahteraan mayarakat secara bertahap terwujud, namun dia mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kubu Raya termasuk masyarakatnya agar tidak terlena dan mudah puas dengan capaian yang raih.

LOMBA LARI: Wabup Kubu Rayadidampingi Bupati Kubu Raya dan Sekda Kubu Raya Yusran Anizam menyerahkan hadiahbagi para pemenang lomba lari maraton 5 K dan 10 K dalam rangkaian peringatan HUT ke-15 Kubu Raya.

“Masih banyak tantangan dan “PR” yang harus kita kerjakan. Misalnya saja kita harus sama-sama kembali berjuang untuk terus memperkuat pelayanan seperti pelayanan dan akses pendidikan, kesehatan dan pelayanan-pelayanan publik lainnya. Termasuk peningkatan infrastruktur, perekonomian, pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan sejumlah bidang pembangunan lainnya,” ungkap Muda.

Kendati memiliki APBD yang cukup terbatas, namun Muda mengaku bangga dengan upaya kerja keras Pemerintah Kubu Raya bersama sejumlah pihak terkait lainnya yang mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kubu Raya bahkan bisa lebih tinggi dari IPM rata-rata Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Ini membuktikan, walaupun APBD yang kami miliki terbatas, namun jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran maka hasilnya juga akan baik, termasuk bisa mendongkrak IPM, pertumbuhan ekonomi, PDRB, mengurangi angka kemiskinan, angka pengangguran. Dan kami tentunya ini mengindikasikan arah pembangunan yang dilakukan Pemkab Kubu Raya sudah benar atau on the right track,” ungkapnya.

Di sisi lain lanjut Muda, Pemerintah Kubu Raya termasuk seluruh birokrasi yang ada hingga saat ini sepakat untuk mengalah terhadap hal-hal yang dinilai masih belum diperlukan. Misalnya saat ini masih ada lima kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kubu Raya yang belum dibangun termasuk Kantor DPRD Kubu Raya, hinggga rumah jabatan bupati dan wakil bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Wardani Pastikan Jalan akan Mereka Perbaiki

“Pembangunan lima kantor OPD termasuk Kantor DPRD dan rumah dinas bupati dan wabup Kubu Raya jika ditotalkan biayanya mungkin bisa mencapai sekitar Rp200miliar. Dan kami nilai untuk saat ini masih ada pembangunan bidang lain yang perlu diutamakan, makanya hingga saat ini putuskan untuk mengalah menunda pembangunan kantor tersebut, karena saat ini kami lebih mengutamakan pembangunan prioritas yang memang masih dibutuhkan masyarakat,” papar Muda.

SAPRAHAN KHATULISTIWA: Bupati Kubu Raya menghadiri acara Saprahan Khatulistiwa di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (4/7).

Muda menyadari hingga saat ini masyarakat Kubu Raya memiliki harapan besar agar pembangunan di kabupaten dengan sembilan kecamatan ini kian merata begitu juga dengan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Karenanya lanjut Muda, jajaran Pemerintah Kubu Raya hingga saat ini terus membuat beragam inovasi dalam mengoptimalkan pelayanan publik dan mendorong peningkatan kualitas pembangunan di Kubu Raya.

Adapun beberapa inovasi yang telah diberjalan di Kubu Raya saat ini seperti pengelolaan keuangan desa secara nontunai melalui Cash Management System (CMS), jaringan informasi geospasial satu data, inovasi pelayanan kesehatan Salju terpadu, inovasi pelayanan administrasi kependudukan, inovasi pelayanan terpadu satu pintu, inovasi pelayanan pajak dan sejumlah inovasi pelayanan publik lainnya dinilai Muda kian mampu meningkatkan pelayanan publik di kabupaten ini.

Konsep pembangunan di Kubu Raya sambungnya Muda memang diutamakan untuk pembangunan yang benar-benar memiliki dampak dan menyasar pada peningkatan kualitas kesejahtraan hidup masyarakat. “Intinya semua kebijakan yang diterapkan diharapkan bisa mendarat yang dirasakan dampaknya oleh seluruh rumah tangga. Untuk mengoptimalkan target tersebut maka kebijakan pemerintah desa juga turut diperkuat dan kami harap dengan adanya kerjasama yang solid melalui gerakan kepong bakol maka upaya peningkatan pembangunan dan kesejahtraan masyarakat di Kubu Raya bisa kian optimal,” papar Muda.

Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah menambahkan sejak awal dimekarkan menjadi kabupaten termuda di Kalimantan Barat hingga saat ini sudah banyak pertumbuhan dan kemajuan berbagai  bidang di Kubu Raya.

Baca Juga :  Lakukan  Terjun Penyegaran

“Kami sangat mengapresiasi hingga saat ini sudah cukup banyak hasil pembangunan dan kemajuan berbagai bidang yang sudah terealisasi di Kubu Raya dan tentunya semua hasil pembangunan yang telah dicapai ini harus terus ditingkatkan,” ucap Agus Sudarmansyah.

Agus menilai hasil pembangunan yang telah dicapai saat ini tentunya tidak lepas dari kerja keras pihak eksekutif bersama legislatif Kubu Raya dan sejumlah pihak terkait termasuk masyarakat Kubu Raya. Agus  pun mengaku bangga, pasalnya saat Kubu Raya akan menginjak usia ke-15, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kubu Raya capaiannya sudah di atas rata-rata IPM Provinsi Kalimantan Barat. “Baiknya capaian IPM Kubu Raya saat ini merupakan salah satu indikator kuat, bahwa proses pembangunan segala bidang yang dilakukan pemerintah di Kubu Raya hingga saat ini sudah benar dan berjalan optimal dan tepat sasaran,” jelas Agus Sudarmansyah.

MEDALI: Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo yang juga Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kalbar,menyerahkan medali bagi pemenang Kejuaraan Olahraga Daerah Tarung Derajat Tingkat Kabupaten/Kota 2022, di Lapangan Futsal Gembira, Jalan Supadio, Desa Limbung.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Suharso mengutarakan seiring dengan berjalannya waktu, saat ini  sudah cukup banyak pertumbuhan pembangunan yang terjadi di Kubu Raya. “Memasuki usia ke-15 tahun saya melihat sudah lumayan banyak hasil pembangunan yang telah terealisasi di Kubu Raya. Meski begitu tentunya bukan menjadikan kita puas, namun harus berupaya lebih keras lagi untu terus memajukan Kubu Raya dengan beragam potensi daerah yang dimiliki,” ucap Suharso kepada Pontianak Post.

Salah satu tokoh pemekaran Kubu Raya ini menilai, di usia Kubu Raya ke-15 tahun ini dinilai sudah masuk kategori usia remaja. “Seperti kita ketahui bersama, di usia remaja kerap kali kita masih berupaya mencari jati diri. Meski diusianya yang menginjak remaja, namun harus diakui perkembangan pembangunan yang dihasilkan cukup signifikan,” ujarnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Memasuki usia ke-15 tahun sudah banyak hasil pembangunan yang dicapai Kabupaten Kubu Raya diberbagai bidang. Capaian hasil pembangunan yang terealisasi hingga saat ini tentunya tidak terlepas dari peran serta semua pihak terkait termasuk masyarakat di kabupaten ini.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, meski sudah banyak capaian pembangunan dan peningkatan kesejahteraan mayarakat secara bertahap terwujud, namun dia mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kubu Raya termasuk masyarakatnya agar tidak terlena dan mudah puas dengan capaian yang raih.

LOMBA LARI: Wabup Kubu Rayadidampingi Bupati Kubu Raya dan Sekda Kubu Raya Yusran Anizam menyerahkan hadiahbagi para pemenang lomba lari maraton 5 K dan 10 K dalam rangkaian peringatan HUT ke-15 Kubu Raya.

“Masih banyak tantangan dan “PR” yang harus kita kerjakan. Misalnya saja kita harus sama-sama kembali berjuang untuk terus memperkuat pelayanan seperti pelayanan dan akses pendidikan, kesehatan dan pelayanan-pelayanan publik lainnya. Termasuk peningkatan infrastruktur, perekonomian, pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan sejumlah bidang pembangunan lainnya,” ungkap Muda.

Kendati memiliki APBD yang cukup terbatas, namun Muda mengaku bangga dengan upaya kerja keras Pemerintah Kubu Raya bersama sejumlah pihak terkait lainnya yang mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kubu Raya bahkan bisa lebih tinggi dari IPM rata-rata Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Ini membuktikan, walaupun APBD yang kami miliki terbatas, namun jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran maka hasilnya juga akan baik, termasuk bisa mendongkrak IPM, pertumbuhan ekonomi, PDRB, mengurangi angka kemiskinan, angka pengangguran. Dan kami tentunya ini mengindikasikan arah pembangunan yang dilakukan Pemkab Kubu Raya sudah benar atau on the right track,” ungkapnya.

Di sisi lain lanjut Muda, Pemerintah Kubu Raya termasuk seluruh birokrasi yang ada hingga saat ini sepakat untuk mengalah terhadap hal-hal yang dinilai masih belum diperlukan. Misalnya saat ini masih ada lima kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kubu Raya yang belum dibangun termasuk Kantor DPRD Kubu Raya, hinggga rumah jabatan bupati dan wakil bupati Kubu Raya.

Baca Juga :  Vaksinasi Siap Sasar Rumah ke Rumah

“Pembangunan lima kantor OPD termasuk Kantor DPRD dan rumah dinas bupati dan wabup Kubu Raya jika ditotalkan biayanya mungkin bisa mencapai sekitar Rp200miliar. Dan kami nilai untuk saat ini masih ada pembangunan bidang lain yang perlu diutamakan, makanya hingga saat ini putuskan untuk mengalah menunda pembangunan kantor tersebut, karena saat ini kami lebih mengutamakan pembangunan prioritas yang memang masih dibutuhkan masyarakat,” papar Muda.

SAPRAHAN KHATULISTIWA: Bupati Kubu Raya menghadiri acara Saprahan Khatulistiwa di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (4/7).

Muda menyadari hingga saat ini masyarakat Kubu Raya memiliki harapan besar agar pembangunan di kabupaten dengan sembilan kecamatan ini kian merata begitu juga dengan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Karenanya lanjut Muda, jajaran Pemerintah Kubu Raya hingga saat ini terus membuat beragam inovasi dalam mengoptimalkan pelayanan publik dan mendorong peningkatan kualitas pembangunan di Kubu Raya.

Adapun beberapa inovasi yang telah diberjalan di Kubu Raya saat ini seperti pengelolaan keuangan desa secara nontunai melalui Cash Management System (CMS), jaringan informasi geospasial satu data, inovasi pelayanan kesehatan Salju terpadu, inovasi pelayanan administrasi kependudukan, inovasi pelayanan terpadu satu pintu, inovasi pelayanan pajak dan sejumlah inovasi pelayanan publik lainnya dinilai Muda kian mampu meningkatkan pelayanan publik di kabupaten ini.

Konsep pembangunan di Kubu Raya sambungnya Muda memang diutamakan untuk pembangunan yang benar-benar memiliki dampak dan menyasar pada peningkatan kualitas kesejahtraan hidup masyarakat. “Intinya semua kebijakan yang diterapkan diharapkan bisa mendarat yang dirasakan dampaknya oleh seluruh rumah tangga. Untuk mengoptimalkan target tersebut maka kebijakan pemerintah desa juga turut diperkuat dan kami harap dengan adanya kerjasama yang solid melalui gerakan kepong bakol maka upaya peningkatan pembangunan dan kesejahtraan masyarakat di Kubu Raya bisa kian optimal,” papar Muda.

Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah menambahkan sejak awal dimekarkan menjadi kabupaten termuda di Kalimantan Barat hingga saat ini sudah banyak pertumbuhan dan kemajuan berbagai  bidang di Kubu Raya.

Baca Juga :  Bekerja Inovatif dan Berkualitas 

“Kami sangat mengapresiasi hingga saat ini sudah cukup banyak hasil pembangunan dan kemajuan berbagai bidang yang sudah terealisasi di Kubu Raya dan tentunya semua hasil pembangunan yang telah dicapai ini harus terus ditingkatkan,” ucap Agus Sudarmansyah.

Agus menilai hasil pembangunan yang telah dicapai saat ini tentunya tidak lepas dari kerja keras pihak eksekutif bersama legislatif Kubu Raya dan sejumlah pihak terkait termasuk masyarakat Kubu Raya. Agus  pun mengaku bangga, pasalnya saat Kubu Raya akan menginjak usia ke-15, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kubu Raya capaiannya sudah di atas rata-rata IPM Provinsi Kalimantan Barat. “Baiknya capaian IPM Kubu Raya saat ini merupakan salah satu indikator kuat, bahwa proses pembangunan segala bidang yang dilakukan pemerintah di Kubu Raya hingga saat ini sudah benar dan berjalan optimal dan tepat sasaran,” jelas Agus Sudarmansyah.

MEDALI: Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo yang juga Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kalbar,menyerahkan medali bagi pemenang Kejuaraan Olahraga Daerah Tarung Derajat Tingkat Kabupaten/Kota 2022, di Lapangan Futsal Gembira, Jalan Supadio, Desa Limbung.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Suharso mengutarakan seiring dengan berjalannya waktu, saat ini  sudah cukup banyak pertumbuhan pembangunan yang terjadi di Kubu Raya. “Memasuki usia ke-15 tahun saya melihat sudah lumayan banyak hasil pembangunan yang telah terealisasi di Kubu Raya. Meski begitu tentunya bukan menjadikan kita puas, namun harus berupaya lebih keras lagi untu terus memajukan Kubu Raya dengan beragam potensi daerah yang dimiliki,” ucap Suharso kepada Pontianak Post.

Salah satu tokoh pemekaran Kubu Raya ini menilai, di usia Kubu Raya ke-15 tahun ini dinilai sudah masuk kategori usia remaja. “Seperti kita ketahui bersama, di usia remaja kerap kali kita masih berupaya mencari jati diri. Meski diusianya yang menginjak remaja, namun harus diakui perkembangan pembangunan yang dihasilkan cukup signifikan,” ujarnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/