alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Dorong Peningkatan Sektor Pangan

SUNGAI RAYA – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan terus berinovasi memberikan konstribusi terbaik membangun daerah, meskipun di tengah pandemi Covid-19. Salah satu komitmen yang dilakukan Pemkab, kata Muda yakni dengan berupaya maksimal menjadikan sektor pangan sebagai panglima di tengah pandemi Covid-19.

“Kami Pemerintah Kubu Raya akan terus memaksimal energi untuk mempercepat membangun daerah dengna jurus ‘kepung bakul’ untuk memperkuat dan mengoptimalakan kualitas pelayanan publik dan meningkatakan kualitas sumber daya manusia, dan tentunya akan berupaya maksimal untuk menjadikan sektor pangan dengan panglima terutama di tengah pandemi Covid-19,” kata Muda, kepada wartawan, Selasa (18/8) di Kantor Bupati Kubu Raya.

Meski masih dihadapkan dengan masalah Covid-19, namun Muda mengimbau masyarakat, khususnya di Kubu Raya, untuk terus bersemangat dan sama-sama berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Katanya banyak cara yang bisa dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan mematuhi dan disiplin menjalankan aturan protokol kesehatan di masa tananan kenormalan baru.

“Saya berharap kita semuabisa tetap tenang dan tidak selalu cemas menghadapi Covid-19. Dan Semoga tatanan kenormalan baru seperti dengna menerapkan protokol kesehatan bisa menjadi kebiasaan yang nantinya akan beruabah menjadi budaya baru yang memberikan dampak baik masyarakat atau generasi mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akomodir Kebutuhan Pendidikan dengan Bosda

Dikesempatan yang sama kata Muda, sejak Juni lalu Pemerintah Kubu Raya juga telah memiliki Perbup nomor 44 yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di era tatanan kebiasaan baru, namun karena adanya Inpres nomor 6 membuat Pemerintah Kubu Raya kembali melakukan penyesuaian dengan kembali menerbitkan Perbup nomor 64 tahun 2020. “Di situ ada perubahan dari gugus tugas menjadi Satgas, jadi kami lakukan lagi penyesuaian dan hasilnya juga sudah kami serahkan lagi kesetiap camat untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Di dalam perbup tersebut kata Muda, juga terdapat ketentuan bagi setiap desa untuk membuat peraturan kepala desa, dengan tujuan hasilnya bisa lebih terukur. “Jika mereka pemerintah desa membuat peraturan bersama-sama RT/RW dan masyarakat setempat maka akan membuat membuat masyarakat bisa lebih patuh dan bisa lebih maksimal dalam menerapkan aturan yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di massa tatanan kebiasaan baru,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Beli 70 Ribu Masker, Dibagikan ke Masyarakat Kubu Raya

Secara terpisah, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Amri mengapresiasi Pemkab yang terus berupaya melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19. Amri menilai kebijakan Pemkab untuk menjadikan pangan sebagau panglima di tengah pandemi Civid-19 sudah sangat tepat. Namun, kata Amri, upaya tersebut juga harus selaras dengan inovasi dan kebijaka-kebijaka yang tepat pula.

“Saya melihat potensi pengembangan sektor pertanian di Kubu Raya sangat besar, makanya sudah tepat jika misi Bupati Kubu Raya berkomitmen menjadikan pangan sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu mendorong peningkatan kesejahtaran masyarakat termasuk di tengah pandemi Covid 19 ini,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengingatkan masyarakat untuk terus berusaha maksimal memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19. “Seperti diketahui hingga saat ini, kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Salah satu cara agar kita segera terbebas dari pandemi ini, kita harus sama-sama berupaya memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19 seperti dengan mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan terus berinovasi memberikan konstribusi terbaik membangun daerah, meskipun di tengah pandemi Covid-19. Salah satu komitmen yang dilakukan Pemkab, kata Muda yakni dengan berupaya maksimal menjadikan sektor pangan sebagai panglima di tengah pandemi Covid-19.

“Kami Pemerintah Kubu Raya akan terus memaksimal energi untuk mempercepat membangun daerah dengna jurus ‘kepung bakul’ untuk memperkuat dan mengoptimalakan kualitas pelayanan publik dan meningkatakan kualitas sumber daya manusia, dan tentunya akan berupaya maksimal untuk menjadikan sektor pangan dengan panglima terutama di tengah pandemi Covid-19,” kata Muda, kepada wartawan, Selasa (18/8) di Kantor Bupati Kubu Raya.

Meski masih dihadapkan dengan masalah Covid-19, namun Muda mengimbau masyarakat, khususnya di Kubu Raya, untuk terus bersemangat dan sama-sama berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Katanya banyak cara yang bisa dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan mematuhi dan disiplin menjalankan aturan protokol kesehatan di masa tananan kenormalan baru.

“Saya berharap kita semuabisa tetap tenang dan tidak selalu cemas menghadapi Covid-19. Dan Semoga tatanan kenormalan baru seperti dengna menerapkan protokol kesehatan bisa menjadi kebiasaan yang nantinya akan beruabah menjadi budaya baru yang memberikan dampak baik masyarakat atau generasi mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hore... Minggu Depan Kubu Raya Mulai Belajar Tatap Muka

Dikesempatan yang sama kata Muda, sejak Juni lalu Pemerintah Kubu Raya juga telah memiliki Perbup nomor 44 yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di era tatanan kebiasaan baru, namun karena adanya Inpres nomor 6 membuat Pemerintah Kubu Raya kembali melakukan penyesuaian dengan kembali menerbitkan Perbup nomor 64 tahun 2020. “Di situ ada perubahan dari gugus tugas menjadi Satgas, jadi kami lakukan lagi penyesuaian dan hasilnya juga sudah kami serahkan lagi kesetiap camat untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Di dalam perbup tersebut kata Muda, juga terdapat ketentuan bagi setiap desa untuk membuat peraturan kepala desa, dengan tujuan hasilnya bisa lebih terukur. “Jika mereka pemerintah desa membuat peraturan bersama-sama RT/RW dan masyarakat setempat maka akan membuat membuat masyarakat bisa lebih patuh dan bisa lebih maksimal dalam menerapkan aturan yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di massa tatanan kebiasaan baru,” ungkapnya.

Baca Juga :  450 Prajurit Berangkat ke Perbatasan

Secara terpisah, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Amri mengapresiasi Pemkab yang terus berupaya melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19. Amri menilai kebijakan Pemkab untuk menjadikan pangan sebagau panglima di tengah pandemi Civid-19 sudah sangat tepat. Namun, kata Amri, upaya tersebut juga harus selaras dengan inovasi dan kebijaka-kebijaka yang tepat pula.

“Saya melihat potensi pengembangan sektor pertanian di Kubu Raya sangat besar, makanya sudah tepat jika misi Bupati Kubu Raya berkomitmen menjadikan pangan sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu mendorong peningkatan kesejahtaran masyarakat termasuk di tengah pandemi Covid 19 ini,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengingatkan masyarakat untuk terus berusaha maksimal memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19. “Seperti diketahui hingga saat ini, kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Salah satu cara agar kita segera terbebas dari pandemi ini, kita harus sama-sama berupaya memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19 seperti dengan mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/